Dalam pengembangan TI, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyinkronkan master plan TI dengan renstra (rencana strategis). Juga, ada tujuan strategis yang ingin dicapai dengan master plan TI tersebut.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, Sylvia J. Malaihollo, dalam presentasi untuk Dewan Juri Top Digital Awards 2023 yang digelar secara virtual (30/10/2023).
Sylvia mengatakan bahwa tujuan strategis master plan TI tersebut adalah memberikan pelayanan terbaik yang dapat diberikan, sebagai sebuah KEK (kawasan ekonomi khusus).
Kebijakan TI di BP Batam, ia menambahkan, berbasiskan kepada sejumlah regulasi. Adapun regulasi tersebut adalah peraturan kepala BP Batam, Surat Tanda Registrasi CSIRT (Computer Security Incident Response Team) oleh BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara), dan lain-lain.
Pengelolaan TI di BP Batam dilengkapi dengan sistem manajemen keamanan informasi tertentu. Sylvia menjelaskan bahwa, di tahun 2023 ini, yang sedang dikembangkan adalah sistem pelayanan TIK, audit TIK, manajemen risiko, dan lain-lain. “Jadi, di 2023, hal-hal itu sedang on progress dan akan selesai di akhir tahun tersebut,” kata dia.
Untuk tahun 2023, anggaran TI di BP Batam senilai Rp43 miliar.
Sementara itu, pada tahun 2022, perbandingan anggaran TI terhadap total biaya adalah di 2,56%. “Jadi, angka ini masih di bawah 5%,” Sylvia menjelaskan.
Total SDM di BP Batam kini di 1.958 orang. Sedangkan total SDM TI di 48 orang. Dari 48 orang itu, yang termasuk ‘karyawan tidak tetap’ sebanyak 21 orang.
Bagaimana dengan tingkat IT maturity level di BP Batam? Sylvia menjelaskan bahwa, berdasarkan penilaian terakhir, Indeks SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) ada di 3,01 atau berarti ‘baik’. “Dalam waktu dekat, kami akan mendapatkan nilai terbaru dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” ia menambahkan.
Kemudian, seperti apa contoh solusi TI berbasis inovasi di BP Batam? Salah satu contoh adalah BP Batam Fasilitas (B-Fast). Dikembangkan secara internal, ini adalah aplikasi digital untuk mendukung proses bisnis di Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam.
Fitur unggulan dari aplikasi tersebut adalah pembayaran secara online.
“Ada dampak dari fitur tersebut, yaitu menaikkan pendapatan BP Batam,” Sylvia menjelaskan lagi.
Penulis: Achmad Adhito














