ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Cashlez Raih Pertumbuhan Lebih Dari Dua Kali Lipat Sepanjang Tahun 2019

Teguh Imam Suyudi
14 January 2020 | 10:00
rubrik: Digital, Fintech
Open Banking Mempercepat Transformasi Digital Perbankan di Singapura

Open Banking Mempercepat Transformasi Digital Perbankan di Singapura

Share on FacebookShare on Twitter

Cashlez sebagai perusahaan Financial Technology – Payment Gateway berlisensi dari Bank Indonesia telah mencatat berbagai pencapaian dan pertumbuhan secara signifikan sepanjang tahun 2019. Cashlez menutup tahun 2019 dengan pencapaian luar biasa dari sisi jumlah merchant yang meningkat dua kali lipat, jumlah transaksi di atas 200% dan GTV lebih dari 180% dibandingkan dengan tahun 2018. Pencapaian tersebut bahkan lebih tinggi dari target yang telah ditetapkan oleh manajemen di awal tahun. Di tahun yang sama, Cashlez berhasil menjadi perusahaan fintech pertama di Indonesia yang mendapatkan pendanaan seri A dari Sumitomo Corporation.

Dalam siaran pers ke media (9/1) Teddy Tee, CEO & Founder Cashlez, menyatakan, “2019 merupakan tahun yang luar biasa bagi kami. Di tahun ini banyak sekali pencapaian yang kami raih melalui strategy planning dan focus execution yang kami lakukan di segala sisi, baik dari internal maupun eksternal. Termasuk di dalamnya bagaimana kami memperkuat struktur organisasi dan permodalan, produk dan layanan, jangkauan baik online maupun offline, 3S (speed, support dan service), kolaborasi dengan mitra-mitra strategis berlandaskan nilai-nilai perusahaan melalui pemanfaatan teknologi secara optimal.”

Teddy Tee menambahkan transaksi Cashlez tertinggi diperoleh dari metode pembayaran menggunakan kartu yang mencapai 182% diikuti oleh pembayaran e-commerce sebesar 180% dan pembayaran digital termasuk di dalamnya dompet elektronik sebanyak 60% dibandingkan dengan tahun 2018.

Pertumbuhan juga terjadi pada sisi pengguna Cashlez sebanyak dua kali lipat dengan lima sektor industri tertinggi yaitu fashion & aksesoris yang kemudian disusul oleh segmen retail, elektronik, professional services, automotive dan watches & jewelry.

Tan Leny Yonathan, Chief Revenue Officer (CRO) Cashlez, menambahkan, “Pertumbuhan pengguna Cashlez ini tidak lepas dari inovasi produk yang kreatif dan tepat guna, layanan terbaik (24/7) untuk pelanggan, kegiatan pemasaran berbasis awareness dan mengutamakan edukasi pelanggan, ekspansi dan penetrasi pasar secara aktif, kerjasama yang luar biasa dengan mitra strategis kami, serta dukungan positif dari berbagai pihak terkait sepanjang tahun 2019, termasuk Bank Indonesia sebagai regulator kami.”

BACA JUGA:  Gelar RUPSLB, Cashlez Rombak Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris

Menjadi solusi bisnis pembayaran non tunai terkini yang dipercaya oleh para pelaku usaha maupun Bank/Non-Bank partner merupakan hal yang sangat penting. Cashlez telah mendapat izin resmi Bank Indonesia sebagai penyelenggara Payment Gateway dengan nomor surat 21/142/DKSP/Srt/B tanggal 20 Mei 2019, dan di sepanjang tahun 2019, Cashlez juga memperluas jangkauannya ke beberapa kota besar di Indonesia. Saat ini, Cashlez telah memiliki area support di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Bali, Medan dan Makassar.

Dalam rangka mewujudkan visi dan misi perusahaan, Cashlez secara aktif meningkatkan mitra strategisnya dengan bank dan non-bank guna memudahkan setiap pelaku usaha untuk menerima pembayaran non-tunai terkini. Dari awal berdiri hingga saat ini, Cashlez bekerjasama dengan Bank Mandiri, BNI, Maybank, BTPN, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Syariah Mandiri (BSM) dan akan terus bertambah seiring dengan perkembangan kebutuhan bisnis dari para pelaku usaha. Selain itu, Cashlez juga bekerjasama dengan LinkAja, OVO, GoPay dan Kredivo. Berkat kerjasama ini, Cashlez mendapatkan Rekor Dunia dari MURI sebagai Payment Aggregator dengan Layanan Point-of-Sale dan Pilihan Pembayaran Multi-Acquiring Bank Terbanyak dalam Satu Aplikasi.

Cashlez, secara konsisten dan persisten menjalankan tujuannya menjadi solusi bisnis dan pembayaran non tunai terintegrasi terbaik bagi para pelaku usaha baik perorangan maupun perusahaan, baik konvensional maupun online, di semua skala segmen dalam berbagai industri. Saat ini, Cashlez telah menjadi solusi bisnis dan pembayaran non tunai di beberapa mitra strategis, antara lain adalah Informa, Fabelio, GoWork, Jayamix by SCG, Gramedia, Ternakopi by Kaesang, OTO Group, KSK Insurance dan masih banyak lagi.

Cashlez menunjukan optimisme-nya di tahun 2020 melalui perencanaan pelaksanaan kontribusi nyata dalam mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh Bank Indonesia secara terus menerus dan berkesinambungan. Diharapkan dengan peningkatan dari tahun ke tahun ini akan mencapai vis iCashlez untuk menjadi The Ultimate Payment Company in the Region.

BACA JUGA:  TOP DIGITAL Awards 2019: Inilah Tiga Program Kota Denpasar Yang Sukses Dengan Dukungan TI

Berdiri sejak tahun 2015 dan telah mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia, Cashlez merupakan sebuah perusahaan payment gateway yang menggabungkan sistem aplikasi kasir dan penerimaan pembayaran, termasuk di dalamnya pembayaran dengan kartu dan pembayaran digital (QR code dan online ) dalam satu aplikasi. Sistem ini dapat memonitor semua transaksi penjualan bisnis merchant secara real time. Berkat inovasi ini, Cashlez menerima penghargaan Rekor Dunia dari MURI pada tahun 2019.

Saat ini, Cashlez telah merangkul lebih dari 6.000 pelaku usaha yang aktif terdaftar dari berbagai segmen mulai dari industri ritel, fesyen, F&B, hingga pariwisata, serta telah melakukan ekspansi ke berbagai kota-kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Medan, Yogyakarta, Malang dan Makassar. Cashlez akan terus meningkatkan produk dan layanan serta memperluas jaringannya dalam mencapai visi Cashlez untuk menjadi “Ultimate Payment Company in the Region”.

Tags: Cashlez
Previous Post

LKPP Perbaiki Keandalan Server

Next Post

Telkom Buka Lowongan Kerja untuk Delapan Posisi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Kamera Ultra Clear Berbasis realme Next AI, realme 13 Pro Series 5G Tawarkan Fotografi Kelas DSLR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sambut Ramadan Umma Hadirkan Fitur uVoice Podcast Islami

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telah Hadir, Telkomsel Prabayar Tourist untuk WNA yang Mengunjungi Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IHG Luncurkan Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

pabrik-miliarder-2025-perusahaan-cetak-kekayaan-triliunan

Pabrik Miliarder 2025 Terungkap! 8 Perusahaan Ini Cetak Kekayaan Triliunan dalam Sekejap

Teguh Imam Suyudi
27 December 2025 | 17:00

Reli pasar saham Amerika Serikat yang menembus rekor tertinggi sepanjang masa melahirkan fenomena baru di dunia bisnis global. Sejumlah perusahaan...

ashjari-cto-nutanix-apj

Cari Tahu Rahasia Sukses: Daryush Ashjari Jabat CTO Nutanix APJ!

Teguh Imam Suyudi
9 December 2025 | 17:00

Pada November 2024, Nutanix (NASDAQ: NTNX) mengumumkan ekspansi peran strategis Daryush Ashjari untuk memegang jabatan Chief Technology Officer (CTO) untuk kawasan Asia Pasifik...

EXPERT

Mengamankan Ambisi Digital Asia Pasifik: Ancaman Kuantum, Titik Rawan AI dan Perlombaan Menuju Ketahanan

Mengamankan Ambisi Digital Asia Pasifik: Ancaman Kuantum, Titik Rawan AI dan Perlombaan Menuju Ketahanan

Fauzi
5 January 2026 | 14:59

Oleh: Surung Sinamo, Country Manager, F5 Indonesia Di seluruh kawasan Asia Pasifik (APAC), tahun 2026 tampaknya akan menjadi tahun yang...

Jalan Menuju Profitabilitas Dimulai dari Pengelolaan Data yang Baik

Jalan Menuju Profitabilitas Dimulai dari Pengelolaan Data yang Baik

Fauzi
11 December 2025 | 20:42

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Cloudera Indonesia Harapan akan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve telah menekan prospek profitabilitas bank...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto