Dalam rangka memamerkan peluncuran produk terbaru dan terobosan teknologi dari seluruh portofolio mereknya, Anker Innovations menyelenggarakan acara multi-brand tahunan Anker Day 2026: Where Ultimate Meets Possible.
Where Ultimate Meets Possible akan diselenggarakan di STORIED di New York City, sebuah pengalaman khusus yang menampilkan presentasi keynote, product demo, dan eksplorasi mendalam tentang inovasi terbaru perusahaan.
Anker Day 2026 memperkenalkan inovasi dari ketiga merek — soundcore Liberty 5 Pro dan Pro Max (earbuds pertama yang dilengkapi dengan chip AI THUS™ yang baru), platform AI VibeOS, dan Nebula SpaceFlow; Anker SOLIX S2000 yang merupakan Power Back-up Station rumahan 2kWh dengan ketahanan terlama di dunia; serta eufy EdgeAgent™ yang merupakan AI security agent rumahan, ditambah produk perawatan bayi terbaru — semuanya dipimpin oleh THUS™, platform chip AI eksklusif pertama Anker dan chip audio AI compute-in-memory berbasis jaringan saraf pertama di dunia. Inovasi ini dirancang untuk menghadirkan keunggulan on-device AI pada perangkat elektronik konsumen, dimulai dari sektor audio dan yang nantinya akan diaplikasikan ke berbagai lini produk Anker.
Berawal dari Power Bank
Didirikan pada tahun 2011, Anker merilis produk pertamanya—power bank ultra-tipis 4.500mAh—pada tahun 2012. Awal yang sederhana ini meletakkan fondasi bagi prinsip rekayasa Anker selanjutnya: jika ingin menghadirkan perubahan berarti bagi masyarakat luas, teknologi harus dibangun di atas standar kualitas tertinggi.
2012 — The Beginning
Produk pertama Anker: power bank ultra-tipis 4.500mAh — awal dari komitmen untuk menempatkan power bank yang andal dan terancang dengan baik di tangan semua orang.
2013 — PowerIQ™
Memperkenalkan PowerIQ™, memungkinkan kompatibilitas pengisian cepat di iOS dan Android — menetapkan standar untuk kecerdasan pengisian universal.
2018 — GaN from Aerospace
Menjadi yang pertama mengadopsi teknologi Gallium Nitride (GaN) standar pesawat luar angkasa untuk produk charger, sehingga dapat memperkecil ukuran tanpa harus mengorbankan output daya.
2019 — World’s Smallest 18W Charger
Menghadirkan charger 18W terkecil di dunia pada masanya — membuktikan bahwa performa tertinggi dan ukuran yang ultra-kompak bukanlah kompromi.
2022 — GaNPrime™
Menjadi pelopor charger multi-port berdaya tinggi dengan distribusi daya dinamis — mengalokasikan daya secara cerdas ke beberapa perangkat secara bersamaan.
2023 — 240W Wall Charger
Menghadirkan wall charger 240W berdaya tertinggi di industri pada masanya — menjawab kebutuhan para profesional yang selalu membutuhkan daya.
2024 — InstaCord™ & UltraDura™
Pada tahun 2024, InstaCord™ menjadi teknologi kabel retractable paling canggih dari Anker dan UltraDura™ mencapai ketahanan terdepan di industri.
2025 — GaNPrime™ 2.0 · PowerIQ™ 5.0 · AnkerSense™ View · TurboBoost™
GaNPrime™ 2.0 (pengisian cepat paling canggih), PowerIQ™ 5.0 (kompatibilitas paling cerdas), AnkerSense™ View (teknologi tampilan cerdas), dan TurboBoost™ untuk pengisian ulang power bank yang sangat cepat. Pencarian untuk inovasi tertinggi yang tidak pernah berhenti.
Lima belas tahun. Delapan generasi teknologi. Setiap terobosan Anker didorong oleh komitmen tunggal untuk mengejar inovasi tertinggi. Inovasi ini bukanlah tujuan akhir, melainkan cara Anker menghadirkan standar teknologi terbaik demi mewujudkan berbagai kemudahan yang diinginkan manusia dalam kehidupan nyata. Pada akhirnya, teknologi harus melayani manusia—dan itulah makna utama dari seluruh dedikasi Anker selama ini.
Tonggak Sejarah Hari Ini: Anker THUS™
Selama 80 tahun, desain chip selalu mengikuti logika yang sama yang dicetuskan oleh John von Neumann pada tahun 1945: memisahkan prosesor dari memori, lalu menyalurkan data di antara keduanya satu per satu instruksi. Selama delapan dekade di berbagai perangkat—mulai dari mainframe, komputer meja (desktop), hingga pusat data (data center)—model ini terbukti berhasil. Namun, AI meruntuhkan asumsi tersebut. Sebuah jaringan saraf (neural network) memanfaatkan jutaan parameter yang dipelajari secara bersamaan. Pada perangkat siap pakai (wearable device), proses memindahkan data antara memori dan prosesor tersebut memakan lebih dari 90 persen daya chip, sehingga hampir tidak menyisakan daya sama sekali untuk proses komputasi yang sebenarnya.
THUS™ menerapkan prinsip yang sepenuhnya berbeda: menanamkan proses komputasi langsung di dalam sel memori NOR Flash, tempat di mana model tersebut sudah berada. Dengan begitu, parameter model tidak perlu berpindah tempat sama sekali. Alokasi energi yang sebelumnya habis terkuras untuk pergerakan data kini dialihkan sepenuhnya untuk proses komputasi.
Debut perdana chip AI THUS™ disematkan pada perangkat earbuds, menghasilkan daya komputasi AI hingga 150 kali lebih kuat untuk menjalankan fitur peredam bising lingkungan (environmental noise cancellation) dibandingkan dengan produk earphone unggulan generasi sebelumnya dari Anker.
Clear Calls—fitur pertama yang diperkenalkan dari chip ini—menjalankan jaringan saraf (neural network) berskala besar sepenuhnya di dalam perangkat (on-device). Fitur ini didukung oleh delapan mikrofon MEMS dan dua sensor konduksi tulang (bone conduction), demi menghasilkan kualitas panggilan yang jauh lebih jernih di lingkungan mana pun. Selain itu, fitur berbasis AI lainnya seperti Signature Sound dan Voice Control juga turut diperkenalkan untuk pertama kalinya di ajang Anker Day ini.
“Hingga saat ini, setiap chip AI yang diciptakan selalu menyimpan model di satu sisi dan melakukan komputasi di sisi lainnya. Untuk dapat berpikir, perangkat harus memindahkan seluruh parameter tersebut bolak-balik, berkali-kali per detik, di setiap proses inferensi. THUS™ menempatkan komputasi langsung di tempat model itu berada. Dengan demikian, model tersebut tidak perlu berpindah tempat lagi,” ujar Steven Yang, Pendiri dan CEO, Anker Innovations
THUS™ terinspirasi dari frasa “Thus have I heard” (Demikian yang telah saya dengar), sebuah ungkapan dalam tradisi Buddhis yang mencerminkan transmisi langsung—pengetahuan yang disampaikan persis seperti apa yang dialami, tanpa distorsi.
Anker soundcore Liberty 5 Pro: Produk Pertama yang Ditenagai Anker THUS™
soundcore Liberty 5 Pro dan Liberty 5 Pro Max menjadi perangkat earbuds pertama yang ditenagai oleh chip AI THUS™. Kedua produk ini dilengkapi dengan fitur Whisper Clear Calls—sebuah model AI jaringan saraf (neural-net) dengan susunan 10 sensor untuk menangkap suara secara jernih di lingkungan mana pun—serta kualitas panggilan yang telah tersertifikasi oleh Guinness World Record™.
Selain itu, Liberty 5 Pro Max juga menghadirkan inovasi earbuds berlayar pintar pertama di dunia yang dilengkapi dengan AI Note-Taker. Melalui layar AMOLED 1,78 inci pada casingnya, perangkat ini mampu merekam rapat, menghasilkan transkrip, hingga merangkum poin-poin tindakan penting (action items)—yang seluruh prosesnya berjalan sepenuhnya di dalam perangkat (on-device) yang akan segera hadir di Indonesia di bulan Juni mendatang.
Aktivitas Anker Day di Indonesia
Dalam rangka memperingati Anker Day 2026, Anker Indonesia menghadirkan rangkaian kampanye online dan offline yang bertujuan meningkatkan engagement konsumen, memperkuat brand awareness, sekaligus mendorong penjualan produk charging ecosystem Anker. Kampanye tersebut terdiri dari kompetisi media sosial, promo offline store, hingga promo bundling online eksklusif.
Salah satu program utama yang dihadirkan adalah kompetisi media sosial bertajuk “Share The Story” yang berlangsung pada 22 Mei hingga 7 Juni 2026. Melalui program ini, konsumen diajak membagikan pengalaman menggunakan charger, kabel, atau power bank Anker melalui Instagram, TikTok, maupun Threads dengan menggunakan hashtag #AnkerDay, #MyAnkerPowerJourney, #Anker15Years, #AnkerDayIDNCompetition, dan #AnkerInnovations.
Anker Indonesia menyediakan 50 unit Anker Digital Display 140W Charger A2697 senilai Rp999 ribu sebagai hadiah bagi peserta dengan konten terbaik dan engagement tertinggi. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Anker membangun hubungan lebih dekat dengan komunitas pengguna melalui user-generated content.
Selain itu, Anker Indonesia juga menghadirkan promo offline berupa hadiah langsung Anker Powerbank Zolo A1688 senilai Rp499 ribu untuk konsumen dengan minimum pembelian produk charging Anker senilai Rp1,5 juta di seluruh toko resmi Anker Indonesia selama periode kampanye berlangsung.
Untuk kanal online, Anker menghadirkan promo bundling eksklusif seperti paket Anker Nano Powerbank 10.000mAh 45W dan Anker Zolo Charger 70W dengan harga promo Rp999 ribu, serta paket Anker Powerbank 165W 25.000mAh dan Anker Wall Charger Smart 140W + Zolo Cable dengan harga promo Rp1.999.000 selama periode 22 Mei hingga 30 Juni 2026.
15 Tahun, Satu Janji
Dari power bank pertama kami hingga peluncuran chip AI eksklusif di tahun 2026—kategori produk yang kami kembangkan terus meluas, begitu pula dengan besarnya dampak teknologi dalam mengubah hidup masyarakat.
Namun, satu hal yang tidak akan pernah berubah adalah apa yang menggerakkan kami: komitmen tunggal untuk mengejar inovasi tertinggi, didasari keyakinan bahwa teknologi yang dibangun dengan standar terbaik akan mengubah segala potensi yang didambakan manusia menjadi realitas yang benar-benar bisa mereka jalani. Lima belas tahun berjalan. Dan dedikasi ini akan terus berlanjut.
berbahaya kepada pengguna dan, menggunakan teknik rekayasa sosial, membujuk mereka untuk mengatur aplikasi ini sebagai metode pembayaran nirsentuh utama pada ponsel pintar mereka yang telah diretas. Aplikasi tersebut menghasilkan sinyal NFC yang dikenali ATM sebagai kartu si penipu. Korban kemudian dibujuk untuk pergi ke ATM dan menyetor dana ke ‘akun aman’ menggunakan ponsel mereka yang terinfeksi. Pada kenyataannya, penipu telah menerima uang korban.
“Meskipun sebelumnya penyerang mengandalkan skema ‘NFC langsung’, sekarang ‘NFC terbalik’ tampaknya menjadi lebih umum,” komentar Sergey Golovanov, kepala ahli keamanan di Kaspersky. “Bahaya dari skema yang lebih baru dan canggih ini adalah bahwa jenis penipuan tersebut lebih sulit dideteksi dan dilawan, karena korban sendiri yang mentransfer uang ke rekening penyerang dan transaksi tersebut sulit dibedakan dari transaksi yang sah. Kami tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa malware relay NFC itu sendiri akan terus berevolusi dan jangkauan serangan akan meluas. Itulah mengapa ancaman ini harus dipantau lebih cermat.”
“Serangan pertama yang dilaporkan secara publik menggunakan alat NFC sah yang dimodifikasi terjadi pada akhir tahun 2023. Serangan tersebut terutama terdeteksi di Eropa. Kemudian pengguna dari Rusia dan wilayah lain menghadapi serangan malware seluler serupa. Kemudian diketahui bahwa penyerang mengemas malware relay NFC ke dalam penawaran malware-as-a-service (MaaS), yang berpotensi menyederhanakan akses ke alat berbahaya bagi penyerang lain. Kampanye relay NFC menunjukkan bagaimana pelaku ancaman beradaptasi dan menggunakan kembali metode baru untuk mencuri dana pengguna,” tambah Dmitry Kalinin, pakar keamanan siber di Kaspersky.














