ItWorks.id– Bulan Ramadan selalu menjadi periode krusial bagi sektor logistik nasional seiring meningkatnya aktivitas distribusi barang konsumsi di berbagai wilayah Indonesia. PT Multi Terminal Indonesia (MTI) memastikan adanya lonjakan operasional bongkar muat kapal dan barang tetap terjaga kelancaran untuk semua rantai pasok selama periode permintaan tinggi tersebut.
Corporate Secretary PT MTI, Sucahyo, mengatakan sejak awal perusahaan telah mengantisipasi ada peningkatan ini dengan menyiapkan langkah antisipatif menghadapi tren kenaikan arus barang yang secara historis selalu terjadi menjelang Ramadan dan Idulfitri ini.“Kami telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan arus barang selama Ramadan dan jelang Lebaran. Seluruh layanan operasional gudang, termasuk gudang berpendingin, layanan lapangan, armada angkut, serta layanan logistik lainnya tetap berjalan normal,” ujar Sucahyo, dalam rilis opers di Jakarta, belum lama ini.
Dikatakan, peningkatan distribusi selama Ramadan umumnya didorong oleh naiknya konsumsi masyarakat, terutama untuk kebutuhan pangan, produk ritel, dan barang kebutuhan pokok. Dalam kondisi tersebut, stabilitas layanan logistik menjadi faktor penting untuk menjaga ketersediaan barang sekaligus menekan potensi gangguan pasokan dan kenaikan harga.
MTI mengoperasikan jaringan layanan logistik di berbagai pusat ekonomi nasional, mulai dari Jakarta dan wilayah Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi hingga Ambon. Penyebaran jaringan ini dinilai strategis dalam mendukung konektivitas distribusi antardaerah, terutama saat permintaan meningkat secara simultan.
Selain memastikan kelancaran operasional, perusahaan juga memperkuat peran sosial selama Ramadan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bersama grup PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL). Program tersebut meliputi pembagian takjil, santunan masyarakat, bantuan sembako, hingga penyelenggaraan mudik gratis yang melibatkan partisipasi karyawan melalui program employee social responsibility (ESR).
Sebagai bagian dari subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada klaster Logistik dan Hinterland Development, MTI berperan dalam integrasi layanan logistik nasional yang menghubungkan moda transportasi darat, laut, dan udara. Integrasi ini menjadi elemen penting dalam memperkuat efisiensi distribusi, khususnya pada periode puncak konsumsi seperti Ramadan.
Kesiapan operator logistik dinilai menjadi salah satu penopang stabilitas ekonomi musiman, mengingat kelancaran arus barang berkontribusi langsung terhadap pengendalian inflasi pangan serta menjaga daya beli masyarakat selama periode hari besar keagamaan nasional.














