Program “Back-To-Business” dari TikTok Bantu UMKM

Penulis Teguh Suyudi

TikTok, platform video singkat  asal Cina, akan membantu keberlangsungan bisnis usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di masa pandemi virus corona ini.

TikTok bulan lalu memperkenalkan platform TikTok for Business, yang dapat digunakan untuk mempromosikan usaha, termasuk oleh para UMKM, dan berinteraksi dengan konsumen.

Platform ini memiliki program global “Back-To-Business” untuk membantu UMKM di dunia, berupa bantuan dana total senilai 100 juta dolar Amerika Serikat.

“Banyak UMKM yang terkena dampak COVID-19. Kami percepat dukungan terhadap UMKM,” kata Direct Sales Leader TikTok Indonesia, Pandhu Wiguna, dalam jumpa pers virtual, 10/7.

Para pelaku UMKM, termasuk dari Indonesia, bisa mendaftar ke program tersebut dan jika lolos, mereka akan mendapat dana sebesar 300 dolar AS dalam bentuk kredit yang bisa digunakan untuk beriklan di TikTok.

Ada juga platform self-serve di dalam TikTok for Business untuk mengakses solusi periklanan.

Melalui self-serve, UMN bisa mengakses alat-alat kreasi untuk membuat iklan orisinal di TikTok, dilengkapi dengan Video Creation Kit, Smart Video Soundtrack dan TikTok AdStudio.

Self-serve memiliki fitur flexible budgets agar pengiklan bisa menyesuaikan pengeluaran mereka.

TikTok for Business memiliki fitur performance targeting untuk membantu pebisnis menemukan audiens baru yang tepat.

TikTok adalah sebuah jaringan sosial media dalam platform video yang dikenalkan oleh Zhang Yiming pada 2016 dan dimiliki oleh ByteDance. Dulunya aplikasi ini memiliki nama Douyin yang sangat meledak di Tiongkok.

BACA JUGA

Leave a Comment