ItWorks-Canva, platform komunikasi visual global meluncurkan Rangkaian Aplikasi Visual 2.0 (Visual Suite 2.0). Peluncuran produk terbesar sejak perusahaan ini didirikan pada tahun 2012, menjadi tonggak dalam menata ulang cara tim berkreasi, berkomunikasi, dan berkolaborasi di era yang didukung AI.Dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kreativitas dan produktivitas, serangkaian produk baru ini mengawali babak baru desain yang bertenaga AI, pembuatan konten yang mulus, dan personalisasi.
Diluncurkan pada acara Canva Create keempat di SoFi Stadium di Los Angeles, baru-baru ini, Rangkaian Aplikasi Visual 2.0 (Visual Suite 2.0) akan merangkul komunitas Canva yang berkembang pesat dengan lebih dari 230 juta pengguna aktif bulanan untuk mendesain dengan cara yang amat inovatif. Dari spreadsheet visual hingga visualisasi data yang canggih, desain via percakapan, personalisasi konten dalam skala besar, dan cara baru yang revolusioner untuk mencipkan pengalaman interaktif.
Pengunguman ini mengukuhkan psisi Canva sebagai pemimpin dalam komunikasi visual — mendukung segala hal mulai dari pembuatan konten sehari-hari hingga alur kerja yang kompleks untuk beragam jenis tim. “Kami senang sekali mengumumkan peluncuran produk terbesar sejak Canva didirikan lebih dari satu dekade lalu. Setiap tahun, komunitas kami — yang kini beranggotakan 230 juta orang — berbagi jutaan ide. Salah satu hal yang sering kami dengar adalah keinginan untuk menggabungkan kreativitas dan produktivitas ke dalam satu alur yang lancar,“ ungkap Melanie Perkins, salah satu pendiri yang juga CEO Canva dalam rilis pers yang diterima redaksi (15/04/2025), di Jakarta.
Disebutkan,Canva terus bertumbuh dengan pesat di ajang global. Ada 145 jutaan pengguna platform ini sejak Rangkaian Aplikasi Visual Canva diluncurkan pada tahun 2022. Saat ini, kurang lebih ada 376 desain dibuat setiap detik, dengan total 35 miliar desain dibuat sejak peluncuran Canva pada tahun 2013. Rangkaian Aplikasi Visual Canva digunakan secara luas di 190-an negara, dalam skala individu, tim, maupun perusahaan. Lebih dari 95% perusahaan yang tercantum dalam Fortune 500 menggunakan Canva, termasuk perusahaan terkenal seperti T-Mobile, Salesforce dan FedEx.
Adopsi global yang terus berkembang di seluruh perusahaan paling terkemuka di dunia telah membantu Canva memperoleh pendapatan tahunan lebih dari 3 miliar USD. Ini merupakan peningkatan sekitar lebih dari 30% selama setahun terakhir.
Peluncuran produk terbaru Canva menyingkap level kreativitas dan produktivitas yang benar-benar baru. Mulai dari cara baru dalam mendesain, hingga peningkatan transformatif pada alat Canva yang paling disukai.
Inovasi yang dihadirkan mencakup rangkaian aplikasi visual dalam Satu Desain. Canva Sheets – spreadsheet yang didesain ulang agar terlihat indah, berdampak. Studio Ajaib–Kreativitas skala besar – membuat konten yang dipersonalisasi serta konsisten dengan gaya desain merek usaha secara cepat dalam skala besar.
Selain itu ada Bagan Ajaib (Magic Charts) – mengubah data kompleks menjadi cerita visual yang interaktif dan berdampak dalam hitungan detik. AI Canva – mendesain dengan percakapan: AI Canva adalah mitra kreatif berbasis percakapan (via suara) yang menghadirkan semua alat AI generatif Canva ke dalam satu alur kerja yang lancar untuk mengubah ide menjadi tindakan dalam hitungan detik.
Program Canva (Canva Code) – kekuatan kode program, tanpa repot: mendesain konten interaktif sering kali memerlukan alat teknis atau alur kerja yang rumit. Juga ada Editor Foto Canva – pengeditan tingkat profesional menjadi lebih mudah berkat kekuatan AI: cukup sesuaikan template Canva untuk membuat gambar berkualitas studio.














