Home Indeks Digital Gandeng BMKG, BPPT Kembangkan Teknologi Modifikasi Cuaca Berbasis AI

Gandeng BMKG, BPPT Kembangkan Teknologi Modifikasi Cuaca Berbasis AI

BMKG Pamer Sejumlah Inovasi Teknologi kepada Presiden Jokowi

Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah memberikan dampak positif. TMC dianggap berhasil menurunkan hujan, mengurangi titik panas serta memperbaiki kualitas udara pada sejumlah daerah yang dilanda kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) lantas mengusulkan agar pelaksanaan TMC dilakukan lebih awal sebelum terjadi karhutla. Hal itu dilakukan dengan bantuan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Big Data dalam memprediksi kapan dan dimana potensi titik panas akan timbul.

Usulan ini direalisasikan lewat penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Puslitbang BMKG tentang pemanfaatan Big Data Cuaca dan Model Prediksi Cuaca untuk Peningkatan Efektivitas Teknologi Modifikasi Cuaca Berbasis AI.

“Ini merupakan terobosan, pencegahan berbasis kecerdasan buatan AI dan big data yang disebut dengan impact based forecasting,” ungkap kepala BPPT Hammam Riza melansir laman resmi BPPT, Senin (071019).

Terkait tugas yang akan dilakukan BMKG nantinya, Hammam menjelaskan bahwa lembaga tersebut akan bersinergi dengan BPPT, melalui pemberian informasi ramalan cuaca yang akan menunjukkan data hotspot yang muncul dan seperti apa dampak yang bisa ditimbulkan.

Hammam berharap agar BPPT diberikan penugasan nasional dan memiliki independensi melakukan operasi TMC yang berkelanjutan yang didukung oleh anggaran, peralatan (pesawat) dan SDM. Hal itu dalam rangka efisiensi proses dan langkah ke depan serta masih maraknya kasus kebakaran hutan di tahun-tahun mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here