Jakarta,Itech- Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengapresiasi kegiatan “Top IT & Telco 2017” dengan mengangkat tema “Digital Business Transformation for Great Indonesia” yang diadakan Majalah Itech yang juga mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dan beberapa asosiasi di bidang TI Telco Teknologi Informasi dan Komunikasi. Ajang pengharaan ini, diharakan bisa makin mendorong akselerasi implementasi dan penggunaan TIK, baik di kalagan dunia usaha, institusi kepemerintahan, serta instansi lainnya, sehingga akan berimplikasi luas bagi upaya peningkatan daya saing pembangunan nasional di kancah global.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai salah satu sumber daya bagi organisasi atau perusahaan, kian memiliki peran strategis dalam upaya mendorong kinerja pelayanan, dan daya saing nasional. Pentingnya penggunaan TIK, tidak hanya dunia usaha atau institusi bisnis, namun juga organisasi atau instansi lain untuk kinerja yang lebih baik. Apalagi di era konvergensi digital technology, yang telah memberikan pengaruh besar dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi kini sudah menjadi keniscayaan yang tak bisa dihindarkan. Melalui pengembangan dan penggunaan alat atau aplikasi berbasis TIK, semua tugas dan pekerjaan bisa diselesaikan lebih efisien dan cepat. Sebetulnya yang selalu kami khawatirkan di era sekarang ini adalah disruption. Disruptive technology bahkan lebih luas lagi adalah disruptive inovation. Teknologi dan inovation yang bukan semata-mata membawa radical changes, jadi banyak hal yang harus kita lakukan karena disruptive technology di satu sisi adalah opportunity tapi disisi lain juga bisa memporakporandakan kemapanan yang sudah ada, bukan hanya konteks teknologi tapi juga dalam konteks social behavior dalam konteks perilaku sosial dan bisnis. Fenomena yang terjadi di layanan transportasi on line menjadi contoh nyata betapa teknologi telah mendisrupsi kemapanan. Karena itu, pelaku usaha harus selalu jeli menyikapi perubahan ini, satunya selalu inovatif dalam implementasi teknologi informasi di institusi atau perusahaannya. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan diharapkan bisa mendorong para pemenang untuk terus berinovasi,” ungkap Mensesneg Pratikno, saat memberikan sambutannya pada acara penganugerahan pemenang “Top IT & Telco 2017” (3/10) yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta.

Mensesneg Pratikno berharap agar masyarakat bisa cepat mengantisipasi perubahan, bisa cepat mengejar ketertinggalan mulai dari yang sederhana untuk mendukung digitalisasi di Indonesia agar lebih berkembang yang berdampak positif bagi perekonomian, usaha maupun layanan publik yang lebih berkualitas dan efektif. Selain pemberian penghargaan, dalam acara ini juga diadakan seminar dengan mnghadirkan beberapa pembicara dari praktisi binsis, pemimpin lembaga dan institusi keperintahan yang telah menerapkan teknologi informasi secara efektif untuk berbagi pengalaman atas keberhasilannya.
Dalam kesempatan itu, Mensesneg Pratikno juga meraih penghargaan dalam kategori Top IT Implementation on intstitutions 2017. Penghargaan ini diberikan karena Kemensetneg dianggap telah berhasil dalam menerapkan konsep smart office dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang bertujuan mengelola menejemen yang berkualitas dan efisien. Apresiasi diterima langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno di ruang Raflesia, Balai Kartini, Jakarta.
Sementara itu, M. Lutfi Handayani, MM,MBA, Ketua Penyelengara TOP IT & TELCO 2017 yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Itech mengatakan, kegiatan TOP IT & TELCO 2017 yang tahun ini merupakan ajang penghargaan yang ke-4 kalinya. Kegiatan ini antara lain bertujuan mendorong kalangan bisnis, institusi pemerintah, BUMN dan lembaga lain, agar senantiasa peka dalam menyikapi tren perkembangan IT & TELCO dengan melakukan up dating (pemutakhiran). Bahkan bisa lebih kreatif dalam mengembangkan inovasi dan solusi IT & TELCO di setiap instansi untuk kemajuan perusahaan atau instansi yang tentunya akan berdampak luas bagi masyarakat, sekaligus bisa meningkatkan daya saing pembangunan nasional.
Dari proses dan hasil wawancara penjurian, Dewan Juri menetapkan ada 53 perusahaan dan 25 instansi pemerintahan yang mendapatkan penghargaan Top IT Telco 2017. Kriteria utama dalam menentukan pemenang adalah, perusahaan atau instansi pemerintahan, yang dinilai berhasil dalam hal implementasi TI dan Telco di perusahaannya, serta mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan layanannya. Penghargaan diberikan per sektor bisnis, mengingat kompleksitas masing-masing sektor usaha, adalah berbeda-beda.
Sektor bisnis yang dikompetisikan adalah setor usaha Bank, BPD, Multifinance, Asuransi, E-Commerce, IT & Telekomunikasi, Energi Pertambangan, Pelabuhan dan Bandar Udara, Infrastruktur, Transportasi, Agro industri, PDAM, dan Hospitality. Sedangkan kategori untuk instansi pemerintahan terdiri dari Kementerian, Lembaga/ Badan, Pemerintahan Provinsi, Pemerintahan Kota, dan Pemerintahan Kabupaten.
Dalam proses ini, Dewan Juri juga menetapkan kategori khusus, yaitu implementasi TI yang terkait dengan aspek lingkungan atau yang kita kenal dengan Go Green, kegiatan CSR perusahaan yang terkait dengan pengembangan IT di masyarakat, dan serta Implementasi IT yang mendorong penggunaan Open Source, serta IT yang memiliki dampaknasional.
Selain itu, Dewan Juri juga menetapkan penghargaan untuk Top Leader in IT Leadership 2017. Penghargaan ini diberikan kepada CEO perusahaan dan pimpinan instansi pemerintahan, yang memiliki komitmen dan dukungan yang tinggi terhadap keberhasilan implementasi sistem IT di dalam perusahaan atau instansinya. Penilaian ini didasarkan pada pemahaman, bahwa akan sangat sulit untuk mengimplementasikan dan memanfaatkan sistem IT di perusahaan dan instansi pemerintahan, tanpa dukungan dan komitmen dari Top manajemen.
Menteri Sekretaris Negara, Menteri Pertanian, Kepala BASARNAS, Gubernur Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta beberapa Walikota, dan Bupati, menerima penghargaan Top Leader in IT Leadership 2017 bidang instansi pemerintahan. Sedangkan beberapa CEO perusahaan besar, juga memperoleh penghargaan Top Leader in IT Leadership 2017 bidang korporasi. (AC-Red)














