Jakarta, Itech – Aplikasi Waze telah menjadi sahabat sehari-hari para pengguna mobil dan motor melibas jalanan ibu kota. Waze sukses memberikan alternatif rute perjalanan kepada pengguna dan menjadikannya aplikasi wajib yang harus ada di smartphone.
Waze adalah salah satu aplikasi navigasi besutan Google, yang cukup banyak digunakan dan menggunakan konsep crowdsourcing. Para pengguna Waze bisa saling berbagi info lalu lintas lebih aktual.
Baru-baru ini, Waze meluncurkan update terbarunya Waze versi 4.35 yang membuat fitur expected to arrive (ETA) lebih akurat dan informatif. Update terbaru itu juga membuat tampilan fitur ETA lebih enak dilihat dan nyaman dibaca.
Fitur itu akan menunjukan perkiraan waktu tiba ke lokasi tujuan dan memudahkan pengguna mengatur jadwal bepergian. Misal, fitur itu akan memberikan saran kapan waktu yang tepat untuk berangkat sehingga bisa tiba tepat waktu.
Fitur itu juga akan mengetahui pengguna jika waktu keberangkatan telah tiba. Waze juga memberikan beberapa jalan alternatif untuk memotong jalan sehingga bisa memangkas waktu perjalanan. Sayangnya, estimasi yang dimunculkan sering keliru dan menyebabkan pengguna justru lebih lama sampai di lokasi tujuan.
Waze versi pembaruan 4.35 telah tersedia di Google Play Store bagi pengguna Android dan App Store bagi pengguna iOS seperti dikutip UberGizmo.
Rute Motor
Selama ini aplikasi Waze kurang ramah untuk pengendara sepeda motor karena GPS Waze kerap menyesatkan pengendara motor. Misal, Waze melewatkan pengendara motor melalui jalan tol. Padahal kendaraan roda dua tidak dapat melewati jalan tersebut.
Karena itu, Waze meluncurkan update terbarunya untuk mengakomodir perjalanan pengendara motor. Dengan rute terbarunya, perjalanan sepeda motor dapat ditempuh dengan cepat dan tepat.
Selama ini banyak pihak yang menganggap aplikasi peta dan navigasi untuk pengendara mobil.
Waze juga menambahkan fitur pembaharuan secara real time yang memungkinkan rute perjalanan lebih optimal.
Cara kerjanya, Anda harus terlebih dahulu masuk ke dalam menu pengaturan (Settings) dan tekan opsi kendaraan serta pilih opsi sepeda motor.
Waze juga menambah fitur lain perintah suara dan fitur khusus untuk kendaraan dengan jumlah penumpang banyak (high occupancy vehicle/HOV).
Namun, fitur perintah suara hanya dapat mendeteksi penggunaan bahasa Inggris.
Fitur perintah suara dan HOV itu baru bisa digunakan di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, Afrika Selatan, Irlandia, dan Selandia Baru.
Sekedar informasi, aplikasi peta dan navigasi seperti Google Maps juga belum menyediakan fitur perjalanan untuk kendaraan roda dua.
Padahal, di Jakarta sendiri ada beberapa jalur yang tidak bisa dilalui sepeda motor. Tentunya, fitur terbaru Waze itu sangat tepat untuk orang Indonesia Indonesia.
Waze juga telah menambahkan fitur navigasi bagi pengemudi taksi sebagai bentuk dukungan untuk memberikan informasi jalur yang tidak dapat dilewati oleh pengemudi mobil pribadi.
Waze juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk menyediakan fitur ganjil-genap, untuk melihat rute yang dapat dilalui pengendara mobil saat melewati jalur yang menerapkan pembatasan lalu lintas dengan aturan plat ganjil-genap.














