Merebaknya virus corona disinyalir bakal berdampak luas di mana akan dirasakan juga oleh para pembesut chip dan pemasok perangkat 5G. Lho?
Laman DigiTimes dalam sebuah laporannya mengungkap bahwa pembuat chip 5G global dan pemasok perangkat jaringan sejatinya sudah mulai meningkatkan pengiriman pada akhir 2019 dan siap untuk menggulirkan jaringan 5G di seluruh dunia.
Akan tetapi, perusahaan-perusahaan itu sekarang telah menghadapi kondisi pasar yang bergejolak yang akan berdampak pada tertundanya ‘peak season’, akibat merebaknya virus corona di Cina.
Penyebaran jaringan 5G, khususnya di Cina, akan tertunda karena aplikasi vertical yang akan dikirim melalui jaringan tidak akan dapat diwujudkan. Hal itu lantaran sebagian besar kegiatan bisnis dan layanan transportasi di wilayah terdampak telah ditunda karena wabah.
Tidak hanya berdampak pada perangkat jaringannya saja, ponsel 5G juga disinyalir bakal terkena imbas dari mewabahnya virus corona.
“Penjualan ponsel 5G juga akan melambat karena permintaan akan berkurang karena wabah (corona),” kata seorang pengamat pasar seperti dikutip via DigiTimes.
Pun dengan pabrikan dan pemasok IC dan ODM/OEM jaringan yang berbasis di Taiwan, menurut pengamat, juga kemungkinan bakal mengalami perubahan pesanan yang signifikan dalam waktu dekat. (Fauzi)














