ItWorks.id- PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kerja sama internasional dengan menerima kunjungan dua delegasi asing di Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan dan menjajaki peluang kerja maritim, pengembangan teknologi, dan kepelabuhanan bersama mitra global.
PT IPC TPK menerima kunjungan dua delegasi internasional di Pelabuhan Tanjung Priok pada (28/4/2026). Kunjungan pertama dilaksanakan pada pagi hari oleh Delegasi Bisnis Maritim dan Keamanan Teknologi Amerika Serikat (US Maritime and Tech Security Trade Mission). Dalam agenda tersebut, delegasi melakukan peninjauan operasional terminal serta berdiskusi mengenai pengembangan sektor maritim, teknologi, keamanan pelabuhan, dan penguatan ekosistem logistik modern.
Kemudian pada siang hari, IPC TPK juga menerima kunjungan delegasi Estonia yang merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Menteri Infrastruktur Estonia ke Indonesia. Delegasi meninjau aktivitas operasional terminal peti kemas sekaligus berdiskusi terkait peluang kolaborasi di bidang kepelabuhanan, infrastruktur maritim, dan pengembangan sistem logistik yang efisien dan terintegrasi.
Kedua kunjungan berlangsung di Planning and Control IPC TPK, Pelabuhan Tanjung Priok, dan difasilitasi sebagai bentuk dukungan IPC TPK terhadap langkah PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dalam memperluas jejaring internasional dan menjajaki peluang kerja sama strategis dengan berbagai negara.
Corporate Secretary IPC TPK, Daniel Setiawan, menyebut kunjungan dua delegasi tersebut sebagai langkah penting dalam memperkenalkan kemampuan operasional terminal peti kemas Indonesia kepada dunia internasional.“IPC TPK mendukung penuh langkah Pelindo dalam membuka peluang kolaborasi global di sektor maritim dan logistik. Ini menjadi kesempatan menunjukkan kesiapan operasional, transformasi layanan, dan pengembangan terminal yang terus kami lakukan untuk menghadirkan layanan modern, efisien, dan terintegrasi,” ujar Daniel, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, di era perdagangan global yang semakin kompetitif, pembangunan kerja sama internasional menjadi kebutuhan strategis. Selain memperluas akses pasar, kolaborasi lintas negara juga mempercepat transfer teknologi, peningkatan standar layanan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kepelabuhanan.
IPC TPK saat ini terus mendorong transformasi melalui digitalisasi layanan terminal, peningkatan efisiensi bongkar muat, dan penguatan sistem operasional berbasis teknologi. Berbagai inisiatif tersebut diarahkan untuk mempercepat arus barang, meningkatkan produktivitas terminal, dan mendukung kelancaran rantai pasok nasional.
Melalui kunjungan ini, IPC TPK berharap tercipta ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan peluang investasi yang lebih luas dengan mitra internasional. Sinergi global tersebut diyakini akan menjadi kunci dalam mendorong sektor maritim Indonesia semakin adaptif, modern, dan kompetitif di pasar dunia.














