Google sedang menyiapkan aplikasi kesehatan terbaru Google Coach yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI). Aplikasi itu dapat mengawasi dan memastikan kondisi fisik pengguna tetap prima.
Google Coach tak cuma merekam aktivitas dan data standar semacam pola jalan, pola tidur, serta denyut jantung. Lebih dari itu, aplikasi ini memanfaatkan data yang dimiliki Google tentang pengguna untuk merekomendasikan jenis dan rutinitas olahraga.
Jika pengguna melewatkan jadwal olahraga yang dipilih, Google Coach akan memberikan alternatif lain yang sesuai dengan karakter pengguna. Selain itu, Google Coach juga mencatat peningkatan performa olahraga pengguna dari waktu ke waktu.
Tak hanya olahraga, Google Coach juga membantu mengawasi asupan nutrisi dan merekomendasikan makanan yang pas dengan pengguna. Google Coach bahkan membantu pengguna mulai dari merancang pola makan selama sepekan, hingga membuat daftar belanja. Layanan Gmail dan Calendar diintegrasikan untuk selalu mengingatkan pengguna.
Dengan banyaknya hal yang diawasi Google Coach, pengguna bisa jadi bakal kebanjiran notifikasi. Untuk mengakali hal ini, Google Coach membuat notifikasi yang sifatnya rangkuman.
Tak ada lagi notifikasi semacam “ambil obat”, “perbanyak jalan”, “perbanyak minum”, dan sejenisnya. Google Coach bakal merangkum ketiga hal tersebut menjadi sebuah notifikasi utuh seperti dikutip AndrodiPolice.
Google juga berambisi membawa asisten kesehatannya ke produk-produk yang lebih luas semacam Android TV, Google Home, dan perangkat-perangkat terhubung masa depan.














