ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Proses Transformasi Digital di Hulu Pertamina

adam
15 June 2019 | 09:00
rubrik: Digital, Forti
Strategi Pertamina Perkuat Penerapan Teknologi Digital
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pertamina (Persero) di tahun 2019 menginvestasikan sekitar US$2,6 miliar di sektor hulu (upstream), atau 60% dari total investasi yang dipersiapkan perseroan sebesar US$4,2 miliar.

Begitu pentingnya sektor hulu, hingga invetasi di sektor ini direncanakan akan ditambah sebesar US$400 juta lagi untuk keperluan pengembangan bisnis seperti M&A dan tender hulu migas, investasi anak usaha seperti PT Pertamina EP, serta untuk pengembangan blok migas di anak usaha di sektor hulu.

Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan H Samsu menyatakan transformasi digital menjadi salah satu agenda strategis perusahaan. Berbagai fungsi seperti interpretasi, seismic, data storage saat ini sudah disentralisasi berbasis cloud (single system).

“Semisal anak usaha A memiliki software A, sementara anak usaha B memiliki software B, ini sudah diintegrasikan menggunakan satu software license owner saja sehingga lebih teroptimasi dari sisi biaya license. Dengan license yang terpusat pula, tim data semisal ada beberapa geologist yang perlu menggunakan software di saat yang bersamaan, tinggal pakai saja tidak perlu satu orang satu license,” jelasnya.

Baca: Pertamina Gunakan Teknologi Tinggi untuk Modernisasi Kilang

Untuk monitoring data produksi saat ini sudah menggunakan sistem daily report yang semuanya sudah tersedia secara digital di screen. Samsu sendiri memiliki empat layar di ruang kerjanya sehingga sebagai decision maker, ia bisa bergerak cepat semisal ada kick back dari lapangan sebelah yang menyebabkan produksi turun, bisa dicoba melewati route lain.

Ini menjadi sebuah paradigma baru bahwa decision maker harus bisa melihat real time data at anytime, anydate, historical yang ujungnya untuk selalu memotivasi di era 24/7 agar produksi mendekati decline rate 0, mengingat data ini juga sudah tersedia lewat aplikasi mobile.

Ditambahkan, Pertamina juga mempercepat proses akuisisi data. Pertamina saat ini menggunakan inisiatif social currency creation (divestasi 10% dengan BUMD untuk memperkuat kemitraan lokal) demi mempercepat proses akuisisi data terutama di darat.

BACA JUGA:  Fitur BukuKasPay Bikin UMKM Mudah Bertransaksi

Baca: Pertamina Kaji Teknologi Baru untuk Pacu Pertumbuhan Produksi

Mengingat, footprint sebuah survei seismik terkadang menyebabkan masyarakat lokal tidak bisa beraktivitas, atau misalnya lintasannya melewati pohon yang dilindungi dan berbagai aspek non-teknis lainnya, kemitraan dengan aspek lokal sangat penting dalam menunjang keberlangsungan proses akuisisi data.

“Kemitraan ini, bisa dalam bentuk pembukaan lahan, suplai makanan, suplai tenaga kerja dan sebagainya, yang sudah diterapkan di Proyek JTB (Jambaran Tiung Biru) dan Mahakam,” tambah dia.

Bersamaan dengan transformasi digital tersebut, optimalisasi teknologi juga terus dilakukan. Untuk menjaga laju produksi, berbagai teknologi tinggi diterapkan, mulai dari well intervention, strategi kompresor, optimisasi unit produksi, hingga rekonfigurasi sistem produksi.

Baca: Pertamina Gunakan Software Pertaflosim untuk Tingkatkan Efisien di Hulu

Di Blok Mahakam misalnya, digunakan strategi SIBU (shut in build up), yakni mengelola reservoir secara ketat di sumur-sumur tua, di mana secara terencana menutup katup kepala sumur dan membuka kembali ketika gas telah terkumpul, dan sejumlah strategi lain.

Berbagai upaya tersebut dapat menambah produksi dari sumur-sumur yang aktif, dan juga menahan laju penurunan produksi secara alamiah (natural decline). Ini mampu menekan biaya operasi atau cost recovery hingga 24%. Ada juga konsep DWE (develop while explore) yang dapat mempercepat proses eksplorasi dari semula 5-7 tahun menjadi 3 tahun saja.

 

Tags: Pertamina
Previous Post

Ada Patroli Siber di Whatsapp Grup

Next Post

Telkom-Softbank Corp Bersinergi Kembangkan Teknologi Manajemen Bencana

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oppo Rilis Dua Smartphone A Series Terbaru di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto