ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Raup Rp4.5 Triliun, Ini Kunci Kesuksesan Bisnis Game Fortnite

adam
16 October 2018 | 15:00
rubrik: Digital
Bermain Video Game Bisa Memberi Anda Pekerjaan Yang Lebih

Ilustrasi; Game Fortnite

Share on FacebookShare on Twitter

Versi mobile dari game ber-genre Battle Royale, “Fortnite”, baru dirilis di sistem operasi iOS pada 15 Maret 2018 lalu.

Dalam 200 hari pasca beroperasi, Fortnite Mobile dilaporkan telah meraup 300 juta dollar AS (Rp 4,5 triliun).

Setidaknya begitu yang diungkap perusahaan marketing intelligence, Sensor Tower. Angka ini lebih besar dari pendapatan game sohor lainnya, “Clash Royale”, yang meraup 228 juta dollar AS (Rp 3,4 triliun) dalam 200 hari pertamanya.

Lebih rinci, pemain Fortnite iOS secara kolektif di seluruh dunia menghabiskan rata-rata 1,5 juta dollar AS (Rp 22,7 miliar) per hari sejak pertama rilis. Nominal itu bertambah ketika Season 6 hadir pada 27 September lalu.

Pengguna semakin agresif menghamburkan duit di Fortnite, dengan rata-rata pengeluaran hariannya menjadi 2,5 juta dollar AS (Rp 37,9 miliar). Fortnite bisa dibilang mencanangkan model bisnis yang cukup taktis dan cerdas untuk meraup pemasukan.

Game-nya tersedia secara cuma-cuma, hingga pada satu poin tertentu pengguna dibuat seakan perlu mengumpulkan perkakas yang diistilahkan “Cosmetics”. Nah, Cosmetics ini berbayar atau biasanya disebut in-app purchase.

Paling besar dari Cosmetics Fortnite juga memiliki mode Player versus Enemy (PvE) yang dinamai “Save the World”. Mode ini diakses tak gratis, sehingga menjadi ceruk pemasukan lain bagi Fortnite.

Namun, menurut data Sensor Tower, pemasukan Fortnite mayoritas tetap dari penjualan Cosmetics seperti dikutip PhoneArena.

Perlu dicatat, transaksi di Fortnite menggunakan satuan sendiri yang disebut “V-Bucks”. Jika dikalkulasikan dalam mata uang nyata, 500 V-Bucks yang dipaketkan dengan 100 bonus tambahan bernilai 4,99 dollar AS (sekitar Rp 75.000).

Di platform Android, game Fortnite saat ini baru bisa diunduh dan dijalankan oleh segelintir perangkat.

BACA JUGA:  Rapid Test Buatan BPPT Diklaim Mampu Deteksi Corona 15 Menit

Berbeda dari versi iOS dari Fortnite yang didistribusikan lewat toko resmi Apple App Store, Fortnite Android disalurkan bukan dari Google Play Store, melainkan situs Epic Games sendiri selaku pemilik game tersebut.

Epic keberatan dengan potongan 30 persen yang dikenakan oleh Google terhadap pemasukan game di PlayStore karena dipandang terlalu besar. Namun, perusahaan ini tak keberatan membayar fee serupa di App Store.

 

Tags: fortnite
Previous Post

Microsoft Kucurkan Investasi ke Grab untuk Riset AI

Next Post

Strategi Huawei Rajai Teknologi AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sstt, Ini Varian Paket JITU 1 dari IndiHome

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Blibli Bangun Warehouse Baru di Marunda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • POCO X3 NFC Resmi Dirilis, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harganya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto