ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Perjalanan dan Kisah Sukses Transformasi Digital Bank BNI

adam
31 July 2019 | 10:00
rubrik: Forti
Berkat Dukungan IT yang Handal, Produk Digital BNI Kian Diminati

Berkat Dukungan IT yang Handal, Produk Digital BNI Kian Diminati

Share on FacebookShare on Twitter

Teknologi perbankan terus berevolusi setiap tahunnya karena ekspektasi nasabah terus meningkatkan, seiring lahirnya teknologi dan masalah baru. Sebagai salah satu bank BUMN, bank BNI perlu melakukan transformasi digital untuk meningkatkan kuailtas layanan.

General Manager IT PT BNI Muhammad Faisal Jazuli menjelaskan tren Internet pun membuat nasabah bank ingin mengakses akun rekening mereka melalui jaringan Wi-Fi. Tren ponsel pintar membuat nasabah ingin mengakses rekening mereka dimana saja dan kapan saja. Karena itu, banyak aplikasi-aplikasi perbankan bermunculan di ponsel pintar.

“Nasabah kami ingin merasakan tren teknologi terbaru dan kami harus menyediakannya,” katanya dalam acara InfoKomputerTech di Jakarta,

Baca: Jurus Ampuh BNI Genjot Pembayaran Non-Tunai

Lahirnya social network pun memaksa BNI untuk berinovasi dengan memanfaatkan sosial media. Bank BNI pun menggunakan data-data di media sosial dan internal perusahaan untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan nasabah.

“Kami sudah memanfaatkan big data yang berasal dari internal dan eksternal,” ujarnya.

Bank BNI pun sudah bekerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk mengetahui jejak rekam kejahatan nasasbah yang akan mengajukan pinjaman. “Jadi kami tahu nasabah yang akan mengajukan pinjam punya catatan kriminal atau tidak,” ucapnya.

Untuk solusi kecerdasan buatan (AI), Bank BNI sudah menerapkan aplikasi pesan chatbot berbasis AI bernama Cinta yang akan menjawab segala pertanyaan nasabah. Apalagi, aplikasi pesan sosial tumbuh dengan pesat dan hampir setiap nasabah BNI memiliki ponsel pintar untuk berkomunikasi.

“Kalau dulu nasabah harus menelepon customer services (CS), sekarang cukup pakai chatbot. Jauh lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Penggunaan aplikasi pesan chatbot membuat Bank BNI mulai mengurangi tenaga customer service untuk melayani nasabah. Awalnya sistem chatbot BNI mempelajari pertanyaan-pertanyaan nasabah yang masuk ke call center dan menyimpan pertanyaan-pertanyaan itu ke dalam mesin.

BACA JUGA:  BNI Jalin Kerja Sama Bentuk Ekosistem Digital Smart City di Sumatera Barat

“Makin banyak pertanyaan yang masuk, maka makin banyak belajar chatbot BNI. Mirip seperti mengajari anak,” ujarnya.

Sama halnya chatbot, Bank BNI juga memiliki voice assistent Lena yang berbasis suara. “Kehadiran chatbot dan voice assistant terbukti efektif mengurangi jumlah tenaga CS yang tadinya ratusan. Tenaga yang mendidik chatbot pun jauh berkurang,” ujarnya.

Bank BNI juga memiliki solusi advanced biometric yang terdiri dari sidik jari (fingerprint), pemindai mata (eye retina) dan pemindai wajah (face recognition). Bank BNI juga bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.

Solusi biometric membantu Bank BNI menyalurkan bantuan sosial ke masyarakat yang membutuhkan. Masyarakat harus menyertakan e-KTP ketika akan mengambil bantuan sosial tersebut.

Ke depan, Bank BNI akan mengimplementasikan machine learning yang saat ini masih dalam proses riset dan pengembangan (R&D). Hebatnya, BNI sudah menggunakan alat pemindai wajah atau face recognition dalam absensi pegawai yang masuk.

“Di depan pintu masuk, ada sebuah kamera yang akan merekam wajah pegawai dan menampilkannya di layar berupa nama, nomor induk pegawai dan jam berapa ia masuknya,” pungkasnya.

Berdasarkan data McKinsey 2016, sektor finansial menghasilka big data yang besar terutama lahirnya layanan pembiayaan digital (fintech). Perusahaan-perusahaan membutuhkan data-data itu untuk diproses dan menghasilkan informasi relevan yang sesuai dengan bisnis.

Tags: BNI
Previous Post

Telkomsel Mulai Kurangi Kantor Grapari, Ini Penggantinya

Next Post

Keuntungan Samsung turun lebih dari 50 persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intel Integrasikan Agentic AI dengan Intel Xeon 6+, Teknologi Jaringan, dan Sistem AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto