ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Agoda Ungkap Tren Wisata Asia 2026

Fauzi
26 November 2025 | 16:12
rubrik: Digital
Agoda Ungkap Tren Wisata Asia 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Platform perjalanan digital, Agoda, merilis Travel Outlook Report 2026 yang menyoroti tren dan wawasan terbaru yang akan membentuk pola perjalanan di Asia tahun depan.

Laporan ini menunjukkan semakin kuatnya minat terhadap wisata domestik, dengan banyaknya wisatawan memilih menjelajahi hidden gem dan destinasi sekunder di dalam negeri. Di saat yang sama, kuliner muncul sebagai alasan utama untuk bepergian, karena semakin banyak wisatawan Asia yang ingin mengunjungi destinasi dengan kekayaan cita rasa dan pengalaman kuliner berkesan.

Temuan dari survei wisatawan Asia dalam Travel Outlook Report Agoda 2026 juga menunjukkan bahwa wisatawan semakin ingin memaksimalkan nilai perjalanan mereka, memastikan setiap pengeluaran sepadan. Kebiasaan berwisata pun mulai bergeser ke perjalanan singkat namun sering, banyak dilakukan bersama keluarga, serta meningkatnya tren perjalanan campuran yang menggabungkan bisnis dan liburan.

Di Indonesia, laporan Agoda menunjukkan bahwa orang Indonesia termasuk yang paling aktif bepergian di Asia. Mereka punya keinginan paling kuat untuk bepergian lebih sering dan dalam durasi yang lebih lama dibandingkan negara-negara Asia lainnya. Menariknya, Indonesia juga menempati posisi teratas sebagai wisatawan yang paling mengutamakan perjalanan bersama keluarga.

Gede Gunawan, Senior Country Director Agoda untuk Indonesia mengatakan, “Laporan ini menunjukan bahwa orang Indonesia tidak hanya antusias untuk bepergian, tapi berencana melakukannya lebih sering, dengan durasi yang lebih panjang, dan biasanya bersama keluarga. Travel Outlook Report Agoda ini menyoroti betapa bersemangatnya orang Asia untuk mencari pengalaman baru, dan orang Indonesia menjadi yang paling menonjol. Seiring berkembangnya teknologi, Agoda terus berkomitmen membantu para wisatawan di Indonesia dan seluruh dunia dalam menemukan penawaran dan pengalaman terbaik, sehingga mereka bisa berwisata lebih sering tanpa banyak kekhawatiran.”

BACA JUGA:  inDrive Berikan Bantuan Hari Raya untuk Pengemudi Ojek Online

Tren Utama perjalanan di Asia dan Indonesia Tahun 2026 menurut Agoda:

1.Orang Indonesia paling antusias berwisata dan paling sayang keluarga
Orang Indonesia muncul sebagai wisatawan paling kuat di Asia pada 2026, dengan lebih dari sepertiga (32%) responden berencana melakukan 11 kali perjalanan atau lebih dalam setahun. Angka ini jauh di atas rata—rata Asia, dimana sebagian besar wisatawan hanya merencanakan 4-6 perjalanan (35%) atau 1-3 perjalanan (29%). Dari sisi durasi, wisatawan Indonesia juga memimpin karena paling banyak yang ingin berlibur 13 hari atau lebih, lebih panjang dibandingkan wisatawan Asia lainnya. Perjalanan keluarga lebih dominan, dengan 69% responden Indonesia memilih liburan bersama keluarga untuk menikmati waktu berkualitas tanpa harus mengambil cuti panjang dari pekerjaan atau sekolah.

2.‘Bleisure’ dan petualangan kuliner mewarnai rencana perjalanan di 2026
Perjalanan bisnis muncul sebagai satu dari tiga alasan utama orang Indonesia bepergian di 2026, menjadikan wisatawan Indonesia sebagai yang paling sering bepergian untuk tujuan kerja dibanding negara Asia lainnya. Pola ini ikut mendorong munculnya tren ‘bleisure’, yaitu menggabungkan perjalanan bisnis dan liburan. Di tingkat Asia, 76% wisatawan bisnis berencana menggabungkan pekerjaan dan hiburan dalam perjalanan tahun depan. Tren ini menjadi momentum di Indonesia, meskipun budaya kerja sebelumnya cenderung lebih konservatif.

Makanan juga semakin menjadi alasan utama untuk bepergian. Sebanyak 31% wisatawan Indonesia memilih destinasi karena pengalaman kuliner—tepat setelah relaksasi (33%). Destinasi kuliner yang lagi viral dan cita rasa yang kaya terus mendorong minat ini. Secara regional, perjalanan bertema kuliner kini masuk tiga besar alasan utama bepergian, naik dari peringkat keenam tahun lalu. Para “foodies” terbesar di Asia datang dari Taiwan (47%), Vietnam (35%), dan Korea Selatan (34%).

BACA JUGA:  Artha Solutions - MSI Institute Jalin Sinergi Penguatan Tata Kelola Data Bagi Pemerintah dan Industri

3.Petualangan berawal dari destinasi lokal
Minat menjelajahi destinasi dalam negeri tetap tinggi, dengan 57% masyarakat Indonesia berencana bepergian di dalam negeri tahun depan. Indonesia berada di posisi ketiga di Asia untuk preferensi perjalanan domestik, setelah Jepang (67%) dan Thailand (66%).

Tren di Asia pun sejalan, dimana 35% wisatawan berencana mengambil lebih banyak perjalanan domestik pada 2026—melonjak dari 15% tahun sebelumnya. Hidden gems dan destinasi yang belum banyak terekspos pun kian menarik perhatian. Daya tarik utama bagi wisatawan Indonesia untuk memilih secondary destinations adalah promo spesial, biaya yang lebih terjangkau, serta aktivitas alam dan outdoor yang semakin diminati.

4.Biaya dan pilihan cerdas dalam berwisata menjadi faktor penentu
Harga tetap menjadi pertimbangan utama bagi wisatawan Indonesia. Sebanyak 63% menyatakan bahwa anggaran adalah faktor terpenting dalam merencanakan perjalanan 2026—lebih tinggi dibandingkan minat pribadi (39%) maupun pengaruh media sosial (34%).

Laporan ini juga menunjukkan bahwa 43% wisatawan Indonesia berencana mengalokasikan 6–10% pendapatan mereka untuk kebutuhan perjalanan. Saat memilih akomodasi, harga menjadi prioritas bagi 46% responden, mengungguli lokasi (24%) dan review (14%). Dorongan untuk mencari nilai terbaik semakin kuat. Indonesia menempati posisi ketiga di Asia—setelah Malaysia dan Vietnam—sebagai negara dengan wisatawan yang paling aktif mencari penginapan di bawah US$50 (sekitar per Rp840.000) per malam.

Wisatawan yang sedang merencanakan perjalanan di tahun 2026 dapat menikmati berbagai pilihan dari Agoda, mulai dari 6 juta lebih akomodasi, 130.000 lebih rute penerbangan, hingga lebih dari 300.000 aktivitas, yang semuanya bisa digabungkan dalam satu pemesanan.

Tags: AgodaAIGenerative AIPlatform Perjalanan Digital
Previous Post

TOP Digital Awards 2025: Siap Rilis AI Hub, DataOn Tanamkan Banyak Fitur AI di SunFish HR

Next Post

TOP Digital Awards 2025: Rumah Pendidikan, Lompatan Besar Menuju Ekosistem Digital Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

Albarsah
5 November 2026 | 16:16

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

Agus Haryanto
4 November 2026 | 12:32

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Roadmap 5G Smartfren di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APJATEL Perkuat Kolaborasi, Dorong Akselerasi Infrastruktur Digital Indonesia di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto