Jakarta, Itech- Gedung Utama Pusat penerapan berbagai bidang teknologi berupa Science Techno Park (STP) Pangan di Pemkab Grobogan bakal segera dibangun. Hal tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Utama Techno Park Grobogan/ TBG oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni didampingi Soni Solistia Wirawan , Deputi Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) di Grobogan, Selasa (31/7).
Dalam sambutannya Bupati Grobogan menegaskan kembali komitmen Pemkab Grobogan untuk memajukan dan meningkatkan peran STP Grobogan dalam menggerakkan perekonomian daerah. Pasalnya, ekonomi akan tumbuh jika muncul pengusaha/ UMKM baru. ”Kami akan berupaya keras untuk meningkatkan pamor STP Grobogan di kancah nasional dengan menjadikan STP Grobogan sebagai rujukan pengembangan pangan lokal bagi daerah-daerah lain,” katanya.
Sementara Soni Solistia Wirawan mengatakan, selain menghasilkan pengusaha pemula berbasis teknologi atau PPBT, STP Grobogan juga bisa meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah sekitar. “STP Grobogan dapat dijadikan rujukan sekaligus dimanfaatkan oleh dunia usaha juga mendorong kualitas SDM serta perekonian masyarakat melalui inovasi produk pangan khususnya berbasis padi, jagung, kedelai dan ubikayu. Nah, dari keempat produk inilah yang kita konsentrasikan dan kita lakukan hilirisasi ,” kata Soni.
Dilanjutkan STP Grobogan berfungsi sebagai pusat penerapan dan pengembangan dan inovasi teknologi pangan , ekonomi kreatif dan jasa lainnya yang telah dikaji oleh BPPT dan lembaga peneliti lainnya. Selain itu, STP Grobogan sebagai tempat pelatihan, pemagangan , pusat desiminasi teknologi dan pusat advokasi bisnis ke masyarakat luas. “Jadi, BPPT melakukan pendampingan seperti membuat bisnis plan, pelatihan dsb dengan konsepnya memberikan ‘pancingan’ atau alat-alat produksinya dan Pemda membantu promosi dan sebagainya,”‘tambahnya
Terletak di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Grobogan merupakan sentra jagung dan kedelai bagi Jawa Tengah. STP Grobogan berlokasi di Desa Dapurno, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Grobogan mempunyai areal seluas 6,7 hektar dan dikelola oleh UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) di bawah koordinasi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Grobogan.
Di STP Grobogan, beberapa perguruan tinggi dan Lembaga Litbang khusunya USM Unika, dan UGM berkontribusi dengan inovasi baru yang sebagian sudah diterapkan pada indutsri pangan di Grobogan. Para peneliti/perekayasa dan dosen melakukan riset dan pengembangan teknologi produk pangan yang berbasis bahan baku lokal yang merupakan potensi hasil pertanian unggulan . (red/ju)














