ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Indonesia Harus Wujudkan National Cyber Defence

Ahmad Churi
16 August 2013 | 15:16
rubrik: E-Gov, Forti
Indonesia Harus Wujudkan National Cyber Defence
Share on FacebookShare on Twitter

Cyber-DefenceTanpa disadari ancaman cyber sudah menjadi ancaman aktual. Sifat dan karakternya pun dapat merusak keamanan nasional sehingga kebutuhan cyber combat merupakan sebuah keniscayaan. Pembentukan cyber command dan cyber combat merupakan tantangan sekaligus kebutuhan guna menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah Indonesia.

“Saat ini, Indonesia sudah dalam keadaan cyber warfare (Perang Dunia Maya), karena itu perlunya  mewujudkan sistem defence melalui perancangan cyber defence yang komprehensif  dan tentunya bersinergi dengan organisasi cyber security yang sudah ada,” ujar  Sekjen Kementerian Pertahanan, Eris Herryanto, di sela dialog interaktif pertahanan cyber defence di Gedung Kemenham, Jakarta, Kamis (10/1).

Menurut dia, ancaman dunia maya dan perang informasi dapat dihadapi oleh bangsa Indonesia, melalui strategi pembangunan National Cyber Defence, yang merupakan sebuah kebutuhan dan keharusan untuk melindungi pertahanan dan keamanan, serta kelangsungan hidup sebuah negara dengan melibatkan stakeholder yang terkait”, ungkapnya.

Pakar Teknologi Informasi, Yono Reksoprodjo mengatakan, cyber warfare  dilakukan melalui pemanfaatan jaringan dunia maya. Salah satu pilihan taktik dari peserta konflik yang biasanya lebih lemah guna melakukan penyerangan pada sistem komputasi negara yang lebih kuat. Cyber war disukai karena murah, diutamakan hanya dengan memahami ilmu komputer dan telekomunikasi yang lebih baik lagi bila ditambah kemampuan social engineering.

“Kalau bicara soal  cyber defence adalah pentingnya melakukan recovery yaitu mengembalikan seperti semula. Dan, dalam recovery ini dibutuhkan kerjasama intansi yang harus bisa mengatur dan mengantisipasi digunakannya sarana-sarana internet,”  ujar Yono.

Sekretaris Badan Standar Nasional Pendidikan,  Richardus Eko Indrajit menambahkan, agar bisa mendapatkan  cyber defence yang efektif harus tahu terlebih dahulu makna dari  cyber offence  itu seperti apa,  mengingat  hal  yang paling sulit adalah  merubah paradigma, sebab  cyber defence di dunia maya cukup jauh berbeda dengan dunia nyata.

BACA JUGA:  Kolaborasi Raksasa Teknologi Hadirkan Internet.org

Sementara itu, Ketua Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), Sylvia W.Sumarlin  menyatakan  peranan  industri terhadap cyber defence cukup penting, apalagi semakin meningkatnya laju pertumbuhan   industri manufacturing dan  ketersediaan SDM TI yang handal. “Jadi, terkait cyber defence adalah bagaimana memulihkan data dan pentingnya R&B,” katanya.

Selain itu, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN)  menjadi penting  apalagi menyangkut pertahanan negara atau public services. Sebab, meski teknologi dari luar negeri  terbilang canggih, dikhawatirkan ditumpangi suatu komponen yang sudah diprogram  dari negara tertentu untuk melakukan penetrasi. “Jadi  untuk lebih aman gunakanlah produk dalam negeri atau produk yang di-costumize oleh orang-orang Indonesia,’ jelasnya.

Anggota Komisi I  DPR RI, KMRT Roy Suryo  mengatakan, terkait  pertahanan dan  keamanan negara  tidak hanya  dari segi  fisik  dan non fisik yakni  dunia maya sehingga diperlukan suatu  strategi yang handal  untuk  mengatasi keduanya , apalagi  perang masa depan adalah perang teknologi dan teknologi merupakan pilar dari  demokrasi.

“Terkait  regulasi cyber defence, di komisi I  kami sedang menyiapkan aturan yang terkait. Saat ini, kita punya  UU Telekomunikasi dan UU ITE. Dan,  kami sedang menyusun UU yang baru yakni UU Tindak Pidana Teknologi Informasi (TPTI). UU TPTI akan bersinergi dengan pertahanan dan keamanan negara.,” katanya.  •DJUANDA

Tags: cyber combatcyber commandEris HerryantoFeaturedHeadlineNational Cyber DefenceRichardus Eko IndrajitRoy SuryoSylvia W.SumarlinYono Reksoprodjo
Next Post

Janto Djojo: Kualitas Ponsel Cross Berstandar Eropa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Ikut Kampanye Global 50-in-5, Perkuat Transformasi Digital Berbasis Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melalui MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Perluas Akses Piala Dunia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Talenta Digital Kreatif Masa Depan, BINUS University Gelar SIS Web Design Competition 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto