ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Optimasi Digital Infrastruktur Dengan SD-WAN Security Networking

Ahmad Churi
26 July 2019 | 14:55
rubrik: Business Solution
Optimasi Digital Infrastruktur Dengan SD-WAN Security Networking

Fortinet Media Briefing: Senior Business Development Manager, Fortinet, Wong Ching Ping (kanan) bersama Edwin Lim selaku Country Manager Fortinet Indonesia paparkan SD-WAN dalam acara media Briefing, di Nusa Dua-Bali, baru-baru ini.

Share on FacebookShare on Twitter

Nusa Dua, ItWorks – Di tengah meningkatnya ancaman kejahatan cyber yang kian banyak mengincar jaringan virtual privat maupun cloud, pengembangan IT infrastruktur yang terintegrasi dengan Security-Driven Networking, sangat penting. Implementasi SD-WAN Security dalam single flatform bisa menjadi solusinya, termasuk untuk pengembangan jaringan infrastruktur di kantor unit dan cabang dengan security system dalam satu platform yang terpusat.

Semakin berkembangnya teknologi saat ini, seperti cloud juga berbanding lurus dengan kebutuhan akan proses mengelola dan monitoring jaringan yang lebih efektif dan efisien dengan sistem keamanan yang bisa diandalkan. Infrastruktur yang dikembangkan untuk mengoptimalkan arus data dan informasi sesuai tuntutan QoS (Quality of Services) dalam penggunaan jaringan, juga makin tinggi. Dalam hal ini, solusi SD-WAN yang efektif mendukung kemampuannya melalui konektivitas yang fleksibel dan andal di seluruh hamparan jaringan organisasi, juga makin diminati. Terlebih dalam memasuki era IoT dan Industri 4.0 yang sarat dengan penggunaan digital technology.

Solusi SD-WAN yang merupakan kepanjangan dari Software-Defined Wide Area Network, bisa membantu dalam hal simplikasi management Wide Area Network (WAN) untuk jaringan. Seperti pada kantor cabang yang membutuhkan performance traffic tinggi, namun dengan cost yang tetap rendah. Hal ini dimungkinkan karena solusi SD-WAN merupakan sistem aplikasi yang terintegrasi dengan rangkaian lengkap sistem keamanan terpadu. Sehingga lebih efektif dan secure dalam mendukung kemampuan WAN melalui konektivitas yang fleksibel dalam perluasan fungsionalitas perutean lanjutan untuk penyeimbangan beban di seluruh hamparan VPN (Virtual Private Network).

Secara sederhana, VPN merupakan suatu koneksi privat yang berjalan di atas koneksi publik yang disediakan oleh perusahaan provider atau institusi untuk konektivitas digital. Secara teknis, VPN menempatkan server lain antara perangkat yang digunakan pengguna untuk terhubung ke suatu layanan dengan server yang ditempatkan dilokasi terpisah. Misalnya terpusat di data center pusat unuk layanan operasional dengan di kantor-kantor cabang dengan sistem yang terintegrasi.

BACA JUGA:  Mengamankan Jaringan Energi: Memperkuat Masa Depan Energi Indonesia dengan Infrastruktur Siber yang Tangguh

Dengan memanfaatkan VPN, pengguna tetap bisa leluasa mengakses layanan-layanan aplikasi yang dibangun perusahaan atau institusi dalam mendukung aktivitas operasianal. Termasuk infrastruktur ktitikal dalam rangka menghadapi era Industri 4.0. Meskipun VPN untuk perangkat bergerak seperti personal device, smartphone dan sejenisnya, termasuk rawan ancaman keamanan seperti enkripsi, namun dengan sistem keamanan terpadu dalam SD-WAN, aspek security-nya menjadi terkontrol yang akan memudahkan dalam hal deteksi awal bila terkena kejahatan cyber.

“Fortinet menghadirkan SD-WAN yang terintegrasi dengan security lanjutan untuk perusahaan atau lembaga dengan sistem perlindungan keamanan terintegrasi. Kami optimistis solusi SD-WAN akan makin banyak diminati karena lebih efektif dalam hal penanganan keamanan dengan pendekatan otomatisasi, sehingga cost lebih efisien,” ungkap Senior Business Development Manager, Fortinet, Wong Ching Ping dalam acara media Briefing, di Nusa Dua-Bali, baru-baru ini.

Dikatakan, solusi SD-WAN memungkinkan organisasi atau perusahaan untuk bersaing lebih cepat dan efisien dalam hal pengembangan infrastruktur digital. Namun, mengingat pertumbuhan ancaman malware yang kian canggih, seperti ransomware, hal ini juga membutuhkan perhatian ekstra karena jika terjadi serangan bisa menimbulkan kerugian besar. Dengan menerapkan keamanan tingkat lanjut yang telah diintegrasikan ke dalam solusi SD-WAN, hal ini akan memudahkan sistem deteksi sekaligus pencegahan ancaman di semua jaringan yang ada.

“Saat ini, solusi SD-WAN menjadi segmen teknologi jaringan yang paling cepat berkembang. Hal ini juga sejalan dengan riset IDC dalam hal optimalisasi bandwidth WAN dengan sistem keamanan, di mana SD-WAN menjadi aplikasi yang kian menempati urutan atas sebagai pilihan pengembangan infrastruktur digital. Pasar SD WAN menurut Fortinet sebagaimana juga diprediksi oleh IDC akan mencapai US $4,5 miliar pada tahun 2022,” ujar Wong Ching Ping, didampingi, Edwin Lim selaku Country Manager Fortinet Indonesia.

BACA JUGA:  Gandeng MyRepublic dan MetaX, ZTE Luncurkan Komersialisasi Solusi FAST TV Bebas Biaya

Edwin Lim menambahkan, implementasi SD-WAN bisa menjadi pilihan untuk membantu perusahaan atau institusi melakukan simplikasi akan kebutuhan aplikasi yang diperlukan di data center (Private cloud) atau aplikasi yang ada di cabang dengan jaringan cloud. Dengan adanya SD-WAN, akan memudahkan sistem klasifikasi traffic, termasuk klasifikasi traffic yang critical maupun non-critical traffic di pusat jaringan maupun di setiap cabang.
“Dalam hal ini Fortinet juga memiliki solusi fitur keamanan fungsi SD-WAN dalam perluasan product Security Fabric , yang telah ditingkatkan dengan kemampuan keamanan Fortinet yang terjamin dengan menawarkan fungsi sekuriti terpadu. Seperti untuk threat management – antivirus, Web Filter, Application Control, dan lainnya dalam fitur SD-WAN. Sehingga bisa mengurangi kompleksitas dalam pengambagan infrastruktur,” ujarnya.

Wong Ching Ping menambahkan, menggabungkan keamanan terdepan dengan fungsi jaringan software-defined, solusi integrasi dari Fortinet ini memungkinkan perusahaan yang memiliki cabang terdistribusi, bisa menyederhanakan infrastruktur mereka, menekan biaya, dengan kinerja keamanan yang terjaga. Sistem ini secara umum memungkinkan pengguna memiliki akses langsung terhadap public cloud, datacenter, dan layanan SaaS (Software-as-a-Service) yang ada di perusahaan mereka untuk kinerja dan daya saing. Termasuk dalam kaitan persiapan memasuki industri 4.0.

“Pemakaian jaringan public cloud yang kian meningkat sebagai infrastruktur Wide Area Networking untuk menghubungkan kantor cabang dengan sumber daya perusahaan, membutuhkan sistem keamanan yang juga makin tinggi secara reliabel namun efisien. Teknologi SD-WAN menawarkan pilihan koneksi yang fleksibel, dengan fitur quality of service dan sistem keamanan yang juga lebih fleksibel, mudah diperluas, namun juga aman. Di Indonesia, juga sudah ada beberapa perusahaan yang mulai implementasi sistem ini,” ujarnya. (AC)

Tags: Fortinet
Previous Post

Satelit A5 LAPAN Mampu Petakan Potensi Bencana di Indonesia

Next Post

Aplikasi FLO, Transaksi Pembayaran Tol Tanpa Henti dari Jasa Marga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Xiaomi Redmi S2 Usung Snapdragon 625 dengan Banderol Rp2 Jutaan

    Xiaomi Redmi S2 Usung Snapdragon 625 dengan Banderol Rp2 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lenovo EdVision, Platform Bertukar Ide dan Belajar Penggunaan Teknologi Bagi Tenaga Pengajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadir di Indonesia, realme 15T 5G Usung Baterai 7000mAh, Desain Stylish dan Looks Great

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips BNI Sekuritas: Swing Trading Bisa Jadi Alternatif Investor Pemula

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto