Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo Pemprov Kalsel), menjadi kandidat meraih penghargaan TOP Digital Awards 2024. Pemprov Kalsel terus berinovasi melalui digitalisasi sebagai kunci sukses pembangunan Banua.
Untuk meningkatkan kinerja dan layanan publik menuju Kalimantan Selatan Makmur, Sejahtera dan Berkelanjutan, dihadirkan sejumlah inovasi digital.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan publik dengan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien didukung dengan SDM dan TI yang memadai,” kata Kadis Kominfo Pemprov Kalsel, Muhamad Muslim, S.Pd., M.Kes., di Penjurian TOP Digital Awards 2024, secara daring, Selasa 19/11/2024.
Dalam pemanfaatan TI, Diskominfo Pemprov Kalsel telah menghadirkan sejumlah inovasi digital, baik untuk meningkatkan kinerja internal pemprov maupun untuk eksternal layanan masyarakat, antara lain: APIK – Aplikasi Kinerja Kalsel; RAKAT – Ruang untuk Rakyat; SIDAPAKASE; Warung Banua; SI-PENDEKAR – Pengaduan Naker; dan SI-Perkasa.
“Aplikasi Kinerja Kalimantan Selatan (APIK) untuk meningkatkan disiplin ASN. APIK diluncurkan tahun 2022 dan tersedia di Google Play. Ia memiliki sejumlah fitur seperti presensi, aktivitas, dialog, dan my performance untuk memantau capaian kinerja ASN Pemprov Kalsel.
“Dengan APIK ini absensi ASN Pemprov Kalsel tidak perlu lagi finger print, cukup melalui genggaman tangan lewat aplikasi APIK ini. Selain absensi, ASN juga bisa memantau capaian kinerjanya,” Muslim menjelaskan.
Inovasi digital lainnya, SMART merupakan sebuah terobosan atau inovasi untuk mendukung integrasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota.
“Dengan adanya SMART, Pemerintah Pusat melalui Jaringan Intra Pemerintah Pusat dapat Terinterkoneksi dan Terintegrasi ke JIP Pemerintah Daerah (Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota),” tutur Muslim.
Untuk mempermudah akses dan pengelolaan berbagai layanan publik secara terintegrasi dalam satu aplikasi tersedia aplikasi berbasis mobile Rakat (Ruang Rakyat) Banua. Tujuannya meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kenyamanan bagi masyarakat.
“Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai jenis layanan publik, seperti rumah sakit, pajak kendaraan, pelatihan, info bahan pokok, dan info wisata dalam satu sistem. Menggunakan Rakat Banua, pengguna dapat mengakses informasi, melakukan transaksi dan mengajukan permohonan secara langsung,” tutup Muslim.
Digelar sejak tahun 2016, TOP Digital Awards adalah kegiatan pembelajaran bersama dan pemberian penghargaan kepada perusahaan/instansi pemerintah yang dinilai berhasil menerapkan TI untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan layanan kepada pelanggan atau masyarakat.
Diselenggarakan oleh majalah It Works bekerja sama dengan sejumlah asosiasi/konsultan serta akademisi/pakar di bidang Teknologi Informatika (TI) terkemuka di Tanah Air. Tahun ini mengusung tema “Business Solutions, Generative AI, and Cyber Security for Excellence Business and Services.” Bertindak selaku dewan juri: Kusuma Prabandari (Dwika Consulting), Subandi (Praktisi TI), dan Benyamin De Haan (Penasehat MSI Group).














