ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

CubeOne, Solusi Keamanan yang Mampu Urutkan Data Terenkripsi

Fauzi
19 May 2020 | 16:00
rubrik: Business Solution
Share on FacebookShare on Twitter

Sejak beberapa tahun terakhir, diperkirakan lebih dari ratusan juta data pribadi di seluruh dunia bocor, tak hanya 15 juta akun pengguna salah satu e-commerce terkenal di Indonesia. Kejadian demi kejadian itu mengungkapkan bahwa data pribadi yang tersimpan di platform digital saat ini sangat rentan, padahal kita semua sedang menuju era ‘New normal’ yang bergantung pada platform digital. Apa yang harus dilakukan oleh industri atau perusahaan yang berkutat dengan data masyarakat agar bisa melindungi data tersebut secara optimal?

“Keamanan data nasabah adalah kebutuhan yang mutlak, tanpa itu perusahaan tidak dapat mempertahankan kepercayaannya. Data nasabah adalah kekayaan perusahaan yang terbesar”, kata Julyanto Sutandang, CEO PT Equnix Business Solutions, yang merupakan perusahaan lokal penyedia jasa solusi teknologi informasi berbasis Open Source.

Lebih lanjut Julyanto mengatakan security breach atau pembobolan sistem yang berakibat kebocoran data akan membahayakan bisnis perusahaan tersebut, dan bisa memberikan dampak negatif seperti hilangnya kepercayaan konsumen dan rusaknya reputasi perusahaan.

“Kondisi itu pada akhirnya akan merugikan perusahaan tersebut karena konsumen akan pindah ke kompetitor. Intinya, jika data dalam suatu sistem rusak, hilang, atau dicuri, maka bencana akan menghampiri,” tandasnya.
Untuk menghindari hal tersebut, kita harus menerapkan 2 lapis keamanan, yaitu:

  1. Memperkuat autentikasi dengan Single Sign On dan HSM/Smartcard. Dengan proteksi yang lebih baik ini, tidak ada password akses yang dapat dipergunakan oleh siapapun kecuali sistem.
  2. Menerapkan Enkripsi data dengan autentikasi yang canggih agar data yang sedang berada dalam storage (Data-At-Rest) tidak dapat disadap/diambil (bocor) oleh yang tidak berwenang.

Berdasarkan statusnya, data dikategorikan menjadi tiga jenis. Pertama, data in transit (bergerak). Data yang sedang dipertukarkan dari tempat satu ke tempat lain, dari user ke server dan sebaliknya, dalam jaringan. Pengamanannya secara umum adalah dengan menggunakan SSL, atu VPN/IpSec. Kedua data in use, data yang sedang dimanipulasi oleh komputer, seperti data yang ada di memori; di cache, di queue, di heap maupun di stack. Data ini cenderung berupa plaintext dan tidak dapat diambil atau diintip karena dalam proses yang sedang berjalan. Meski demikian ada metode cracking khusus yang dapat mengambil Data In Use ini. Secara umum, data ini tidak dienkripsi, dan biasanya sistem menerapkan memory proteksi agar data tersebut tidak dapat diakses oleh yang tidak berhak. Memory proteksi ini tergantung pada fitur prosesor atau sistem operasi.

BACA JUGA:  Dukung Pengusaha Lokal, Alibaba Cloud Luncurkan 'Go Startup Program Indonesia'

Ketiga, data at rest (diam). Data yang disimpan pada storage seperti: filesystem, media usb, dan Database Server. Data ini diamankan dengan cara Enkripsi, dan membutuhkan mekanisme manajemen kunci yang baik agar tetap aman.

Data adalah harta terpenting dalam perusahaan finansial, sehingga pengamanan data mutakhir adalah wajib, memastikan tingkat keamanan tertinggi dan tetap dapat terkelola dengan baik. Semakin perusahaan menghargai nasabahnya, makin tinggi standar keamanan yang digunakan untuk mengamankan data at rest, data in use, maupun data in transit.

Umumnya pengamanan dilakukan dengan metode enkripsi yang akan menjadikan data tersebut tampil dalam bentuk scrambled sehingga menjadi tak memiliki arti.

Dalam hal konteks keamanan, idealnya data wajib memenuhi tiga syarat CIA (Confidentiality, Integrity, dan Availability) dan akan menjadi rentan bocor jika tidak memenuhi salah satu saja dari tiga syarat keamanan tersebut. Enkripsi setidaknya sudah memenuhi dua syarat dan kendali akses dengan ACL dn Manajemen Key menyempurnakannya.

Mudah, cepat, aman harus ditunjukkan oleh perusahaan ketika berurusan dengan data konsumen. Konsumen harus bisa mengakses dengan cepat dan mudah namun tetap mendapat kepastian keamanan. Demi mengamankan data at rest, perusahaan bisa menggunakan dua cara yakni mengenkripsi data tepat sebelum disimpan atau mengenkripsi lokasi penyimpanan tersebut, di manapun data tersebut disimpan.

CubeOne adalah produk Enkripsi yang sangat cocok untuk aplikasi yang membutuhkan database kinerja tinggi, menyimpan informasi penting (pribadi), memiliki sistem manajemen kunci yang mumpuni dan tidak memungkinkan terjadinya pengungkapan data dan kunci pada saat bersamaan –dalam kondisi apapun–. Hal itu karena plaintext tidak disimpan dalam disk server Aplikasi. Didukung algoritma ARIA, AES, SEED, TDES, DES, dan SHA.

BACA JUGA:  Gandeng Conversant, Telkom Hadirkan Solusi Distribusi Konten Digital Cepat dan Aman

CubeOne juga mendukung integrasi dengan HSM (Hardware Security Module) –perangkat standar industri perbankan untuk menjamin end-to-end security– maupun SSM. CubeOne memiliki 2 fitur sebagi Plug-in atau API untuk Aplikasi.
Keunggulan terbesar dari Enkripsi yang diberikan oleh CubeOne, adalah kemampuannya melakukan pengurutan data yang terenkripsi. CubeOne adalah satu-satunya di dunia yang menyediakan fitur canggih ini. Pengurutan data atau data Indexing, di atas data enkripsi.

Kondisi ini akan menjamin keamanan sekaligus memudahkan dan mempercepat proses pencarian data karena tidak diperlukan lagi proses dekripsi data. Fitur ini menjadikan CubeOne sebagai satu-satunya produk enkripsi data/database yang bisa memberikan proteksi keamanan maksimal hingga ke Data-In-Use.

Kemampuan dan keunggulan CubeOne sudah diakui dan dibuktikan dengan mendapat penghargaan NEP (New Excellent Product) serta hak paten di dalam maupun luar negeri. Banyak proyek pengembangan sistem berskala besar sudah mengakui dan menggunakan CubeOne seperti SKT (South Korean Telecom) dan Health Insurance Review & Assessment Services.

Dengan beberapa alternatif solusi keamanan database yang dapat dijalankan oleh perusahaan, setidaknya konsumen dapat tidur nyenyak dan tidak perlu khawatir data pribadinya berpindah kepada pihak yang tidak bertanggung jawab. (Fauzi)

Tags: CubeOne
Previous Post

Ini Sejumlah Inisiatif Kominfo Jaga Produktivitas Selama Pandemi Covid-19

Next Post

Resmi Jadi Dirut LinkAja, Haryati Lawidjaja Fokus Dorong Inklusi Keuangan Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto