Jakarta, ITWorks- Hiip Asia melakukan ekspansi ke Indonesia menggandeng jaringan blogger mikro influencer BP Network, dengan mendirikan perusahaan patungan PT Hiip Inovasi Indonesia. Hiip adalah Influencer marketing platform yang menghubungkan antara brand dan influencer dengan menggunakan teknologi Big Data dan Artificial Intelligence (AI).
“Kami sangat senang bekerja sama dengan BP Network, influencer network perempuan terbesar di Indonesia dengan memberikan akses penuh ke platform kami yang berbasis teknologi Artificial Intellegence (AI) serta mendukung dari sisi manajemen regional. Harapan saya, ini akan merangkul ekosistem influencer lokal yang telah ada dan akan memberi kesempatan lebih banyak kepada influencer untuk terhubung dengan brand internasional,” ujar Co-Founder dan CEO HIIP Asia, Phi Nguyen, dalam paparan pers, (25/4), di Jakarta.
Dijelaskan, Platform Hiip didesain sedemikian rupa untuk mengakomodir kampanye digital yang masif dan menemukan influencer yang tepat. Sejauh ini, Hiip telah menghubungkan lebih dari 500 brand dan berkolaborasi dengan 6.000 influencer. Upaya kemitraan HIIP dilakukan karena melihat potensi pasar media sosial di Indonesia yang besar. Terutama di bidang pemasaran influencer yang kian menjamur di media sosial.
Dalam kesempatan itu, Chairman Hiip Asia, Eric Rosenkranz menyatakan kerjasama ini menguatkan optimisme Hiip untuk mengulang sukses di pasar Indoensia, dan betekad menjadi yang terdepan di bidangnya seperti yang telah diraih di Vietnam dan Thailand. Optimisme itu tak lepas dari tren dan potensi pasar, terutama kaum millenial yang kian akrab dengan dunia digital.
“Di era digital, ke depan influencer akan makin menjadi tren di kalangan kaum muda. Berkat kemajuan teknologi digital, ada fenomena baru dimana mereka lebih senang traveling, ingin banyak tahu dan gemar menjelajah. Tren bekerja juga bergeser, dulu banyak anak muda bercita-cita ingin jadi dokter, polisi atau sejenisnya, tapi di banyak negara, mulai bergeser ke hal-hal yang terkait dunia digital, seperti menjadi youtuber,” ungkap Eric.
Sementara itu, CEO BP Network, Shintaries Nijerinda menjelaskan, melalui kerja sama ini, diharapkan ada akselerasi untuk peningkatan pasar media sosial di Indonesia, terutama influencer marketing. Dengan kerja sama ini, BP Network juga berkesempatan menjadi perusahaan global dan tentunya akan membuka akses teknologi dengan dukungan Platform Hiip yang memiliki teknologi Artificial Intelligence (AI).
BP Network sendiri merupakan jaringan blogger yang menjalankan bisnis Micro Influencer Marketing di Indonesia. Pada tahun 2017, BP Network mendapatkan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan untuk memperluas pasar influencer di Indonesia, tahun ini menjalin kerja sama dengan Hiip Asia. (AC)














