ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

LIPI Minta Warga Waspada Produk-produk Rapid Test Corona di Toko Online

adam
6 April 2020 | 15:00
rubrik: Digital
LIPI Minta Warga Waspada Produk-produk Rapid Test Corona di Toko Online

Rapid Test

Share on FacebookShare on Twitter

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengingatkan masyarakat untuk hati-hati jika hendak melakukan uji virus corona Covid-19 secara mandiri dengan alat rapid test yang dibeli di situs belanja online.

Peneliti LIPI Wien Kusharyoto mengatakan masyarakat harus memastikan apakah alat tersebut memiliki akurasi dalam mendeteksi Covid-19.

“Publik harus hati-hati memilih tes-nya. Mungkin ada baiknya mencari sumber bahwa alat rapid test-nya tersebut memiliki sensitivitas dan berfungsi dengan baik,” ujar Wien.

Wien menuturkan sejumlah negara memiliki masalah terkait dengan alat rapid test yang dimilikinya. Misalnya Spanyol, dia berkata alat rapid test yang dibeli dari sebuah perusahaan di China tingkat akurasinya hanya 30-35 persen.

Sehingga, dia berkata ada sejumlah warga Spanyol yang positif dinyatakan negatif dalam alat rapid test tersebut. Tak hanya Spanyol, dia mendapat informasi bahwa negara seperti Turki, Ceko, hingga Belanda juga memiliki masalah yang sama seperti China.

“Jadi semuanya tergantung dari produsennya. Karena banyak juga yang memproduksi alat rapid test,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wien menjelaskan rapid test merupakan cara untuk mengetahui sejarah seseorang apakah pernah terinfeksi Covid-19 atau sebaliknya. Dia berkata patogen yang masuk ke dalam tubuh biasanya membentuk antibodi IgM.

Untuk antibodi IgM, dia berkata umumnya terbentuk selama 5-10 hari setelah terinfeksi. Puncaknya, dia berkata dua minggu setelah terinfeksi. Sedangkan antibodi IgD, dia menyebut sekitar 11 hari dan mencapai puncak pada 4 minggu setelah terinfeksi.

“Oleh karena itu, tujuan rapid test sebenarnya adalah mendetekasi apakah seseorang pernah terinfeksi oleh Covid-19 atau belum. Kalau sudah lama, misalnya sudah dua minggu, ada kemungkinan hasil testnya itu positif,” ujarnya.

Selain riwayat infeksi, Wien menyampaikan rapid test juga digunakan untuk mengetahui orang terinfeksi Covid-19 tanp gejala. Sebab, orang tanpa gejala ketika terinfeksi Covid-19 bisa menularkan virus tersebut kepada orang lain tanpa diketahui.

BACA JUGA:  Hari Ini Uji Coba Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19 di Tangsel

“Sedangkan yang negatif maka saya cenderung untuk 10 hari kemudian dites kembali karena antibodinya sudah terbentuk,” ujar Wien dalam siaran persnya, Senin (6/4).

Di sisi lain, Wien mengaku rapid test tidak berbahaya. Dia menyebut rapid test Covid-19 seperti mengets kehamilan pada perempuan. Perbedaan, kata dia terletap pada pengambilan darah untuk rapid test Covid-19.

“Jadi kalau seorang berani menusuk ujung jarinya sendiri kemudian meneteskan itu ke alkitnya tu sebenarnya itu tidak masalah,” ujarnya.

Meski tak berbahaya, Wien mengimbau masyarakat yang memilih uji mandiri, khususnya yang dinyatakan positif untuk membuat alat rapid test Covid-19 dengan benar agar tidak menyebabkan orang lain terinfeksi. Misalnya, dia berkata alat rapid test Covid-19 yang telah digunakan dimasukkan ke dalam plastik atau dibakar.

“Paling tidak harus dipanaskan karena dengan demikian virusnya sudah mati atau dijemur di matahari yang lama. Dan untuk yang positif untuk segera melapor,” ujar Wien.

Lebih dari itu, Wien menyampaikan ada metode lain untuk mendeteksi Covid-19, yakni lewat metode PCR. Dia berkata metode PCR dapat mengetahui status seseorang meski jumlah virus dalam darah masih sedikit dan antibodi belum mencapai puncaknya.

“Jadi terus terang lebih tepat yang real time PCR yang saat ini digunakan,” ujarnya.

Tags: Covid-19LIPIrapid test
Previous Post

Hadir di Indonesia, Pembersih Udara Mi Air Purifier 2H Dijual Rp1,7 Jutaan

Next Post

Zenius Hadirkan Layanan Belajar Online Gratis via Aplikasi Gojek

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

Agus Haryanto
4 November 2026 | 12:32

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

Ahmad Churi
30 October 2026 | 16:49

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Roadmap 5G Smartfren di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lewat Kelas Kr3asi, Tri dan Adobe Express Ajak Pelajar Bikin Konten Naik Level

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Veeka, Bantu Pengguna Temukan Pasangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto