Menutup akhir kuartal pertama 2019, FiberStar (PT. Mega Akses Persada) bersama Huawei (PT. Huawei Tech Investment) menandatangi nota kesepahaman (Memorandum of Understanding /MoU) dalam acara Huawei ISP Summit Asia Pacific 2019 yang diselenggarakan baru-barui ini, di Hotel Mulia Nusa Dua, Bali. Kerja sama ini terutama dalam upaya peningkatan pemanfaatan teknologi berbasis optik untuk penyelenggaraan DWDM & MPLS, khususnya pada segmen submarine dan terrestrial cable.
Pada kesempatan tersebut, FiberStar yang diwakili oleh Thomas Dragono selaku Direktur juga berkesempatan memberikan paparan mengenai teknologi Fiber Cloud di hadapan lebih dari 150 pelaku industri internet dan telekomunikasi se-Asia Pasifik. Pertemuan ini diadakan, di antaranya bertujuan membahas berbagai tantangan yang hadir di era 5G saat ini. Terutama dengan hadirnya era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan data center berbasis komputasi awan (Cloud) di wilayah Asia Pasifik khususnya.
Terkait MoU, Thomas Dragono menjelaskan, bahwa bentuk kerjasama yang terjalin antara Huawei dan FiberStar yaitu untuk penggunaan perangkat Huawei Optix OSN 9800 U16 yang menghubungkan Jakarta-Surabaya (Jayabaya) melalui jaringan optic kabel bawah laut (submarine) dengan kapasitas hingga 1,4 Tbps.
“Kami yakin dengan penggunaan perangkat berteknologi terbaik dari Huawei semakin membangun kepercayaan diri perusahaan dalam menyediakan infrastruktur yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung juga pembangunan nasional berbasis digital”, ujar Thomas melalui rilisnya, baru-baru ini.
Sementara itu, Jack Chen, selaku ISP Account Director Huawei, dalam kesempatan itu menjelaskan, melalui dukungan ini, Huawei sebagai perusahaan global yang menyediakan infrastruktur ICT dan smart devices, bertekad menghadirkan solusi terintegrasi antara empat komponen. Di antaranya meliputi jaringan telekomunikasi sebagai contoh jaringan Jakarta-Surabaya dengan menggunakan projek DWDM, solusi IT, smart devices dan penyediaan cloud. “Kami berkomitmen untuk menghadirkan kenyamanan beraktivitas digital bagi semua orang, di setiap rumah dan organisasi, termasuk FiberStar, agar dapat selalu terhubung di dunia digital,” ujarnya.
Jack juga menyatakan kebanggaanya bisa menjalin kerja sama dengan FiberStar untuk bersama membangun kehidupan digital di Indonesia serta dapat memberikan kontribusi yang positif untuk Indonesia yang lebih baik. “Kami juga berharap dapat terus bekerjasama dengan FiberStar ke depannya termasuk dengan penyediaan optical backbone networks dan produk turunan lainnya”, tutup Jack. (AC)














