ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Agoda: Wisatawan Indonesia Paling Terpengaruh Medsos dan Promo di Asia

Fauzi
6 November 2026 | 15:46
rubrik: Digital
Agoda: Wisatawan Indonesia Paling Terpengaruh Medsos dan Promo di Asia

Image: Agoda

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id – Platform perjalanan digital, Agoda, baru-baru ini merilis laporan 2027 Asia Travel Pulse. Dalam laporan ini terungkap bahwa wisatawan Indonesia merupakan yang paling terpengaruh media sosial dan paling berorientasi pada penawaran menarik di Asia.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa media sosial memengaruhi 73% keputusan perjalanan wisatawan Indonesia, sementara 17% responden mengatakan bahwa penawaran harga yang menarik saja sudah cukup untuk menentukan pilihan perjalanan mereka, persentase tertinggi di Asia.

Laporan Agoda ini juga menunjukkan kembali meningkatnya minat terhadap perjalanan internasional, seiring dengan pesatnya pemanfaatan AI dalam perencanaan perjalanan dan meningkatnya minat terhadap pengalaman wisata yang sesuai dengan kegemaran masing-masing, mulai dari kuliner dan budaya hingga acara dan aktivitas luar ruang.

Berdasarkan riset terhadap lebih dari 3.300 wisatawan dari 11 pasar di Asia, laporan 2027 Agoda Asia Travel Pulse juga mengungkapkan bahwa wisatawan kini semakin cermat dalam mengatur anggaran perjalanan. Banyak di antaranya berencana melakukan perjalanan lebih sedikit, tetapi dengan durasi lebih panjang, sambil tetap mengutamakan harga yang sepadan dengan manfaat serta kemudahan di setiap tahap perjalanan.

Gede Gunawan, Senior Country Director Indonesia di Agoda, mengatakan “Bagi wisatawan Indonesia, perjalanan sering kali dimulai dari media sosial. Sebuah video atau unggahan dari teman dapat memantik ide untuk berwisata, dan menemukan penawaran terbaik yang mewujudkan ide tersebut. Di Agoda, kami menawarkan kemudahan untuk mengubah inspirasi tersebut menjadi pengalaman perjalanan yang terjangkau, melalui berbagai penawaran menarik untuk akomodasi, penerbangan, dan aktivitas.”

Berikut empat tren utama yang mewarnai perjalanan wisata di Asia dan Indonesia pada 2027:

1.Wisatawan Indonesia Paling Terpengaruh Media Sosial dan Berorientasi pada Promo di Asia
Wisatawan Indonesia tercatat sebagai kelompok yang paling terinspirasi oleh media sosial sekaligus paling mengutamakan nilai penawaran di Asia. Sebanyak 73% responden mengatakan media sosial memengaruhi pilihan perjalanan mereka. Angka ini merupakan yang tertinggi di kawasan dan jauh melampaui rata-rata Asia sebesar 47%. Temuan ini menunjukkan bahwa platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube tidak hanya menjadi sumber inspirasi, tetapi juga turut memengaruhi keputusan mengenai destinasi yang dikunjungi, aktivitas yang dilakukan, tempat menginap, hingga cara mencapai tujuan.

BACA JUGA:  LinkAja Resmi Layani Pembayaran LRT Jakarta

Selain itu, wisatawan Indonesia juga menjadi yang paling mempertimbangkan promo. Penawaran dan promosi masuk dalam tiga pertimbangan utama untuk perjalanan pada 2027, setelah destinasi dan akomodasi. Bahkan, 17% responden mengatakan bahwa penawaran menarik saja sudah cukup untuk menentukan perjalanan mereka. Angka ini merupakan yang tertinggi di kawasan, dibandingkan rata-rata Asia sebesar 8%. Temuan tersebut menegaskan bahwa harga dan nilai yang ditawarkan berperan penting dalam mendorong wisatawan merealisasikan rencana perjalanan menjadi pemesanan.

2.Harga Menjadi Pertimbangan Utama dalam Merencanakan Perjalanan 2027
Bagi wisatawan Indonesia, harga bukan sekadar salah satu faktor pertimbangan, melainkan menjadi prioritas utama. Sebanyak 47% responden menempatkan harga sebagai pertimbangan terpenting saat memilih akomodasi, mengungguli lokasi dan ulasan. Angka ini merupakan yang tertinggi di Asia, di atas rata-rata regional sebesar 32%.

Sensitivitas terhadap harga juga terlihat dalam preferensi program loyalitas. Sebanyak 57% responden memilih diskon eksklusif bagi member sebagai manfaat yang paling penting, lebih tinggi dibandingkan manfaat lainnya seperti peningkatan kelas kamar (room upgrade) dan pembatalan gratis. Angka tersebut melampaui rata-rata Asia sebesar 50% dan menempati posisi ketiga tertinggi di kawasan, setelah Thailand (66%) dan Jepang (59%).

Temuan ini menunjukkan bahwa wisatawan Indonesia lebih menghargai penghematan secara langsung dibandingkan keuntungan yang berkaitan dengan status keanggotaan. Dengan demikian, diskon eksklusif menjadi salah satu cara penting untuk mendorong pemesanan akomodasi sekaligus meningkatkan kemungkinan wisatawan melakukan pemesanan ulang.

3.Wisatawan Indonesia Menyukai Kemudahan dan Perencanaan Perjalanan Terpadu
Wisatawan Indonesia juga menunjukkan preferensi tertinggi di Asia terhadap kemudahan dan perencanaan perjalanan dalam satu platform. Sebanyak 42% responden lebih memilih memesan penerbangan dan hotel melalui platform yang sama, menempatkan Indonesia di posisi pertama di Asia, dibandingkan rata-rata regional sebesar 27%.

BACA JUGA:  Telkomsel Rilis Paket RoaMAX Haji, Sebegini Kuota yang Ditawarkan

Selain itu, 24% responden memilih mencari hotel terlebih dahulu sebelum menyusun rencana perjalanan lainnya. Angka ini merupakan yang tertinggi bersama Thailand dan di atas rata-rata Asia sebesar 14%.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa akomodasi dapat menjadi titik awal dalam menyusun keseluruhan rencana perjalanan. Karena itu, pengalaman pemesanan dalam satu platform yang menggabungkan penerbangan dan hotel menjadi faktor penting untuk memberikan kemudahan dan menyederhanakan proses perencanaan perjalanan.

4.Akomodasi Terjangkau Menjadi Strategi Cerdas dalam Berwisata
Harga akomodasi menjadi salah satu perhatian utama wisatawan Indonesia. Sebanyak 61% responden berencana menganggarkan US$50 (sekitar Rp907.000) atau kurang per malam untuk akomodasi, yaitu rentang harga terendah dalam survei. Angka ini merupakan yang tertinggi kedua di Asia setelah Filipina (69%) dan jauh melampaui rata-rata Asia sebesar 33%.

Temuan ini mencerminkan strategi wisatawan Indonesia dalam menjaga biaya akomodasi tetap terjangkau agar anggaran dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain selama perjalanan atau memungkinkan mereka bepergian lebih sering. Tren perjalanan hemat juga terus meningkat, dengan persentase wisatawan yang memilih kategori anggaran tersebut naik dari 30% menjadi 36% dibandingkan survei 2026. Semakin banyak wisatawan yang memilih anggaran akomodasi US$50 atau kurang untuk perjalanan pada 2027.

Tags: AgodaAIGenerative AIPlatform Perjalanan DigitalWisatawan Indonesia
Previous Post

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

Next Post

TOP Digital: Bethsaida Healthcare Andalkan AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

Busthomi
6 November 2026 | 15:56

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

Mi’roji
6 November 2026 | 13:59

TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

Agus Haryanto
6 November 2026 | 11:21

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

Albarsah
5 November 2026 | 16:16

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Ekosistem Bisnis, Linknet Berkolaborasi dengan Mitra Bukalapak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP DIGITAL: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: Bethsaida Healthcare Andalkan AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto