PT XL Axiata Tbk. telah memasang solusi armada transportasi berbasis internet of things di lebih dari 4.000 kendaraan bermotor.
Head Internet of Things PT XL Axita Tbk. Brian Cakra mengatakan hingga saat ini perangkat internet of things (IoT) Fleetech yang dikembangkan perseroan juga telah merambah di sektor logistik.
Lukman mengatakan sekurangnya terdapat 4.000 kendaraan yang terdiri dari kendaraan bermotor, mobil hingga truk yang telah menggunakan perangkat Fleetech milik XL Axiata.
Fleetech adalah perangkat solusi IoT yang dikeluarkan oleh XL Axiata pada 2018 lalu. Fleetech menawarkan solusi kepada pelanggan dalam hal pengelolaan armada transportasi. Alat ini dapat digunakan untuk mendeteksi letak armada transportasi.
“Sejauh ini sudah ada sekitar 4.000 kendaraan jadi itu sekarang yang sedang tumbuh dan kita bawa ke pasar logistik Kalau dari segi proporsi masih banyak di mobil,” kata Lukman, (20/5).
Lukman menambahkan bisnis logistik merupakan bisnis krusial. Tantangan dalam memasarkan perangkat IoT di sektor logistik, lanjutnya, menentukan harga yang tepat dan disesuaikan dengan kebutuhan klien.
“Soal prize harga, itu memang agak sensitive. Logistik itu dunia yang sudah advance, bisnis logisitik punya banyak kebutuhan,” kata Lukman.
Baca: Mayoritas Pendapatan XL Axiata Disumbang Layanan Data
Sebelumnya, XL Axiata juga berencana membangun 3.000 BTS yang akan dialokasikan untuk solusi internet IoT pada tahun ini.
Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D. Yosetya mengatakan IoT merupakan salah satu strategi perseroan untuk memompa pendapatan dari sisi business to business. Dia menjelaskan XL Axiata tidak hanya melakukan bisnis di IoT, tetapi juga berupaya membangun ekosistem IoT. Salah satu caranya dengan membangun jaringan untuk IoT.
“Tahun ini saja kami berencana membangun 3000 base transceiver station (BTS) untuk IoT,” kata Yessie, beberapa waktu lalu.














