ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP DIGITAL Awards 2019: Digitalisasi Kementerian Kesehatan Menuju Satu Data Kesehatan Indonesia

Teguh Imam Suyudi
25 October 2019 | 17:00
rubrik: Digital, Event
TOP DIGITAL Awards 2019: Digitalisasi Kementerian Kesehatan Menuju Satu Data Kesehatan Indonesia

Kementerian Kesehatan dalam sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019 di Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019 (Foto: Rendy MR/It Works)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada satu tugas besar yang diberikan Presiden kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tugas itu sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No 39 Tahun 2019 adalah mewujudkan Satu Data Kesehatan.  Menindaklanjuti  tugas besar itu, Kemenkes kini sedang  intensif menyiapkan infrastrukturnya, baik dari sisi regulasi maupun sistem informasi teknologi (IT) yang mendukung implementasi kebijakan tersebut.

Kemenkes melalui Pusat Data dan Informasi Kemenkes saat ini sudah mengembangkan aplikasi Satu Data Kesehatan. Aplikasi ini menyatukan beberapa aplikasi menjadi satu data warehouse yang bisa langsung digunakan untuk analisis serta diseminasi data dan informasi yang ada. Aplikasi Satu Data Kesehatan ini hanya bisa diakses untuk internal Kemenkes serta dinas kesehatan kabupaten dan kota.

“Yang untuk publik, kami membuat dashboard Satu Data Kesehatan yang bisa diakses di satudata.kemenkes.go.id,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Informasi Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI Drg Rudi Kurniawan Mkes dalam sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019 di Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019.

Di dalam dashboard  Satu Data Kesehatan terdapat berbagai data mulai jumlah keluarga yang sudah terdata, data tentang jumlah kepala keluarga (KK) sehat, KK pra sehat dan KK tidak sehat.

“Ada juga data jumlah tenaga kesehatan, data jumlah fasilitas kesehatan, status gizi anak, status indeks pembangunan kesehatan masyarakat, realisasi belanja Kemenkes per tahun anggaran 2019”

Guna mendukung Satu Data Kesehatan ini, pengembangan TI di Kemenkes kini juga sudah mulai menggunakan big data yang di dalamnya menyimpan tiga jenis data. Pertama adalah data terstruktur untuk internal Kemenkes, terdiri atas data rutin dan data nonrutin. Kedua, data terstruktur untuk eksternal Kemenkes dalam hal ini data base kementerian/lembaga lain.  Ketiga untuk menyimpan data tak terstruktur yang bisa berasal dari situs berita maupun media sosial.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2022: Hypernet Perkuat Solusi Layanan ICT Berbasis Cloud

Ke depan, kata Rudi, Kemenkes  akan mengembangkan penggunaan artificial intelligent (AI) dan big data di semua rumah sakit di Indonesia. AI dipakai di Laboratory Information System dan Sistem Informasi Radiologi. “Penerapan analitik big data yang didukung teknologi informasi dan peralatan canggih akan menghasilkan revolusi pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien,” ujar Rudi.

Saat ini, AI dan big data baru diterapkan di beberapa RS vertikal di bawah Kemenkes. Ke depan, seluruh RS di Indonesia diharapkan bisa mengaplikasikan teknologi AI dan big data.

Dalam presentasinya di depan dewan juri, Rudi juga memaparkan sejumlah IT enabler yang telah dilakukan oleh Pusdatin Kemenkes. Pertama adalah pembuatan website dan media sosial sehat negeriku yang diperuntukan bagi kalangan milenial. Website ini untuk mensosialisasikan gaya hidup sehat di kalangan anak muda. Selain itu juga ada pengembangan website Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

IT enabler yang dikembangkan Pusdatin Kemenkes adalah aplikasi e-Pharm. Aplikasi ini dibangun untuk memfasilitasi layanan publik dalam proses perizinan impor dan ekspor, serta pelaporan produksi dan penyaluran narkotika, psikotropika dan prekursor farmasi.

Selain itu, Pusdatin Kemenkes juga mengembangkan aplikasi kata hat-i, yang merupakan aplikasi kamus data kesehatan di Indonesia.  Dikembangkan pula aplikasi TEMENIN (Telemedicine Indonesia). Aplikasi layanan telemedis ini mencakup empat bidang yakni Tele-Radiologi, Tele USG, Tele-EKG, dan Tele-Konsultasi.

IT Enabler lainnya adalah aplikasi SIRANAP atau Sistem Informasi Rawat Inap yang digunakan untuk mengetahui ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. Saat ini, aplikasi SIRANAP sudah diimplementasikan di sejumlah RS vertikal di bawah Kementerian Kesehatan.

Integrasi SISRUTE

Kemenkes juga membuat aplikasi Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE). Dengan aplikasi ini, masyarakat bisa mengetahui ketersediaan kamar di RS, cara check in kamar RS, dan layanan RS lainnya. Aplikasi SISRUTE terintegrasi dengan SIRANAP dan RS Online.

BACA JUGA:  TOP DIGITAL Awards 2019: Tingkatkan Pelayanan, Hotel Sultan Akan Hadirkan Mobile Apps

“SISRUTE ini juga terintegrasi dengan Pcare dan HFIS milik BPJS Kesehatan. Termasuk juga dengan aplikasi TEMENIN. Dengan aplikasi SISRUTE ini, ketika ada yangs akit di satu tempat, segera bisa tahu ketersediaan kamar di RS terdekat. Apakah ada fasilitas ICU di RS tersebut atau tidak, bisa ketahuan karena sistemnya semua terintegrasi,” kata Rudi.

Pusdatin Kemenkes juga mengembangkan aplikasi SIKDA atau Sistem Informasi Kesehatan Daerah. Aplikasi tersebut diberikan secara gratis ke pemerintah daerah,  karena sudah terintegrasi dengan Pcare BPJS Kesehatan, NIK Dukcapil dan SI-SDMK.

“SIKDA ini merupakan upaya Kemenkes dalam menerapkan standardisasi SIK agar tersedia data dan informasi kesehatan yang akurat, tepat dan cepat dalam pengambilan kebijakan di bidang kesehatan dengan mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi,” ujar Rudi.

Aplikasi lain yang dikembangkan Pusdatin Kemenkes adalah SIRULI atau Sistem Rujuk Balik. Aplikasi ini digunakan bagi pasien di RS yang ingin dirujuk balik ke layanan kesehatan di bawahnya seperti klinik dan Puskesmas.

Kemenkes juga membuat aplikasi I-HeFF atau Indonesia Health Facility Finder yang baru diluncurkan pada pertengahan 2019 ini. I-HeFF ini merupakan aplikasi untuk para pemudik yang memerlukan informasi lokasi dan jarak fasilitas kesehatan terdekat.

Terakhir yang tak kalah menarik adalah aplikasi Sehatpedia yang dibuat untuk kemudahan konsultasi kesehatan melalui smartphone. Ada beberapa fitur yang tersedia dalam Sehatpedia,  yaitu Konsultasi Interaktif, Artikel Kesehatan, Fasilitas Yankes, Link Pendaftaran Rawat Jalan, dan e-policy.

Penulis: Nurdian

Tags: Kementerian KesehatanTOP Digital Awards 2019
Previous Post

Tips dan Peluang Buka Startup e-Commerce ala Bekraf

Next Post

Berapa Kepemilikan Saham Nadiem Makarim di Gojek?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Kartu Kredit Korporat ‘Horizon Card’, Paper.id Mudahkan Pengadaan Barang & Jasa di Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026, Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • H3RO Masterclass, Tri Asah Skill Calon Atlet Esports

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIRANAP, Aplikasi untuk Cek Info Ketersediaan Ruang Perawatan Covid-19 di RS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto