ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Bank Indonesia dorong ekonomi digital sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia

Teguh Imam Suyudi
7 October 2019 | 15:00
rubrik: Digital
Riset: Indonesia Berpeluang Jadi Negara dengan Ekonomi Digital Terbesar di Dunia

Riset: Indonesia Berpeluang Jadi Negara dengan Ekonomi Digital Terbesar di Dunia

Share on FacebookShare on Twitter

Dinamika perekonomian global beberapa tahun terakhir, terutama perang dagang, memperlambat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia. Daya dorong sumber pertumbuhan ekonomi yang ada saat ini semakin minim sehingga dibutuhkan sumber pertumbuhan baru agar ekonomi terangkat lebih tinggi.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng mengatakan, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 5% masih jauh dari cukup untuk membawa Indonesia keluar dari status negara berpendapatan menengah ke bawah (low middle-income).

“Dibutuhkan sumber pertumbuhan ekonomi yang baru untuk mendapatkan tingkat pertumbuhan yang tinggi dan keluar dari middle income trap,” ujar Sugeng dalam diskusi “Menuju Indonesia Unggul melalui Ekonomi Digital”, Senin (7/10).

Perkembangan ekonomi digital, lanjutnya, dapat menjadi jawaban terhadap sumber pertumbuhan baru tersebut. Ada dua alasan utama mengapa BI menilai ekonomi digital sangat potensial bagi pertumbuhan.

Baca: Mulai Himpun Data, Pemerintah Susun Kelompok Ekonomi Digital

Pertama, Indonesia merupakan negara dengan perekonomian besar yang mampu menyerap arus digitalisasi. Ini terlihat dari populasi yang mencapai 268,2 juta dengan 163 juta di antaranya berusia produktif. Sebanyak 59,7% dari penduduk produktif tersebut tergolong populasi Gen Y dan 40,3% tergolong Gen X — dua generasi yang sangat dekat dengan digitalisasi.

Kedua, akses teknologi digital belum merata di Indonesia kendati animo masyarakat relatif tinggi. Segmen unbanked people masih besar dan akses pembiayaan terhadap UMKM masih terbatas.

Artinya, masih ada ruang yang sangat besar dari demand-side yang menjadi peluang bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia kata Sugeng.

Hal itu  sudah terlihat dari tingginya akseptasi masyarakat terhadap layanan fintech dan e-commerce yang memberikan solusi secara fleksibel dan agresif untuk meningkatkan inklusi keuangan.

Maka, BI merumuskan strategi utama dalam area sistem pembayaran untuk menangkap peluang perkembangan ekonomi digital tersebut.

BACA JUGA:  No More Ransom Bantu Lebih dari 1,5 Juta Orang Mendekripsi Perangkat Mereka

Pertama, dengan merumuskan Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025 dengan tujuan mendorong digitalisasi perbankan, mendukung integrasi ekonomi-keuangan digital nasional, menjamin interlink fintech dan perbankan, hingga memastikan proteksi konsumen dan kepentingan nasional tetap terjaga.

Kedua, bank sentral juga melakukan strategi elektronifikasi pembayaran dalam program bantuan sosial (bansos) pemerintah, transaksi pemerintah daerah, dan sistem pembayaran transportasi.

Terakhir, mendorong digitalisasi UMKM potensial sehingga mampu menembus pasar e-commerce dan memiliki potensi ekspor yang makin tinggi. Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Erwin Haryono menambahkan, disrupsi ekonomi digital di dalam negeri sejauh ini berjalan sangat cepat.

Baca: Kominfo Ajak Tingkatkan Sinergitas untuk Dukung Ekonomi Digital Nasional

“Jangan sampai kita tertinggal dan tidak bisa memanfaatkannya. Kita harus berpikir secara sangat strategis untuk menghadapi perkembangan ekonomi digital,” tutur Erwin, Senin (7/10).

Berbagai rumusan kebijakan BI dalam mendorong sistem pembayaran berbasis digital diharapkan mampu mengejar ketertinggalan Indonesia dalam merespon perubahan era perekonomian dan sistem pembayaran. Selain menangkap peluang sumber baru pertumbuhan, kebijakan tersebut juga penting untuk menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah kian maraknya pemain-pemain baru dalam ekosistem keuangan.

Tags: Bank Indonesiaekonomi digital
Previous Post

Do-It dan AIQQON Jalin Kerja Sama Targetkan Jutaan UMKM Go Digital

Next Post

Cegah Korupsi, Kemenkeu Pakai Sistem Laporan Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto