ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Jumain Appe : Kembangkan Jiwa Entrepreneurship Petani Kampar

Ahmad Churi
16 May 2018 | 00:24
rubrik: E-Gov
Jumain Appe : Kembangkan Jiwa Entrepreneurship Petani Kampar
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech- Dalam rangkaian  Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) Ke-23 yang dipusatkan di Riau pada Agustus mendatang, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar  kegiatan Bakti Teknologi Untuk Negeri yakni penanaman padi perdana, varietas inpari Sidenuk di desa Pulau Tinggi, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Selasa (15/5).

Hadir dalam  kegiatan Bakti Teknologi Untuk Negeri tersebut, antara lain Dirjen Penguatan Inovasi  Kemenristekdikti Jumain Appe, Direktur Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT), Retno Sumekar yang juga Koordinator Bakti Teknologi Untuk Negeri, perwakilan dari  Plt. Gubernur Riau,  Bupati  Kampar,  Deputi Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan)   Bidang Sains dan Aplikasi Teknologi Nuklir, Hendig Winarno.

Adapun, penakaran benih padi dengan metode program IPAT BO (Intesifikasi Padi Aerob Terkendali-Berbasis Organik) ini  menggunakan lahan seluas 5 hektare. Diketahui, hasil dari teknologi IPAT BO  diklaim mampu mengurangi penggunaan air, mengurangi pemakaian pupuk anorganik, serta menghemat bibit. Selain itu, IPAT BO juga mampu menaikkan produktivitas lahan sampai dua kali lipat.

Dirjen Penguatan Inovasi  Kemenristekdikti Jumain Appe mengatakan penanaman padi sidenuk selain untuk menambah keragaman jenis benih padi di provinsi Riau juga untuk mendorong bertambahnya minat petani sebagai penangkar di daerah khsusunya  di Kabupaten Kampar, sebab baru ada sekitar 4 orang penangkar padi sawah yang masih aktif.  Hal ini menadakan bahwa  sektor pertanian adalah sektor yang makin tidak menarik bagi siapa pun di hampir pelosok negeri.

“Dengan bantuan teknologi IPAT BO, potensi produktivitas padi varietas Inpari Sidenuk rata-rata per hektar bisa mencapai 9-11  ton dengan waktu tanam hanya 3 bulan. Karenanya, berkat teknologi ini, selain  menjadi solusi untuk penuhi kebutuhan pangan tapi juga kesejahteraan petani pun akan semakin meningkat,” katanya.

BACA JUGA:  Beras Sagu Hasil Rekayasa Teknologi BPPT dijual Online

Lebih lanjut dikatakan Jumain,  Kemenristekdikti akan terus  menumbuhkembangan inovasi di pelbagai daerah di Indonesia. Menjadikan inovasi sebagai salah satu alat untuk mendorong  nilai tambah produktivitas tanaman padi,  meningkatkan kesejahteraan petani dan membuat petani menjadi mandiri melalui impementasi teknologi benih dan system penanaman padi yang efektif dan efisien.

“Sesuai dengan amanat  Presiden Jokowi, bahwa kita harus mampu mengembangkan sendiri seperti  kreatifitas dan berinovasi serta  memiliki jiwa wirausaha  atau entrepreneur . Petani harus didorong terus dari segi wawasan keilmuan dan teknologi karena dunia semakin berkembang, seperti misalnya hasil panen tidak hanya menjadi konsumsi semata namun juga bisa dijual secara online  dalam bentuk  kemasan beras yang siap edar, ”tegas Jumain.

Hal senada disampaikan Hendig Winarno,  Deputi Kepala  BATAN yang  menyebut, varietas Inpari Sidenuk  sudah di tanam  secara massif  di 24 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan hasil yang cukup menggembirakan. Saat ini, pihaknya juga terus mengembangkan varietas yang lebih unggul. sehingga mampu mengatasi tantangan ketahanan pangan.  Tercatat, Batan  telah menghasilkan 22 varietas padi yang sudah dikembangkan sejak 1982 hingga 2014.

Hendig melanjutkan, dalam mendukung swasembada pangan, Batan tidak hanya mengembangkan bibit unggul tanaman pangan, tetapi juga telah berhasil mendapatkan fomula biofertilizer yang bermanfaat bagi penyuburan tanah. “Kami berharap hilirisas hasil  litbang iptek nuklir dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dengan harapan mampu meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap pemanfaatan iptek nuklir,” katanya

Sementara itu, Yudi Suryata, perwakilan dari PP Kerja selaku produsen/penagkar benih mengatakan,  teknologi ini ditemukan oleh Prof. Dr. Tualar Simarmata salah satu dosen Universitas Padjadjaran (Unpad). Metode ini dikembangkan sebagai satu solusi karena adanya permasalahan di lingkungan petani, yang cenderung menanam padi dengan kebutuhan air cukup tinggi.  “Prof Tualar merancang satu metode penanaman dengan  teknologi hemat air, hemat pupuk anorganik, serta hemat benih. Teknologi ini menitikberatkan pada manajemen kekuatan biologis tanah, tata air, manajemen tanaman dan pemupukan berbasis organik secara terpadu,” papar Yadi.

BACA JUGA:  Program Kominfo Bagikan "Set Top Box" Buatan Indonesia Diapresiasi Kemenperin

Ditempat yang sama, Bupati Kampar yang diwakili staf ahli bidang ekonomi dan pembangunan, Aliman Makmur menyampaikan, bahwa potensi pertanian khususnya persawahan di Kabupaten Kampar sangat besar, namun membutuhkan  inovasi teknologi  serta dukungan peralatan pertanian yang  modern.  Saat ini, Kabupaten Kampar memiliki lahan persawahan seluas 5149  hektare lebih dengan produksi rata-rata 5-6 ton perhektar.

“Mudah-mudahan, dengan Varietas Sidenuk ini  dapat meningkatkan hasil produktifitas petani serta memberikan nilai tambah yang sejalan dengan visi Kabupaten Kampar yakni  pengembangan 3I (Infrastruktur, Investasi dan Industri) . Selain dapat membantu peningkatan kesejahteraan  petani, juga dapat  mewujudkan swasembada pangan tahun 2019 sesuai harapan Bupati Kampar Aziz Zaenal, ujarnya. (red/JU)

 

Tags: bppt
Previous Post

BI Perpanjang Batas Saldo Uang Elektronik Jadi Rp2 Juta

Next Post

Gantikan YM Messenger, Yahoo Bikin Fitur Obrolan Grup Squirrel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

Busthomi
28 October 2026 | 13:32

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Top Digital: Inovasi Digital PGE Selain Percepat Proses Bisnis Hasilkan Efisiensi Puluhan Miliar Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Luncurkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto