Meskipun kondisi ekonomi Indonesia dan dunia sedang lemah akibat pandemi Covid-19, Kementerian Komunikasi dan Informatika tetap optimistis bahwa tiga unicorn baru akan muncul dari Indonesia sebagaimana ditargetkan pemerintah.
Unicorn sendiri merupakan istilah yang sangat familiar di dunia perusahaan rintisan atau startup. Istilah unicorn digunakan untuk mendeskripsikan perusahaan privat yang telah mengantongi valuasi lebih dari US$1 miliar.
“Itu (tiga unicorn) masih bisa tercapai,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A Pangerapan, saat webinar: “Pandemi COVID-19 Dampak Terhadap Pelaku Ekonomi Digital”, 9/7.
Kementerian Kominfo menargetkan akan tumbuh tiga unicorn baru di Indonesia hingga 2024.
Semuel menilai ketika ekonomi sudah mulai bergerak setelah pandemi ini, tumpuan akan berada pada ekonomi digital.
“Kami optimistis ekonomi bergerak lagi dan kita semua berkembang. Digital adalah solusi yang tepat dalam memasuki pembangunan ekonomi berikutnya,” kata Semuel.
Berkaitan dengan tiga unicorn baru tersebut, Semuel menyatakan ada peluang status tersebut berasal dari sektor keuangan, pendidikan, dan pertanian.
Baca: Menristek Optimis RI Bakal Punya Tiga Unicorn Baru Tahun Ini














