ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Janto Djojo: Kualitas Ponsel Cross Berstandar Eropa

Ahmad Churi
16 August 2013 | 15:22
rubrik: Expert, Product
Janto Djojo: Kualitas Ponsel Cross Berstandar Eropa
Share on FacebookShare on Twitter
Cross-1Belakangan ini jumlah ponsel baik merek global dan lokal  makin berseliweran saja di tanah air. Produk global, seperti Samsung, BlackBerry, LG, Huawei, dan sebagainya, jauh lebih dominan dibandingkan merek lokal di dalam negeri.

SEJUMLAH vendor merek lokal mengaku punya strategi sendiri untuk menyiasati situasi sulit di tengah gempuran merek-merek ternama. Misalnya, Cross Mobile Phone, yang mulai membenahi kualitas material maupun piranti lunaknya secara berkala, namun tetap mempertahankan harga yang terjangkau.

Dari data International Data Corporation (IDC) disebutkan penjualan ponsel fitur tahun lalu yang tumbuh 15% sudah tembus 55 juta unit. Tahun ini, IDC juga  memprediksi ponsel fitur masih bisa tumbuh hingga 8%. Melihat data ini, Cross pun kemudian banyak memproduksi ponsel-ponsel pintar yang berkualitas dan kaya fitur.

“Kami menjaga kualitas produk. Presentase dari unit yang rusak harus kecil. Saat ini, presentasi unit Cross yang rusak di bawah dua persen Kami melihat kebutuhan pasar, makanya ada ponsel yang dihidupkan dan  dimatikan. Yang terbaik bukan tingginya teknologi tapi mengerti kebutuhan konsumen,” ujar Janto Djojo, Direktur Pemasaran Cross.

Cross Mobile Phone sendiri merupakan sebuah perusahaan elektronik asal Indonesia yang didirikan pada tahun 2008 di Jakarta. Melalui produk-produk telekomunikasi yang berkualitas, bisa dibilang Cross kini menjadi salah satu merek lokal yang paling diminati konsumen dalam negeri.

Ingin tahu lebih banyak mengenai Cross? Simak wawancara BISKOM dengan Janto Djojo belum lama ini.

Perbedaan apa yang disuguhkan Cross dibanding brand lainnya?
Cross ingin menunjukan bahwa selama ini kamu selalu cermat melihat pasar yang terus tumbuh. Belum ini kami mendapatkan penghargaan sebagai Indonesia Brand Champion Award 2013 yang artinya kami telah memenuhi kebutuhan berbagai lapisan masyarakat. Kelebihan kami lainnya adalah selalu menyajikan produk berkualitas dengan harga terjangkau. Bahkan berdasarkan data dari IDC, sejak kuartal kedua hingga kuartal keempat di tahun 2012 kemarin, Cross berada di posisi runner up setelah Nokia untuk pengapalan unit ponsel. Data ini adalah sebuah pembuktian penting bagi kami.

BACA JUGA:  Gandeng BMW, Samsung Hadirkan Galaxy Z Fold5 | Z Flip5 Special Edition

Apa saja produk-produk Cross yang telah diluncurkan tahun ini?
Pada Maret lalu kami meluncurkan lima produk Cross yakni Cross A27, A26, A28, CG2, dan C5. Semua produk tersebut sudah dapat ditemukan di pasaran sejak sebelum acara launching.  Sudah menjadi budaya kami, sebelum di rilis, barang-barang harus sudah distribusikan ke pasar terlebih dahulu.

Kemudian di Mei kemarin Cross juga menggulirkan seri A20 dan A25 dengan harga yang terjangkau untuk menunjukkan keseriusan kami menggarap segmen anak muda.

Bagaimana target penjualan yang ingin dicapai Cross tahun ini?
Kami berharap tahun ini penjualan ponsel bisa tumbuh dua kali lipat dari tahun 2012. Tahun lalu, penjualan ponsel Cross juga meningkat dua kali lipat ketimbang tahun 2011. Di tahap awal, kami  sudah mengimpor  masing-masing sebanyak 30 ribu  unit untuk A27 dan A26.  Kami  yakin produk ini langsung bisa terserap pasar dan tandas terjual di semester satu tahun ini.  Selanjutnya, kami akan datangkan lagi dengan jumlah yang sama besar.

Apa strategi yang dijalankan untuk menggenjot penjualan?
Kami masih menargetkan lebih dari satu juta unit ponsel terjual setiap bulan untuk semua jenis smartphone dan featurephone. Pasar featurephone kami masih didominasi wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Timur.  Nah, untuk mencapai target dan meningkatkan penjualan,  kami  rajin mengadakan program berhadiah dan juga promosi melalui televisi. Salah satunya menjadi sponsor acara pencarian bakat, yakni Indonesia Idol dan X Factor.  Sedangkan untuk program berhadiah, kami memberi hadiah mobil bagi pembeli yang beruntung. Keduanya sama-sama efektif untuk menggenjot penjualan. Namun, saya kira menjadi sponsor acara di televisi lebih berpengaruh dalam meningkatkan penjualan.

Cross sendiri, lebih memilih melakukan penjualan ritel atau  bundling?
Kami masih mengandalkan penjualan melalui ritel dibandingkan program bundling. Secara mayoritas, lebih dari 50% penjualan Cross didongkrak penjualan ritel. Meski begitu, penjualan secara bundling dengan operator seluler tetap dipertahankan demi mencapai target pertumbuhan penjualan diatas 10% tahun ini. Selain bundling dengan Indosat, kami  juga melakukan kerjasama bundling dengan Telkomsel.

BACA JUGA:  Lenovo ThinkSmart Core Sekarang Tersedia Secara Global

Bagaimana dengan sisi distribusi?
Untuk memenangi pasar, vendor harus mempunyai rantai distribusi yang lebih kuat dari pesaing. Jika memang merek lokal, sudah seharusnya vendor merek lokal menguasai distribusi dari Sabang sampai Merauke. Sementara di sisi merek, aktivasi (brand activation) tidak kalah penting. Masyarakat harus mengenal dulu merek-merek lokal yang ada, misalnya melalui promosi. Terbukti Cross menjadi brand lokal nomor satu di Indonesia. Merek lokal harus menang sebagai tuan rumah.

Mengapa Cross masih mengeluarkan smartphone, padahal sudah banyak yang meluncurkan ponsel fitur?
Meski kami  sudah merambah ponsel pintar,  kami juga  tidak ingin melupakan pasar ponsel fitur yang masih menguasai pasar ponsel domestik.  Kami gencar melansir beragam ponsel terbaru sejak awal tahun, termasuk memperluas jangkauan pasar yang lebih lebar seperti mulai melirik pasar phablet atau ponsel pintar berlayar 5 inci – 8 inci.

Kami juga melengkapi jajaran produk dengan layar sentuh (touchscreen). Produk kami secara khusus menyasar segmen kelas menengah.  Bahkan, hampir 70% produk kami dibeli oleh segmen ini. Memang selama ini orang cenderung melihat merek tertentu daripada kemampuan dan fitur ponsel itu sendiri. Tapi kami terus mengedukasi bahwa produk kami tidak kalah dengan kompetitor,

Cross tampaknya banyak menyasar pengguna dari kalangan muda. Benarkah?
Tahun ini,  kami  targetkan akan melansir rata-rata enam ponsel pintar berbasis Android setiap bulan. Cross sengaja menyasar segmen pemula pemakai ponsel pintar yakni para pelajar atau yang mulai beralih dari ponsel fitur ke ponsel pintar.  Kami yakin pasar ponsel fitur masih tumbuh dimana kebutuhan ponsel sudah ada sejak anak masuk sekolah.

Cross mengusung tagline kualitas standar Eropa, bisa dijelaskan maksudnya?
Setiap ponsel yang kami keluarkan sudah masuk pasar Eropa juga. Saya yakin daya beli masyarakat tahun ini meningkat. Dengan Upah minimum regional meningkat, akan meningkat juga daya beli masyarakat.

BACA JUGA:  Eva Noor : Dibutuhkan Ekosistem Kondusif Untuk Lahirkan Banyak Start-up

Baru-baru ini, Cross juga meluncurkan program “Pagar Hati” apa tujuan dari program ini?
Pagar Hati adalah sebuah gerakan yang mendorong penggunaan smartphone ke arah positif serta membuat pagar mental dalam hati pengguna untuk mengenali dan menghindar penggunaan smartphone kepada aktivitas yang kurang terpuji. Banyaknya kasus negatif yang terjadi disebabkan atas ketidaktahuan yang cukup mengenai etika ber-smartphone dan bagaimana penggunaannya. Ditambah kebanyakan pengguna smartphone  adalah usia remaja yang masih belum mengenal lebih jauh batasan-batasan penggunaan aplikasi di smartphone dan juga dampak yang akan ditimbulkan baik positif ataupun negatif.

Dengan program Pagar Hati ini diharapkan dapat menginformasikan pengguna smartphone  mengenai batasan yang ada agar dapat memagari hati mereka dan menggunakan smartphone mereka secara smart dan wise. Kami sadar bahwa teknologi tidak dapat dibendung. Karenanya kami berusaha mendampingi masyarakat dalam menikmati perkembangan teknologi smartphone yang kami hadirkan dengan tetap memagari hati mereka. •DJUANDA

Tags: Cross Mobile PhoneJanto Djojo
Previous Post

Indonesia Harus Wujudkan National Cyber Defence

Next Post

WeChat 5.0 Mudahkan Beli Sticker via Online dan Fitur Hold Together

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didukung CeMAT dan CargoNOW, Pameran & Konferensi Indonesia Supply Chain Resmi Digelar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Red Hat Tech Day: Jakarta 2026, Red Hat Tempatkan Realitas AI Melampaui Hype

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pameran dan Konferensi Indonesia Supply Chain Resmi Diluncurkan, Siap Jadi Pusat Inovasi Logistik dan Rantai Pasok di ASEAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto