Jakarta, Itech- Aplikasi berbasis teknologi buatan anak bangsa, Go-Jek itu, semakin menancapkan kukunya. Go-Food menjadi aplikasi pengiriman makanan nomor dua terbesar di dunia, hanya kalah dari aplikasi serupa di Cina. Tentu tidak fair membandingkan dengan Cina karena jumlah penduduk mereka empat kali lipat dari Indonesia.
“Orang Indonesia ternyata suka makan. Terbukti growth alias pertumbuhan mitra Go-Food sekarang sudah mencapai 125 ribu, sebanyak 70-80 persennya merupakan UMKM. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60-65 persennya merupakan mitra kami di luar wilayah Jabodetabek,” kata Chaterine Hindra Sutjahyo, Chief Commercial Expansion Go-Jek, di Jakarta, Jumat siang (23/2/2018).
Ditambahkan, Go-Food membantu UMKM khususnya di bidang kuliner dalam meningkatkan nilai bisnisnya dengan membuka akses pasar yang lebih luas, tanpa perlu memiliki armada pesan-antar sendiri. Seperti diungkapkan Nani, pemilik merek “Pisang Goreng Madu Bu Nanik” dan Karina Pribandita dari “Eatlah”.
“Tadinya sehari Cuma ada dua pembeli. Setelah ikut bergabung dengan Go-Food, sehari bisa sampai 150-160 yang antre beli. Warung saya sampai dibilang yang ada ‘Lalet Ijo’,” tutur Nani. “Kami cukup terbantu dengan adanya Go-Food ini karena dari awal restoran di Pantai Indah Kapuk nan jauh di Jakarta, kami bisa mengembangkan diri hingga punya 11 cabang, satu di antaranya di Bandung,” tutur Karina.
Fadjar Hutomo, Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), menyatakan bahwa dari 16 jenis bisnis kreatif yang dijalankan Bekraf, sebanyak 43 persen berasal dari industri makanan. “Kurang lebih jumlahnya mencapai Rp 922 triliun. Jumlah yang sangat besar. Entitas bisnis ini yang kelak memajukan Indonesia,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Go-Food akan memilih merchant terbaik berdasar total penjualan selama setahun, malam ini. Ada beberapa kategori lain yang juga dilombakan, dan siapa pemenangnya akan diumumkan malam ini. “Bukan hadiah apa yang akan mereka terima, tetapi lebih kepada kebanggaan kami bahwa kami semua bisa menjadi satu keluarga besar,” ujar Chaterine. (esth)














