ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Red Hat AI Factory with NVIDIA Siap Genjot Implementasi AI Skala Besar di Lingkungan Produksi

Fauzi
17 March 2026 | 16:14
rubrik: Business Solution
Red Hat AI Factory with NVIDIA Siap Genjot Implementasi AI Skala Besar di Lingkungan Produksi
Share on FacebookShare on Twitter

Red Hat mengumumkan Red Hat AI Factory with NVIDIA, sebuah platform software hasil engineering bersama yang menggabungkan Red Hat AI Enterprise dan NVIDIA AI Enterprise untuk menghadirkan solusi AI end-to-end, dioptimalkan bagi organisasi yang menerapkan AI dalam skala besar.

Red Hat AI Factory with NVIDIA adalah pencapaian terbaru dari kolaborasi yang erat kedua perusahaan, untuk mempercepat penyediaan inovasi AI terbaru bagi pelanggan enterprise sekaligus memberikan dukungan sejak awal (Day 0) untuk arsitektur hardware NVIDIA.

“Peralihan dari fase eksperimen AI ke fase produksi AI berskala industri membutuhkan perubahan mendasar dalam cara kita mengelola komputasi AI stack. Melalui Red Hat AI Factory with NVIDIA, kami mempercepat proses implementasi AI dan membantu organisasi bergerak lebih cepat ke lingkungan produksi. Dengan fondasi yang stabil dan berperforma tinggi, yang didorong oleh solusi hybrid cloud kami yang telah terbukti, kami memungkinkan pelanggan mengendalikan strategi AI mereka sendiri serta menskalakannya dengan tingkat kekuatan yang sama seperti platform IT inti mereka,” ujar Chris Wright, chief technology officer dan senior vice president, Global Engineering, Red Hat dalam keterangan resmi yang diterima redaksi ItWorks, Selasa (17/3/2026).

Turut memberikan pernyataan, Justin Boitano, vice president, Enterprise AI Platforms, NVIDIA, mengatakan “Perusahaan-perusahaan kini membangun AI factory yang mengubah data menjadi kecerdasan dalam skala besar pada tahap inference, sehingga membutuhkan infrastruktur dan software tingkat produksi yang mencakup hybrid cloud. Red Hat AI Factory with NVIDIA menyediakan fondasi software yang membantu organisasi mengikuti pesatnya inovasi infrastruktur sekaligus secara andal membangun dan menerapkan aplikasi agentic AI generasi berikutnya.”

Belanja enterprise untuk AI diperkirakan mencapai lebih dari US$1 triliun pada 2029, sebagian besar didorong oleh aplikasi agentic AI. Oleh sebab itu, organisasi akan mulai mengubah strategi mereka menuju alur kerja agentic yang high-density, dan memenuhi permintaan kemampuan inference dan infrastruktur AI. Untuk membantu organisasi mengikuti perkembangan ini, Red Hat AI Factory with NVIDIA memberdayakan tim operasional IT untuk menyederhanakan pengelolaan, baik infrastruktur tradisional maupun permintaan AI stack yang terus berkembang.

BACA JUGA:  Samsung Kenalkan Seri TV Hotel HU8000F di HITEC 2025

Red Hat AI Factory with NVIDIA mempercepat perjalanan menuju AI yang siap produksi sekaligus menghadirkan platform software untuk AI factory, yang berjalan di atas infrastruktur komputasi terakselerasi guna mendorong performa yang lebih tinggi bagi model AI serta GPU NVIDIA yang menjalankan inference stack. Platform ini didukung oleh infrastruktur AI factory dari berbagai produsen sistem terkemuka, termasuk Cisco, Dell Technologies, Lenovo, dan Supermicro. Hal ini memungkinkan administrator IT dan tim operasional untuk meningkatkan skala dan mengelola implementasi AI dengan kekuatan operasional dan prediktabilitas yang sama seperti beban kerja enterprise lainnya.

Platform software hasil engineering bersama ini mengintegrasikan kolaborasi open source, keahlian engineering, serta dukungan ahli, baik dari Red Hat dan NVIDIA, untuk menghadirkan solusi enterprise tepercaya. Red Hat AI Factory with NVIDIA menyediakan fondasi yang sangat skalabel untuk implementasi AI di berbagai lingkungan, baik di on-premises, cloud, maupun di edge. Platform ini mencakup kemampuan inti untuk inference AI berperforma tinggi, penyesuaian model, kustomisasi, serta implementasi dan pengelolaan agen AI, dengan fokus yang kuat pada aspek keamanan. Pendekatan ini memungkinkan organisasi mempertahankan kontrol arsitektur pusat data hingga public cloud, sekaligus menghadirkan berbagai manfaat sebagai berikut:

● Time-to-value yang lebih cepat: Organisasi dapat mempercepat transisi menuju AI yang siap produksi melalui alur kerja yang lebih efisien serta akses langsung ke model yang sudah dikonfigurasi sebelumnya, termasuk seri IBM Granite yang memiliki perlindungan indemnifikasi, NVIDIA Nemotron, serta model terbuka NVIDIA Cosmos yang disediakan dalam bentuk NVIDIA NIM microservices. Selain itu, organisasi dapat menyelaraskan model dengan data enterprise menggunakan NVIDIA NeMo, sehingga mengurangi waktu dan biaya tuning.
● Performa dan efisiensi biaya yang dioptimalkan: Memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur serta meningkatkan performa inference melalui serving stack terpadu dan berperforma tinggi. Red Hat AI Factory with NVIDIA menghadirkan kemampuan observability bawaan serta memanfaatkan kemampuan inference Red Hat AI yang didukung oleh vLLM, NVIDIA TensorRT-LLM, dan NVIDIA Dynamo untuk mencapai target layanan AI yang ketat. Pendekatan ini membantu organisasi menurunkan total biaya kepemilikan (TCO) untuk AI dengan mengoptimalkan koneksi antara model dan GPU NVIDIA.
● Orkestrasi GPU cerdas: Memberikan akses ke sumber daya GPU sesuai kebutuhan melalui orkestrasi cerdas dan infrastruktur sumber daya bersama (pooled infrastructure), dengan kemampuan checkpointing otomatis untuk melindungi pekerjaan komputasi yang berjalan lama serta menjaga biaya komputasi tetap lebih terprediksi di lingkungan yang dinamis.
● Postur keamanan enterprise yang lebih kuat: Dengan memanfaatkan fondasi Red Hat Enterprise Linux yang fleksibel dan stabil, organisasi memperoleh kemampuan keamanan yang lebih canggih dan kepatuhan yang terintegrasi sejak awal, sehingga membantu mengurangi risiko, menghemat waktu, dan meminimalkan downtime. Hal ini menghadirkan fondasi keamanan yang diperkuat untuk beban kerja AI yang sangat penting dan memerlukan isolasi dan verifikasi berkelanjutan. NVIDIA DOCA microservices melengkapi fondasi ini dengan membangun arsitektur zero-trust dan menghadirkan keamanan runtime AI di seluruh infrastruktur.

BACA JUGA:  Ransomware Terhadap Bisnis di Indonesia Kian Tertarget dan Tepat Sasaran

Ketersediaan
Red Hat AI Factory with NVIDIA kini sudah tersedia.

Tags: Agentic AIAIGenerative AINVIDIARed Hat
Previous Post

Survei Agoda: Indonesia Peringkat Dua di Asia untuk Minat Wisata Berkelanjutan

Next Post

Akamai Luncurkan Orkestrasi Cerdas AI Grid untuk Inferensi Terdistribusi di 4.400 Lokasi Edge

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto