Jakarta, ItWorks- Hari Kuliner Nasional (Harkulnas) Go-Food hadir kembali di tahun 2019 dengan menghadirkan beragam promo menarik. Tahun ini bakal lebih semarak dengan menghadirkan beragam promo menarik dengan cakupan kotanya diperluas dan waktu pelenyelengaraan yang juga lebih lama.
Guna mengapresiasi para merchant atau mitra yang telah berkontribusi dalam peningkatan ekosistem bisnisnya, Go Food kembali menyelenggarakan program Hari Kuliner Nasional (Harkulnas). Pada tahun kedua penyelenggaraannya ini, Harkulnas akan digelar lebih lama, yakni 20 hari dengn cakupan yang juga diperluas dari 11 kota tahun lalu menjadi 16 kota. Selain Jabodetabek, pecinta kuliner juga dapat menikmati pesta kuliner nasional terbesar online dan offline di beberapa kota besar lain. Di antaranya seperti Medan, Palembang, Lampung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Makassar, Bandung, Bali, Manado, Pekanbaru, Padang dan Batam.
“Harkulnas tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Di tahun ini kami menghadirkan periode waktu yang lebih panjang dengan jumlah peserta yang juga lebih banyak hingga mencapai puluhan ribu. Akan hadir promo harga bombastis, di mana pelanggan bisa temukan makanan dengan harga super miring mulai Rp5.500 serta ada potongan harga langsung sampai 55% untuk aneka makanan di Go Food. Kami berharap pelanggan dapat semakin banyak memanfaatkan promo kuliner yang tersedia. Begitu pun para merchant dapat mengakses banyak pelanggan sehingga omzet bisa terus meningkat,” ungkap Marsela Renata, Senior Marketing Manager Go Food, dalam paparan pers (23/4), di area Go Food Festival GBK, Senayan, Jakarta.
Sementara itu, Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Food Officer Gojek Group mengatakan, pihaknya merasa bangga berkat teknologi yang terus dikembangkan Gojek, para mitra merchant Go Food bisa teus mengembangkan skala bisnisnya. Mitra UMKM Go Food rata-rata mengalami peningkatan omzet 3,5 kali lipat sejak mereka bergabung. Mereka juga bisa menyerap ribuan bahkan jutaan tenaga kerja.
“Kami bangga, berkat teknologi Gojek, mitra merchant Go-food dapat terus mengembangkan skala bisnisnya. Berdasarkan riset Lembaga Demografi FEB UI baru-baru ini, Go Food bisa memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian Indonesia yang mencapai Rp 18 triliun. Saat ini kami sudah menggandeng hingga 400.000 merchant, dimana sebanyak 96% merupakan UMKM kuliner,” ujarnya. (AC)














