ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Perkembangan Teknologi Bikin Bank di Indonesia Tidak Tertarik Tambah Kantor Cabang

adam
18 May 2019 | 13:00
rubrik: Digital
Perkembangan Teknologi Bikin Bank di Indonesia Tidak Tertarik Tambah Kantor Cabang
Share on FacebookShare on Twitter

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, membuat perbankan tak lagi tertarik untuk melakukan ekspansi kantor cabang. Sebab, saat ini sebagian besar transaksi perbankan sudah dilakukan secara elektronik maupun digital.

Ambil contoh PT Bank Mandiri Tbk yang mengatakan tahun ini pihaknya hanya berencana membuka maksimal sebanyak 10 kantor cabang. Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan jumlah tersebut berkurang drastis dibandingkan pembentukan kantor cabang perseroan di tahun-tahun sebelumnya yang biasanya mencapai 40 hingga 50 kantor cabang.

“Saat ini kami lebih fokus meningkatkan produktifitas cabang baik dari sisi dana, kredit atau fee based,” katanya

Hal tersebut bukan tanpa alasan, bank berlogo pita emas ini mengatakan saat ini kecenderungan transaksi nasabah Bank Mandiri sudah beralih ke e-channel seperti mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan sejenisnya.

Baca: Disrupsi Teknologi Bikin Banyak Karyawan Bank Nganggur, OJK Bilang Begini

“Saat ini hampir 90% transaksi bisnis dilakukan melalui electonic channel,” sambung Hery. Ke depan, bukan penambahan cabang yang dibidik oleh Bank Mandiri melainkan meningkatkan jumlah user Mandiri Online agar nasabah lebih banyak melakukan transaksi lewat mobile banking. Di samping itu, hal tersebut juga sekaligus dapat menghemat biaya operasional bank.

Sebagai informasi saja, per Maret 2019 Bank Mandiri memiliki total 2.629 kantor cabang yang terdiri dari 139 kantor cabang, 2.323 kantor cabang pembantu (KCP) dan 167 kantor kas. Bank Mandiri juga memiliki 18,291 mesin ATM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pun, nampaknya transaksi nasabah Bank Mandiri yang berjumlah lebih dari 24,9 juta sudah beralih ke digital banking. Terlihat dari transaksi e-channel yang menurun 3,7% secara year on year (yoy) menjadi 684 juta transaksi per Maret 2019.

BACA JUGA:  Terapkan Keamanan TI Kelas Dunia, Peruri Menjadi Kandidat TOP Digital Awards 2024

Adapun PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) justru memilih untuk tidak mendirikan kantor cabang baru di tahun 2019 ini. Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI Catur Budi Harto menyebut pihaknya memilih untuk mengoptimalkan outlet yang ada.

Baca: Begini Kiprah BNI Bertransformasi Jadi Bank Digital

Lagipula, untuk dapat memfasilitasi nasabah yang terbesar di pelosok penjuru Tanah Air, BNI dapat memanfaatkan agen Laku Pandai. “Disamping optimalisasi outlet yang ada selama ini, kami berharap agen46 bisa mendukung,” terang Catur.

Sebagai catatan saja, saat ini BNI memiliki sebanyak 117.415 agen yang tersebar di Indonesia. Jumlah ini pun mengalami peningkatan sebanyak 42,6% secara year on year (yoy) dari 82.344 di tahun Maret 2018.

Di sisi lain, BNI juga serius menggarap layanan mobile banking. Tercermin dari jumlah pengguna yang meningkat 92% yoy menjadi 3,32 juta pengguna di akhir Maret 2019. Sementara jumlah SMS dan internet banking masing-masing berjumlah 10,15 juta dan 1,91 juta nasabah dan meningkat 15,2% dan 6,2% secara yoy.

“Sampai akhir tahun ini kita harapkan jumlah agen46 bisa berjumlah 140.000,” lanjutnya. Sekadar informasi, per Maret 2019 BNI memiliki 2.2947 kantor cabang di Indonesia dan dilengkapi dengan 18.335 mesin ATM yang dapat melayani lebih dari 44,9 juta nasabah.

Setali tiga uang, Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk Parwati Surjaudaja juga mengaku tak berniat menambah kantor cabang secara besar-besaran. Bahkan, menurutnya perseroan dalam beberapa tahun terakhir mengurangi jumlah kantor cabang.

Menurut Parwati, pihaknya melakukan strategi relokasi untuk memaksimalkan fungsi kantor cabang. Sayang, Ia tidak merinci berapa banyak kantor yang didirikan dan dikurangi sejauh ini.

Baca: Bank OCBC Lakukan Transformasi Digital Dengan Mengadopsi Microsoft Office 365

BACA JUGA:  Dengan Analog Switch Off, Kualitas Layanan Telekomunikasi akan Meningkat

“Hal ini seiring dengan semakin nyamannya nasabah melakukan transaksi via digital channel. Sehingga peran cabang berubah,” katanya. Hingga Maret 2019 tercatat OCBC NISP memiliki 306 kantor cabang dan 707 mesin ATM di 61 kota di Tanah Air.

Tags: Bank MandiriBNI
Previous Post

Baru 3 Bulan, Indosat Ooredoo Sudah Rugi Rp292,5 Miliar

Next Post

Cegah Konten Hoax, Pertamina Turunkan Tim Pemantau Sosmed

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:01

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Luncurkan XENERGY S320 dan L1000 di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PEVS 2026 Perkuat Peran sebagai Platform Industri Kendaraan Listrik Tanah Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto