ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Riset: 96% Kepala Keamanan Informasi Global Sulit Dapat Dukungan Lawan Serangan Siber

Fauzi
9 May 2023 | 14:00
rubrik: Research
Riset: 96% Kepala Keamanan Informasi Global Sulit Dapat Dukungan Lawan Serangan Siber

Trellix

Share on FacebookShare on Twitter

Perusahaan keamanan siber, Trellix, belum lama ini membahas penelitian dan wawasan baru di atas panggung pada Konferensi RSA 2023.

Dirilis pada acara tersebut, penelitian “The Mind of the CISO” adalah hasil survei terhadap berbagai Chief Information Security Officer (CISO) atau Kepala Keamanan Informasi dari setiap industri besar di seluruh dunia dan mengungkapkan bagaimana mereka bekerja di tengah lanskap ancaman yang penuh gejolak, mengidentifikasi fungsi bisnis yang menghambat pekerjaan mereka, dan faktor yang berkontribusi terhadap kesuksesan mereka.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa CISO termotivasi oleh misi untuk melindungi. Namun, CISO memberi tahu kami bahwa mereka merasa tidak didukung, tidak terdengar, dan tidak terlihat,” kata Bryan Palma, CEO Trellix. “Saya pernah menjadi CISO, ini bisa jadi posisi paling terisolasi di dunia teknologi,” lanjut Palma, “Kini saatnya, dengan adanya AI di tangan aktor baik dan buruk, untuk merevolusi strategi SecOps dan melawan penjahat. Kita perlu memberdayakan CISO kita agar mereka dapat menang setiap saat.”

Penelitian ini mengungkapkan poin-poin penting yang dialami CISO, termasuk:

  • Dukungan yang tidak cukup. 96% kesulitan mendapat dukungan dari dewan eksekutif untuk sumber daya yang dibutuhkan agar dapat mempertahankan kekuatan keamanan siber. Hampir setengah dari mereka berpendapat bahwa pekerjaan mereka akan lebih mudah jika semua karyawan dari seluruh bagian bisnis lebih sadar akan tantangan keamanan siber. Selain itu, sepertiga dari CISO menyebutkan kurangnya tenaga ahli siber di tim mereka sebagai tantangan utama.
  • Tekanannya tinggi. 86% pernah menangani insiden keamanan siber yang besar setidaknya satu kali, dan 4 dari 10 responden pernah menangani lebih dari satu insiden. 72% responden percaya bahwa mereka sepenuhnya atau sebagian besar bertanggung jawab atas insiden tersebut dan 43% mengalami pemberhentian besar-besaran dari tim Operasi Keamanan sebagai konsekuensi langsung.
BACA JUGA:  Tingkat Adopsi Tercepat, Jumlah Pelanggan 5G Diprediksi Tembus 580 Juta di Akhir 2021

“Ini cukup menegangkan karena ini adalah kondisi di mana Anda harus selalu benar. Orang jahat hanya harus benar sekali…” kata salah satu CISO dari organisasi perawatan kesehatan yang berbasis di AS.

  • Bekerja dengan terlalu banyak solusi yang salah. Dengan organisasi menggunakan rata-rata 25 solusi keamanan individual, 30% CISO mengatakan bahwa rintangan utama adalah memiliki terlalu banyak teknologi tanpa sumber kebenaran tunggal. CISO dapat merasa kewalahan dengan jumlah solusi keamanan yang tersedia bagi mereka dan menganggapnya tidak diperlukan serta menyusahkan.
  • Solusi yang tepat akan membuat perbedaan. 94% setuju bahwa memiliki alat yang tepat akan menghemat banyak waktu. 44% menginginkan akses ke satu alat perusahaan yang terintegrasi untuk mengoptimalkan investasi keamanan.

“Kami kelelahan mengoperasi banyaknya alat yang tersedia, dan mereka hanya menggunakan seperempatnya saja,” ujar seorang CISO di Sektor Publik AS. “Jadi, memiliki alat keamanan terpadu yang telah dirancang dan dipahami oleh ahli keamanan dan CISO serta analis dan insinyur, yang memahami pekerjaan dan aktivitas sehari-hari mereka dalam hal hal-hal tertentu, menurut saya, merupakan sesuatu yang masih belum ada…”

Pada konferensi RSA 2023, Bryan Palma menyampaikan sesi “SIEM There, Done That: Rising Up in the SecOps Revolution” di mana ia membahas bagaimana industri harus berinovasi untuk mendukung organisasi dalam melawan kejahatan siber dan mendukung CISO dengan membayangkan kembali Security Operations Center (SOC) di masa depan.

Tags: Trellix
Previous Post

E-money Dorong Perluasan Akses dan Penerimaan Negara

Next Post

Huawei Pamer Produk dan Solusi Jaringan Mutakhir di IP Club 2023

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intel Integrasikan Agentic AI dengan Intel Xeon 6+, Teknologi Jaringan, dan Sistem AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Termasuk Monitor QD-LED, Ini Deretan Produk Visual Terbaru Acer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto