Kemenkominfo Gelar Pojok Literasi Bagi Petani Millenial di Boyolali

Penulis Churry


Era industri 4.0 memberikan peluang besar bagi masyarakat Indonesia untuk lebih mengembangkan potensi daerahnya. Tak terkecuali sektor pertanian, perkebunan, agribisnis yang menuntut sumber daya manusia (SDM) pertanian memiliki literasi tentang teknologi informasi (TI) dan digitalisasi.

Mengantisipasi tuntutan itu, Kementerian Kominfo (Kemenkominfo) tahun lalu meluncurkan Pojok Literasi yang diinisiasi Direktorat Informasi dan Komunikasi Bidang Perekonomian dan Maritim Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik yang ditujukan untuk mendorong keterlibatan generasi millenial di bidang literasi publik. Pojok Literasi dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi yang menargetkan millennial di Tanah Air agar ikut aktif dalam memanfaatkan TI dan internet secara positif.

Kali ini dilakukan di Kabupaten Boyolali –Jawa Tengah melalui kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Boyolali menggelar agenda Pojok Literasi dengan mengambil tema “Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Petani”. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali, (10/3) dengan mengundang 200 petani milenial Kota Susu yang diharapkan mampu mengambil sisi positif untuk kesejahteraan petani.

“Jika teknologi bisa ini digunakan dengan bijak, tentu bisa memberikan manfaat positif. Apalagi teknologi informasi kini sudah luar biasa berkembang sampai ke pojok-pojok Kabupaten Boyolali,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Masruri saat memberikan sambutan sebagaimana dilansir dalam situs web resmi Pemkab Boyolali, baru-baru ini.

Diakui era industri 4.0 memberikan peluang besar bagi masyarakat Indonesia untuk lebih mengembangkan potensi daerahnya. Tak terkecuali di Kabupaten Boyolali yang merupakan salah satu daerah potensial dengan hasil pertanian, perikanan dan peternakan yang kian berkembang. Sehingga kabupaten ini juga tak boleh ketinggalkan agar bisa menyokong pembangunan ekonominya. “Salah satunya dengan cara meningkatkan kualitas pengetahuan dan kompetensi sumber daya manusia,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Sudirman yang mendorong adanya pojok literasi ini. Pihaknya akan terus mendukung dengan cara bekerjasama dengan Kemenkominfo. “Kebutuhan pembangunan infrastruktur tidak untuk dinikmati orang orang tertentu, tetapi juga untuk orang banyak,”ujarnya.

Sementara itu, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo, Septriana Tangkary mengatakan bahwa pemanfaatan pojok literasi tersebut merupakan satu cara pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menggunakan teknologi informasi. Termasuk dalam program ini yang ingin mendorong pemanfaatan teknologi informasi di Kabupaten Boyolali agar dapat meningkatkan pendapatan para petani.

Melalui teknologi informasi, katanya, bisa meningkatkan proses pertanian, mendukung pemasaran hasil pertanian dan lainnya. Sehingga melalui program pojok literasi ini, diharapkan para petani bisa menggunakan teknologi untuk membangun, menggerakkan kegiatan pertanian, sehingga bisa lebih meningkatkan kesejahteraan mereka . (AC)

BACA JUGA

Leave a Comment