ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

AFTECH, Easycash, dan IARFC Luncurkan Modul Bijak Keuangan

Fauzi
10 February 2026 | 21:07
rubrik: Fintech
AFTECH, Easycash, dan IARFC Luncurkan Modul Bijak Keuangan
Share on FacebookShare on Twitter

Di era layanan keuangan digital yang semakin mudah diakses, generasi muda Indonesia seperti Gen Z dan Milenial menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan. Banyak anak muda mulai membuat keputusan finansial tanpa panduan yang cukup, sehingga gaji atau uang jajan sering habis lebih cepat, utang diambil tanpa perhitungan, dan masalah keuangan baru disadari setelah terjadi.

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 oleh OJK dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya kesenjangan antara pemanfaatan layanan keuangan dan tingkat pemahaman masyarakat. Indeks inklusi keuangan tercatat mencapai 80,51%, sementara literasi baru berada di angka 66,46%. Kesenjangan juga terlihat jelas pada Gen Z dan Milenial, di mana kelompok usia 18–25 tahun mencatat inklusi 89,96% dengan literasi 73,22%, usia 26–35 tahun inklusi 86,10% dengan literasi 74,04%, serta usia 36–50 tahun inklusi 85,81% dengan literasi 72,05%.

Melihat tantangan ini, PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dan International Association of Registered Financial Consultants (IARFC) Indonesia meluncurkan MOJANG (Modul Bijak Keuangan), sebuah panduan literasi keuangan praktis yang dirancang khusus untuk Gen Z dan Milenial.

MOJANG hadir sebagai materi edukasi yang dekat dengan realitas keseharian anak muda, sekaligus mengajak generasi muda untuk belajar tentang keuangan dalam komunitas yang saling mendukung agar bisa jadi lebih paham dalam mengambil keputusan finansial sejak awal.

Dalam sambutannya, Kepala Divisi Perencanaan, Pengembangan, Evaluasi Literasi dan Edukasi Keuangan, Naomi Triyuliyani, mengapresiasi peluncuran MOJANG yang dapat menjadi sarana diseminasi agar semakin banyak pihak yang ikut membangun kesadaran mengenai keuangan bagi masyarakat karena peningkatan literasi itu merupakan kerja sama dari seluruh pihak.

“Kami berharap peluncuran MOJANG menjadi langkah awal bagi kita semua untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam literasi keuangan ataupun motivasi untuk terus meningkatkan skill kehidupan lainnya. Kami sangat mengharapkan seluruh fasilitas yang ada termasuk MOJANG, dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk semakin membangun awareness, membangun keterampilan anak-anak muda terutama meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan keuangan,” kata Naomi.

BACA JUGA:  Lebih Dekat Mengenal JakLingko, Dari Peran Hingga Inovasinya

Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Firlie Ganinduto juga menilai laju adopsi layanan keuangan digital di kalangan Gen Z dan Milenial berjalan sangat cepat, sehingga perlu diimbangi penguatan literasi yang juga bergerak dengan kecepatan dan ritme yang sama. Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan jadi kendaraan untuk mengejar kesenjangan literasi, menjangkau lebih banyak anak muda dengan cara yang relevan, adaptif, dan mengikuti dinamika dunia digital.

“Bagi AFTECH, inovasi fintech harus berjalan beriringan dengan literasi keuangan dan perlindungan konsumen. MOJANG menjadi contoh kolaborasi strategis agar generasi muda tidak hanya punya akses, tetapi juga pemahaman dalam menggunakan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab,” ujar Firlie.

Panduannya Generasi Muda Atur Uang, Atur Utang dengan Bijak
Sebagai platform Pindar berizin dan diawasi OJK, Easycash melihat peningkatan literasi keuangan generasi muda sebagai kebutuhan mendesak seiring cepatnya perubahan perilaku finansial di era digital. MOJANG dirancang bersama AFTECH dan IARFC Indonesia sebagai panduan praktis yang relevan dengan keseharian anak muda, agar mereka mampu memahami kondisi keuangannya dan mengambil keputusan finansial secara lebih sehat dan berkelanjutan. Program literasi ini dihadirkan dengan semangat #MulaiDariMOJANG, yakni memulai pemahaman finansial sebelum akses digunakan secara aktif.

Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo menekankan bahwa perubahan besar selalu berawal dari kemauan untuk belajar. Oleh karena itu, MOJANG dikemas dengan pendekatan yang ringan, kontekstual, dan mudah dipahami. Modul ini membahas topik-topik krusial seperti pengelolaan arus kas, manajemen utang, reputasi kredit, serta kemampuan membedakan platform pendanaan bersama berizin dan pinjaman ilegal.

“Gen Z dan milenial hidup di tengah arus informasi dan pilihan yang serba cepat, sehingga rentan salah langkah dalam mengambil keputusan finansial. Lewat MOJANG, kami ingin menghadirkan panduan yang dekat dengan realitas mereka, tidak menggurui, tetapi mendampingi proses belajar. Dengan pemahaman yang tepat sejak awal, mereka bisa #JadiLebihPaham dalam memilih keputusan finansial hari ini tanpa mengorbankan rencana hidup di masa depan,” ungkap Nucky.

BACA JUGA:  Jelang Akhir Tahun, Acer Hadirkan Predator Gamers Festival, Promo dan Penawaran Terbaik

Reputasi Kredit adalah Kunci Membangun Masa Depan Finansial
MOJANG juga menyoroti pentingnya reputasi kredit sebagai aset yang kerap luput diperhatikan Gen Z dan Milenial, mengingat setiap keputusan finansial memiliki dampak jangka panjang, Padahal, cara seseorang mengelola utang, memenuhi kewajiban pembayaran, hingga bersikap disiplin terhadap komitmen finansial akan tercermin langsung pada rekam jejak kreditnya dan tentu bisa menentukan masa depan finansialnya.

President & Chairman International Association of Registered Financial Consultants Indonesia (IARFC Indonesia), Aidil Akbar Madjid, menjelaskan reputasi kredit bukan sekadar catatan administratif, tapi cerminan perilaku finansial seseorang dari waktu ke waktu. Rekam jejak ini sangat menentukan kepercayaan dan akses terhadap berbagai layanan keuangan, mulai dari pinjaman, pembiayaan usaha, hingga perencanaan finansial jangka panjang. Di tengah maraknya fenomena gagal bayar (galbay), pemahaman tentang reputasi kredit menjadi semakin krusial agar generasi muda tidak terjebak pada konsekuensi yang berkepanjangan.

“Dari sudut pandang perencana keuangan, masalah sering kali bukan pada produknya, tetapi pada kurangnya literasi. MOJANG hadir sebagai panduan praktis agar generasi muda memahami risiko, reputasi kredit, dan mampu mengambil keputusan finansial secara lebih bijak dan bertanggung jawab,” jelas Akbar.

Lewat MOJANG, Nucky menambahkan, Easycash ingin mendorong tumbuhnya kebiasaan finansial yang lebih sehat di kalangan generasi muda melalui edukasi yang praktis, relevan, dan mudah diterapkan.

“Upaya ini jadi bagian dari komitmen bersama kita untuk memperkuat literasi keuangan agar generasi muda nggak hanya melek layanan keuangan, tetapi juga mampu mengelola risiko dan tanggung jawabnya sejak dini, untuk menyiapkan masa depan finansial yang sehat dan berkelanjutan,” tutupnya.

Tags: AFTECHAIEasycashfintechIARFCMOJANG
Previous Post

Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim

Next Post

OJK, LPS, dan BPS Pastikan Kualitas Data SNLIK 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Agoda Ungkap Tren Liburan Kalangan Gen Z di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto