PT Hanwha Life Insurance Indonesia memperkenalkan Artificial Intelligence Financial Advisor (AI FA), solusi penasihat keuangan berbasis kecerdasan buatan, sebagai bagian dari transformasi digital perusahaan di tahun ke-12 operasionalnya di Indonesia.
Peluncuran AI FA menjadi langkah strategis Hanwha Life dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam layanan konsultasi asuransi dan finansial. Teknologi ini dirancang untuk membantu penasihat keuangan, agen, dan tenaga pemasar dalam memberikan layanan yang lebih efektif kepada nasabah.
Chang Woo Han, Chief Marketing Strategy Officer (CMSO) Hanwha Life Indonesia, mengatakan AI FA merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi digital yang tetap mengedepankan pendekatan manusiawi.
“Peluncuran AI FA mencerminkan komitmen Hanwha Life untuk mengintegrasikan teknologi AI dalam seluruh perjalanan penasihat keuangan, mulai dari pelatihan awal, persiapan penjualan, pertemuan pelanggan hingga layanan purna jual,” ujar Chang Woo Han dalam keterangan resmi, Jumat (8/5/2026).

(kanan), pada Kuartal II, tepatnya pada 9 April 2026, Chief Culture Officer Hanwha Life Indonesia Alexander Febriano Widjanarko menerima Indonesia Digital Innovation Awards 2026 dari Warta Ekonomi atas nama perusahaan.
Permudah Konsultasi Asuransi
AI FA hadir sebagai solusi digital yang mampu mengolah informasi asuransi dan finansial secara cepat, ringkas, dan mudah dipahami. Melalui fitur percakapan berbasis chat, pengguna dapat memperoleh penjelasan mengenai manfaat, fitur, hingga perbandingan produk asuransi.
Hanwha Life menegaskan bahwa penerapan kecerdasan buatan dilakukan dengan mengutamakan keamanan digital serta validitas data. Informasi yang dihasilkan AI FA telah melalui proses validasi internal dan pengelolaan data berkelanjutan.
Saat ini, AI FA masih difokuskan untuk mendukung persiapan konsultasi para agen dan tenaga pemasar sebelum bertemu nasabah. Teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas interaksi sekaligus memperkuat konsistensi layanan.
Kombinasi AI dan Sentuhan Manusia
Hanwha Life menekankan bahwa AI FA tidak ditujukan untuk menggantikan peran manusia. Perusahaan mengusung konsep hybrid AI Agent dan Human Agent, yakni kombinasi antara teknologi AI dan tenaga profesional bersertifikasi.
Ke depan, nasabah dan calon nasabah juga akan dapat mengakses AI FA secara langsung untuk memperoleh pemahaman produk asuransi yang lebih mudah dan sesuai kebutuhan masing-masing.
Pada Kuartal I 2026, Hanwha Life Indonesia mencatat total aset sebesar Rp2,21 triliun. Perusahaan juga terus memperkuat inovasi AI sejalan dengan strategi global Grup Hanwha Life di Korea Selatan.














