ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

Ahmad Churi
15 April 2026 | 14:41
rubrik: Event
Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id-Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian RI, berkomitmen terus mendorong transformasi industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) nasional agar semakin kompetitif dan berdaya saing tinggi melalui adopsi teknologi. Adopsi teknologi, terlebih  di era Industri 4.0 merupakan kunci utama bagi para pelaku industri untuk meningkatkan daya saing di kancah global. 

Demikian ditegaskan  Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan Pameran tekstil dan garmen terbesar di Asia Tenggara, Indo Intertex & Inatex 2026, yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Rabu (15/4/2026). Turut hadir hadir mendampingi peresmikan acara pembukaan pamera ini, di antaranya Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Jemmy Kartiwa Sastraatmadja, Presiden Direktur PT Peraga Expo, Paul Kingsen, selaku penyelenggara pameran,  Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFi) Redma Gita Wirawasta, Ketua Umum Komunitas Digital Printing Indonesia (KOPI) Usman Batubara, delegasi AFTEX, serta berbagai tamu VIP lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menperin Agus menyampaikan penghargaan kepada para penyelenggara serta pelaku industri yang terlibat dalam pameran berskala internasional tersebut. Ia menilai, Indo Intertext Inatex menjadi wadah strategi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi pengembangan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia.

“Kehadiran peserta dari berbagai negara seperti Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Chile, Singapura, Vietnam hingga Kanada menunjukkan bahwa industri tekstil Indonesia tetap memiliki daya tarik tersendiri di mata dunia. Hal ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa saat ini industri tekstil nasional tengah berada dalam fase penting yang menuntut adanya perubahan dan penyesuaian. Transformasi yang dimaksud tidak hanya mencakup modernisasi mesin dan peralatan produksi, tetapi juga mencakup penerapan teknologi mutakhir serta penguatan inovasi di seluruh lini industri.

BACA JUGA:  AI Jadi Energi Baru Dunia Kerja, Kolaborasi Manusia dan Mesin Tak Terhindarkan

Disebutkan bahwa perkembangan teknologi menjadi faktor kunci yang tidak bisa dihindari. Pelaku industri dituntut untuk lebih adaptif dalam menghadapi perubahan, termasuk dalam mengadopsi digitalisasi dan teknologi ramah lingkungan guna meningkatkan efisiensi sekaligus memenuhi tuntutan pasar global yang semakin kompleks.

Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya memberikan dukungan melalui berbagai strategi kebijakan, mulai dari insentif bagi industri yang melakukan restrukturisasi mesin hingga program peningkatan kualitas sumber daya manusia. Langkah ini diharapkan mampu mendorong produktivitas dan daya saing industri tekstil nasional secara berkelanjutan.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa industri tekstil merupakan salah satu sektor penting yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja dan perolehan devisa negara. Oleh karena itu, keinginan sektor ini harus dijaga dengan baik melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional.

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan seperti persaingan global, ketegangan harga bahan baku, serta tuntutan terhadap produk yang lebih ramah lingkungan, Agus tetap optimistis bahwa industri tekstil Indonesia mampu bertahan dan terus berkembang. Ia menilai, dengan kolaborasi yang kuat dan inovasi yang berkelanjutan, sektor ini akan semakin tangguh menghadapi dinamika global.

Disebutkan bahwa kinerja industri TPT nasional masih tetap terjaga. Sepanjang tahun 2025, sektor ini mencatat pertumbuhan sebesar 3,55% (YoY), dengan nilai ekspor mencapai USD 12,08 miliar dan surplus sebesar USD 3,45 miliar. Dalam konteks tersebut, penyelenggaraan
Indo Intertex – Inatex 2026 dinilai semakin relevan dan strategis, tidak hanya sebagai ajang pameran, tetapi juga sebagai momentum untuk mengakselerasi penguatan industri TPT nasional.

Lebih lanjut, pameran ini berperan sebagai platform business matching yang mempertemukan pelaku usaha nasional dan internasional, sehingga membuka peluang kemitraan dan investasi yang lebih luas. Melalui penyelenggaraan Indo Intertex Inatex 2026, ia berharap dapat mendorong terciptanya kerja sama yang lebih luas, sekaligus memperkuat ekosistem industri tekstil nasional. Agus pun menutup Segalanya dengan harapan agar ajang ini menjadi titik awal bagi peningkatan investasi, inovasi, dan perluasan pasar bagi industri tekstil Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.

BACA JUGA:  Ini Nilai Insentif Fiskal Importasi Alkes Pendukung Penanganan Covid-19

Pentingnya Inovasi Teknologi Tekstil

Pameran ke-22 ini menyoroti teknologi tekstil, mesin, garmen, dan solusi keberlanjutan. Acara ini berlangsung pada 15-18 April 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, menampilkan lebih dari 800 peserta dan 1.500 merek global dari berbagai negara. “Fokus pameran yang sudah ke-22 ini, di antaranya menyoroti pentingnya inovasi teknologi tekstil, mesin, garmen, dan solusi keberlanjutan.Targetnya bisa terus mendorong kebangkitan industri tekstil nasional. Dalam hal ini kami juga menyediakan platform business matching untuk memfasilitasi forum untuk kolaborasi dan kerja sama bisnis,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Jemmy Kartiwa Sastraatmadja saat menyampaikan sambutan.

Dalam sambutannya, ia juga menyoroti bahwa tahun 2026 diawali dengan kondisi global yang masih dinamis, ditandai oleh ketegangan geopolitik, disrupsi perdagangan, serta pergeseran rantai pasok. Ia menekankan bahwa di tengah tantangan tersebut, industri tekstil
dan produk tekstil (TPT) dituntut untuk semakin efisien, adaptif, dan visioner. Namun demikian, industri ini terbukti memiliki daya tahan yang kuat dan tetap menjadi sektor strategis yang menyerap jutaan tenaga kerja, menopang industrialisasi nasional, serta menghubungkan rantai
nilai dari hulu hingga hilir.

Pameran yang mengambil area seluas 35.000 meter persegi di JIEXPO Kemayoran juga menampilkan Trunk Show dari Indonesia Fashion Chamber (IFC). Sejumlah program unggulan juga dihadirkan pada pemeran kali ini untuk memperkaya wawasan sekaligus memberi nilai tambah bagi pelaku industri tekstil dan garmen.

Antara lain melalui Seminar dan Workshop interaktif dengan menghadirkan para ahli dari luar negeri, praktisi guna membahas tren, strategi, serta tantangan terkini di industri tekstil dan garmen. Di sisi lain, isu keberlanjutan dan sirkularitas tekstil menjadi sorotan, mendorong pelaku industri untuk semakin memahami dan menerapkan praktik berkelanjutan yang kian relevan di pasar global.

BACA JUGA:  Digimap Resmikan Gerai Terbesar di PIM 3 Jakarta

“Kami berharap ini dapat menjadi titik awal kebangkitan industri tekstil dan produk tekstil (TPT), dengan mendorong masuknya investasi, meningkatkan kinerja ekspor, serta menggerakkan kembali seluruh ekosistem industri. Tentu adanya konflik timur tengah belakangan ini, juga menjadi tantangan dan mudah-mudahan ini segera teratasi. Tapi secara umum, kita tetap optimistis karena kita ini punya potensi dan ekosistem yang lengkap  TPT dan garmen ini,” ujarnya.

Previous Post

18 Juta Serangan Web Intai Penguna Bisnis di Asia Tenggara Tahun Lalu

Next Post

Anker Hadirkan Zolo 70W Charger 4-Port

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Fauzi
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:01

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Luncurkan XENERGY S320 dan L1000 di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Project NUSA, KORIKA dan AI Singapore Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto