ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Paytren Optimistis Bidik Rp30 Triliun

Ahmad Churi
4 June 2018 | 09:18
rubrik: Digital, Fintech
Paytren Optimistis Bidik Rp30 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter

Tangerang,Itech- Setelah resmi mengantongi izin dari Bank Indonesia (BI) pada 22 Mei 2018, PT Veritra Sentosa Internasional (Paytren) kembali me-launching Paytren. Produk layanan e-money besutan Kyai H. Yusuf Mansur ini optimistis bisa mengelola dana hingga Rp30 Triliun per bulan.

Sempat dibekukan Oktober 2017 oleh Bank Indonesia karena masalah perizinan, setelah berhasil memperbarui berbagai aspek kelayakan bisnis, sistem informasi, manajemen risiko sesuai dengan peraturan BI mengenai uang elektronik, PT Veritra Sentosa Internasional akhirnya berhasil mengantongi kembali izin untuk layana e-money-Paytren pada 22 Mei 2018. Bank Indonesia resmi mengeluarkan izin dengan nomor 20/307/DKSP/Srt/B perihal persetujuan izin sebagai penerbit uang elektronik server based. Peluncuran kembali Paytren akhir pada (1/6), dilakukan di lingkungan Pesantren Tahfidz Daarul Quran, Tangerang berlangsung lebih semarak yang dihadiri para pejabat penting.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang luar biasa dari semuanya. Teman, sahabat dan juga para senior yang menyempatkan hadir di acara ini. Mudahkan-mudahan di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, menjadi pertanda baik untuk Paytren ke depan. Saya optimistis prospek e-money ini akan cepat berkembang,” ungkap Founder dan Owner Paytren, Ustad Yusuf Mansur.

Beberapa pejabat yang ikut memeriahkan acara peluncuran uang elektronik ini, di antaranya Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Desa dan PDTT Eko Putro Sandjojo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharam. Selain itu juga dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, serta beberapa pejabat lain. Acara ini juga dihadiri komunitas dari lintas agama, hingga artis Syahrini yang juga ikut bicara saat jumpa pers.

BACA JUGA:  ICS Compute Raih Kompetensi DevOps dari Amazon Web Services

Menurut Ustad Yusuf Mansur, dengan pertumbuhan dan tren penggunaan e-money di kalangan masyarakat yang semakin tinggi, pihaknya optimistis Paytren akan cepat berkembang pesat. Perusahaan teknologi finansial atau fintech yang sudah mengajukan izin sejak 2014, memiliki hampir 2,2 juta mitra yang tersebar di dalam negeri, bahkan juga di 35 negara lain. Dengan layanan e-money ini, pengguna dapat melakukan banyak transaksi, seperti membayar pulsa telepon, pembayaran rekening listrik, belanja dan transaksi lainya. Bahkan, pengguna layanan ini di luar negeri, Malaysia dan Hong Kong bisa membeli pulsa lewat Paytren serta bisa mengirim uang ke kampung halamannya.

“Setelah resmi mengantongi izin ini, kami optimitis bisa mengumpulkan 10 juta pengguna dengan memasang target dana yang dikelola mencapai Rp 30 triliun per bulan. Kalau sampai berhasil mengumpulkan 60 juta orang di Paytren, kita bisa kelola sampai Rp120 triliun,” ujar Yusuf Mansur.

Dari usaha ini, dia berambisi bisa membeli saham bank lagi dan unicorn (sebutan untuk perusahaan startup yang nilainya di atas US$1 miliar). Tekad itu karena dengan beroperasinya Paytren telah membuka jalan untuk pengumpulan dana dari masyarakat (crowdfunding). Dari sistem inilah Paytren, kata Yusuf Mansur, punya potensi bisa mengumpulkan dan mengelola dana hinga Rp30 triliun sebulan.

“Dengan model pengumpulan dana gotong royong, peluang untuk membeli bank lagi dan unicorn, bukan hal mustahil. Bulan lalu kami sudah membeli saham bank BRI Syariah, dan ini akan bisa berlanjut ke bank lain. Insya Allah, kami siap beli-beli (startup) unicorn. Kami juga siap membeli 15 bank dalam kurang dari tiga tahun ke depan,” katanya.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam sambutananya mengatakan, layanan uang elektronik Paytren dapat menjadi sarana percepatan inklusi keuangan di Indonesia. “Inklusi keuangan di Indonesia tahun 2014 hanya 36% atau 96 juta orang. Pada tahun 2017 sudah meningkat menjadi 130 juta jiwa, tapi itu jumlah itu belum mencakup setengah dari penduduk Indonesia. Artinya ini bisa menjadi peluang dan sarana untuk membantu dalam meningkatkan tingkat inkulusi keuangan di kalangan masyarakat seiring meningkatnya penetrasi penggunaan smart phone yang juga makin tinggi,” ujarnya.

BACA JUGA:  DANA Luncurkan "Home Shopping"

Ditambahkan dengan target inklusi keuangan yang mencapi 75% di tahun 2019 mendatang, pihanya juga terus mempersiapkan dari segi dukungan infrastruktur. Namun, diakui untuk mencapai target tersebut, perlu dukungan dari elemen lain, seperti pengembangan layanan keuangan elektronik (fintech) seperti Paytren. “Dari sisi infrastruktur nggak masalah, karena jaringan ponsel dan 4G saat ini terus diperkuat. Nah, teknologi baru model Paytren ini tentu akan sangat membantu untuk mendorong penetrasi inklusi keuangan informal,” ujarnya. (red-AC)

Tags: Paytren
Previous Post

Spesifikasi Canggih, Xiaomi Mi 8 SE Dibanderol Rp3.9 Jutaan

Next Post

‘Bisnis Uber selesai’ di Turki, kata Erdogan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

Fauzi
17 October 2026 | 21:26

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solusi Pebisnis Cerdas, Paper.id Bantu UMKM Lebih Efisien dengan Digitalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren IoT, Ini Pentingnya Pengaturan Tepat Jaringan Wi-Fi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Schneider Electric Dorong Modernisasi Jaringan Listrik dan Transisi Teknologi Bebas SF₆

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto