Jakarta, Itworks- Jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 275 lebih juta orang lebih (akhir 2022), menjadi potensi besar bagi produk dan jasa, termasuk produk keuangan berbasis teknologi atau financial technology (fintech). Kali ini, PayerMax, perusahaan fintech berbasis di Singapura yang menyediakan solusi pembayaran global komprehensif, resmi mengumumkan untuk ikut merangsek pasar Indonesia.
Pengumunan ini menyusul setelah perusahaan berhasil mendapatkan izin dari Bank Indonesia (BI), yang secara resmi menetapkan PayerMax sebagai penyedia layanan pembayaran berlisensi di Indonesia. Lisensi ini memungkinkan PayerMax untuk melayani pasar Indonesia yang merupakan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan menawarkan layanan pembayaran digital.
“Kami sangat senang dengan perluasan operasi PayerMax di Indonesia. Sebagai ekonomi digital yang berkembang pesat di Asia Tenggara, negara ini menarik investasi dari seluruh dunia. Kami berkomitmen untuk meningkatkan jaringan dan kemitraan dengan perusahaan-perusahaan berbagai sektor, seperti gaming, e-commerce, dan digital entertainment, serta menyediakan solusi pembayaran lintas batas yang sesuai dengan aturan dan dapat diandalkan,” ujar William Tung, Direktur Regional PayerMax, dalam siaran persnya (27/06/2023), di Jakarta.
Besarnya potensi ekonomi digital Indonesia menjadi daya tarik bagi pertumbuhan PayerMax dengan ekspansi ini. Sebagai negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara, ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai nilai USD 77 miliar pada tahun 2022, meningkat dua kali lipat pada tahun 2025 yang diperkirakan mencapai senilai USD 130 miliar, menurut data dari Google, Temasek, dan Bain & Company.
Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan sistem dan infrastruktur pembayaran digital di Indonesia telah mengalami kemajuan pesat, dengan diluncurkannya sistem QRIS (Standar QR Code Indonesia) yang menyediakan proses transaksi pembayaran yang lebih praktis dan efisien menggunakan kode QR untuk sebagian besar aplikasi perbankan seluler dan penyedia uang elektronik (dompet digital) seperti GoPay, OVO, ShopeePay, dan DANA, serta implementasi Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) yang merupakan infrastruktur untuk mendukung keterhubungan dan interoperabilitas dalam ekosistem pembayaran.
Saat ini, PayerMax sudah mendukung metode pembayaran utama di Indonesia, termasuk dompet elektronik, transfer bank, pembayaran dengan kartu, OTC, dan pembayaran operator telekomunikasi. Saat ini, PayerMax juga telah memegang lisensi pembayaran di pasar-pasar utama, termasuk Hong Kong, Singapura, Uni Emirat Arab, Thailand, dan Filipina. (AC)














