Apple memperkenalkan kartu kredit Apple Card yang menawarkan banyak keuntungan kepada pengguna seperti kartu kredit tanpa biaya, suku bunga yang rendah dan Daily Cash, yakni program cash back di setiap transaksi serta tidak ada batasan pembayaran.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman kartu kredit yang jauh lebih baik,” kata Tim Cook (CEO Apple) saat acara peluncuran yang berlangsung di Steve Jobs Theater, Cupertino, California, AS seperti dikutip The Verge.
Pengguna pun bisa mendapatkan kartu kredit Apple Card dengan cara mendaftar langsung di aplikasi Wallet yang ada di iPhone. Nantinya, pengguna akan mendapatkan kartu digital Apple Card untuk melakukan pembayaran digital yang mendukung Apple Pay.
Baca: Apa Saja Kejutan Hajatan Akbar Apple WWDC 2019 3-7 Juni?
“Lewat aplikasi ini, kita dapat melacak pembelian yang telah dilakukan, memeriksa saldo, melihat kapan tagihan jatuh tempo dan lain-lain. Apple Card memberikan ringkasan transaksi mingguan dan bulanan,” ujarnya.
Selain itu, Apple juga akan memberikan pengguna kartu fisik Apple Card yang berbahan titanium sehingga pengguna dapat melakukan pembayaran di tempat yang tidak mendukung Apple Pay.
Apple menyematkan teknologi machine learning dan Apple Maps di Apple Card untuk memberi label transaksi dengan jelas, baik nama toko dan lokasinya. Pembelian secara otomatis dijumlahkan dan diorganisir berdasarkan kategori kode warna, seperti makanan, minuman, belanja dan hiburan.
Baca: Apple akan Luncurkan iPhone XI dengan3 Kamera Tahun Ini
Tentunya, Apple menegaskan pentingnya privasi pengguna dan Apple tidak mengumpulkan data transakasi apapun dari pengguna. Berbeda dengan kartu konvensional, kartu Apple Card tidak memiliki nomor, CVV, tanggal kadaluarsa dan tanda tangan. Tak heran, Apple mengklaim kartu ini lebih aman ketimbang kartu kredit fisik lainnya.
Saat ini Apple bekerjasama dengan Goldman Sachs dan Mastercard.
Di dalam keterangan resmi di situsnya, Apple menerangkan cara mendaftar untuk mendapatkan Apple Card. Tentu, peminat harus menggunakan ponsel iPhone bikinan Apple.
“Pelanggan bisa mendaftar Apple Card lewat aplikasi Wallet di iPhone mereka. Prosesnya hanya hitungan menit dan Anda bisa langsung menggunakannya dengan Apple Pay di toko-toko, aplikasi, ataupun online di seluruh dunia,” sebut Apple.
Apple menawarkan serangkaian iming-iming menarik untuk mempromosikan Apple Card. Pengguna kartu kredit ini, misalnya, tidak dikenai biaya tahunan, biaya over-the-limit, ataupun denda keterlambatan pembayaran (tapi ada pinalti berupa bunga tambahan).
Apple juga menjanjikan “bunga lebih rendah” dan cashback 2 persen bernama Daily Cash dari transaksi, yang bisa digunakan untuk membeli barang lain atau menambah balance Apple Card.
Untuk membantu pengguna memonitor kegiatan belanja, Apple Card menggunakan machine learning yang akan melabeli transaksi berikut nama merchant dan lokasinya di Apple Maps.
Total belanjaan otomatis diakumulasikan dan disortir berdasarkan kategori. Apple Card akan tersedia di Amerika Serikat mulai pertengahan tahun ini. Belum ada informasi apakah Apple Card juga akan dirilis di negara lain atau tidak.














