ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ensign InfoSecurity Ungkap Temuan Penting Terkait Serangan Siber

Fauzi
24 July 2025 | 14:19
rubrik: Digital
Ensign InfoSecurity Ungkap Temuan Penting Terkait Serangan Siber
Share on FacebookShare on Twitter

Laporan terbaru dari Ensign InfoSecurity mengungkap bahwa serangan siber di kawasan Asia Pasifik terus menunjukkan tren peningkatan dan semakin kompleks. Laporan bertajuk Cyber Threat Landscape Report 2025 menyoroti serangan siber termasuk di Indonesia.

Dalam laporan tersebut, Ensign InfoSecurity menyoroti kemunculan gerakan ekonomi siber bawah tanah yang tumbuh pesat, serta kerentanan yang semakin nyata dalam rantai pasok sistem keamanan siber di berbagai sektor industri.

Evolusi Hacktivist dan Kolaborasi Ancaman Siber di Indonesia
Laporan Ensign InfoSecurity menyebutkan bahwa di Indonesia, kelompok hacktivist mengalami evolusi signifikan dari sisi skala dan kemampuan. Fenomena ini dipicu oleh meningkatnya kolaborasi antar pelaku dalam jaringan ekonomi siber bawah tanah.

Bahkan, kini para pelaku serangan siber bekerja sama dengan kelompok kejahatan terorganisir dan hacktivist untuk melancarkan kampanye siber berbasis ideologi yang didanai dengan lebih canggih.

“Perubahan ini menunjukkan bahwa serangan siber tidak lagi sekadar didorong oleh motif ideologis, tapi juga demi keuntungan finansial. Kolaborasi antar pelaku dalam gerakan bawah tanah membuat mereka makin tangguh dan sulit dilumpuhkan,” ujar Adithya Nugraputra, Head of Consulting PT Ensign InfoSecurity Indonesia.

4 Temuan Penting Ensign InfoSecurity Terkait Serangan Siber
Dalam laporan terbarunya, Ensign InfoSecurity memaparkan empat tren utama yang mencerminkan transformasi lanskap serangan siber di kawasan Asia Pasifik:

1.Ekonomi Siber Bawah Tanah Makin Terorganisir
Ekosistem ekonomi siber bawah tanah kini semakin matang. Pelaku serangan seperti kelompok ransomware, Initial Access Brokers (IABs), hingga hacktivist membentuk jaringan kerja sama untuk menjalankan serangan siber secara terstruktur. IABs, misalnya, menjual akses ilegal ke sistem perusahaan ke banyak pihak. Sementara kelompok yang disponsori negara menggunakan jaringan kejahatan siber ini untuk melancarkan serangan tanpa langsung terdeteksi sebagai pelaku utama.

BACA JUGA:  Diperlukan SDM Berbasis Teknologi Digital Untuk Percepat Realisasi Program Prioritas Pemerintah

2.Rantai Pasok Keamanan Siber Jadi Target Strategis
Perusahaan yang menjadi penyedia perangkat keras, perangkat lunak, hingga jasa profesional seperti hukum dan akuntansi kini menjadi target utama serangan. Tingginya kepercayaan klien terhadap perusahaan-perusahaan ini membuat mereka menyimpan banyak data sensitif, namun pertahanan siber mereka umumnya masih lemah.

3.Serangan Siber Disponsori Negara Meningkat
Ensign InfoSecurity mencatat peningkatan signifikan terhadap aktivitas serangan siber yang disponsori negara tertentu. Kelompok ini memiliki sumber daya besar, keahlian tinggi, dan mampu menyamar dengan sangat baik, menjadikan mereka ancaman serius dan sulit dideteksi di awal.

4.Dwell Time Meningkat Drastis
Dwell time—periode waktu penyerang siber berada di dalam sistem tanpa terdeteksi—mengalami lonjakan drastis. Dari sebelumnya 40 hari, kini meningkat hingga rata-rata 201 hari. Ini memberi pelaku lebih banyak waktu untuk mencuri data, menyebar ke jaringan lain, atau melakukan sabotase.

Industri Perhotelan Jadi Sasaran Baru Serangan Siber
Masih berdasarkan laporan Ensign InfoSecurity, sektor teknologi, media, dan telekomunikasi (TMT), serta keuangan dan layanan publik, tetap menjadi sasaran utama di Indonesia. Namun yang menarik, pada 2024 ini industri perhotelan (hospitality) mulai masuk dalam radar para pelaku serangan siber.

Dari jenis serangan yang terdeteksi, denial-of-service (DoS) masih mendominasi, disusul oleh kebocoran data, yang menyumbang sekitar 25% dari total serangan.

Ancaman Meningkat, Organisasi Harus Berbenah
Adithya juga menekankan pentingnya organisasi di Indonesia untuk tidak lengah. Menurutnya, banyak institusi yang tidak menyadari telah mengalami peretasan. Hal ini diperparah dengan adopsi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) oleh pelaku siber yang membuat serangan menjadi semakin canggih.

“Organisasi tidak bisa lagi beranggapan bahwa sistem keamanan mereka sudah aman. Perlu dilakukan audit berkala, penambalan sistem, dan peningkatan ketahanan terhadap ancaman siber,” tegas Adithya.

BACA JUGA:  Start-up Health Insurtech Ini Integrasikan Ekosistem Teknologi & Layanan Kesehatan

Sebagai mitra strategis di bidang keamanan digital, Ensign InfoSecurity berkomitmen untuk membantu organisasi membangun sistem pertahanan siber yang lebih kuat, adaptif, dan relevan terhadap lanskap ancaman yang terus berubah.

Tags: AICyber SecurityEnsign InfoSecurityGenerative AI
Previous Post

Penyaluran Kredit Perbankan Tri Wulan II Meningkat

Next Post

Komdigi Klarifikasi Soal Transfer Data Pribadi Ke AS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Top Digital: Inovasi Digital PGE Selain Percepat Proses Bisnis Hasilkan Efisiensi Puluhan Miliar Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Luncurkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto