ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Kebocoran Data Cloud Timbulkan Kerugian US 1,2 Juta

Ahmad Churi
31 May 2018 | 10:17
rubrik: Digital, Research
Nutanix Clusters Hadir di Microsoft Azure Mengusung "Seamless Hybrid"

Nutanix Clusters Hadir di Microsoft Azure Mengusung "Seamless Hybrid"

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,Itech- Penelitian Kaspersky Labs menunjukkan kebocoran data yang tersimpan di cloud merugikan perusahaan lebih dari $1,2 juta. Selain itu, juga menghambat transformasi digital di kalangan pelaku usaha karena khawatir akan dampak dan meningkatnya biaya yang terjadi akibat kebocoran terkait “data on the go” ini.

Dari hasil penelitian terbaru dari Kaspersky Lab, menjaga data di cloud terus menimbulkan tantangan baru untuk perusahaan. Hal ini juga menjadi kendala dalam upaya mengembangkan transformasi digital dengan keamanan yang baik. Keadaan ekonomi keamanan TI perusahaan di tahun 2018 mencerminkan dampak pergeseran keamanan siber di kalangan dunia bisnis.

Dalam 12 bulan terakhir, konsekuensi kebocoran data mengakibatkan kerugian lebih besar dan semakin merusak. Bisnis menghadapi realitas yang mengganggu: untuk UKM, kerugian akibat kebocoran data mencapai $120.000 pada tahun 2018, 37% lebih tinggi dibandingkan tahun 2017 ($ 88.000). Untuk perusahaan berkelas enterprise, meningkat 24% dengan dampak kerugian dari kebocoran data mencapai hingga $ 1,23 juta.

Mengantisipasi hal itu, perusahaan kini mulai banyak yang memprioritaskan anggaran pada keamanan TI. Pada tahun 2018, perusahaan berskala enterprise mengalokasikan hingga 26% dari anggaran TI mereka untuk keamanan siber dan mendefinisikan ulang peran strategis perlindungan data perusahaan. Salah satu alasan utama dibalik penambahan anggaran untuk keamanan TI adalah semakin kompleksnya infrastruktur TI seiring makin banyak perusahaan mengadopsi platform cloud. Selain itu juga untuk mendorong peningkatan kemampuan para spesialis keamanan.

“Untuk meningkatkan efisiensi, perusahaan banyak menggunakan cloud dan mobilitas bisnis. Dengan ancaman keamanan siber yang makin tinggi, masalah ini juga kian mendapat perhatian prioritas utama dalam bisnis untuk perusahan dari berbagai skala. Mereka menambahkan anggaran pada keamanan TI dan berharap hasil yang sepadan dari investasi keamanan TI, karena taruhannya kini semakin tinggi,”ungkap Maxim Frolov, Wakil Presiden Global Sales di Kaspersky Lab, dalam rilisnya (30/5), di Jakarta.

BACA JUGA:  Riset: Setengah Contact Centre di Asia Pasifik Akan Adopsi Voice AI di 2023

Dijelaskan, peningkatan kerugian menjadi perhatian bagi perusahaan di tengah-tengah gelombang transformasi digital yang sedang berlangsung, di mana infrastruktur cloud terus berkembang dengan 45% perusahaan kelas enterprise dan 33% UKM yang telah dan berencana mengembangkan hybrid cloud dalam 12 bulan ke depan. Namun, peningkatan pemakaian ‘data on the go” ini menghadirkan masalah keamanan baru. Dua dari tiga insiden keamanan dunia maya yang paling merugikan bagi UKM terbukti memiliki keterkaitan dengan cloud, di mana hosting infrastuktur TI pihak ketiga mengalami kegagalan sehingga menimbulkan kerugian dengan rata-ata $179.000. Untuk perusahaan kelas enterprise, perlindungan data tetap menjadi prioritas utama, sementara kebocoran data akibat serangan tertartget mengakibatkan kerugian hingga $1,64 juta. Sedangkan insiden yang melibatkan infrastruktur TI dari pihak ketiga menimbulkan kerugian rata-rata sebesar $1,47 juta.

Dengan meningkatnya ancaman kerugian ini, para pelakun usaha mulai menambah anggaran keamanan TI di tahun 2018. Perusahaan kelas enterprise mengalokasikan sepertiga dari anggaran TI ($8.9 juta) untuk keamanan siber. Menariknya lagi, meskipun seringkali dikenal sebagai pembelanja terendah pada keamanan TI, perusahaan sangat kecil menambahkan anggarannya dari US$2,400 menjadi US$3,900 selama 12 bulan terakhir. (Red-AC)

Tags: Cloud Computing
Previous Post

Strategi Pemasaran dan Kekuatan IT Jadi Kunci Sukses tiket.com di Indonesia

Next Post

Bank OCBC NISP Lakukan Transformasi Digital Dengan Mengadopsi Microsoft Office 365

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto