Google akan menerapkan kebijakan untuk membatasi iklan yang dipasangkan dengan teknologi ilegal.
Sebagaimana dikutip dari Reuters, 11/7, iklan berisi teknologi ilegal seperti spyware dan malware dapat digunakan untuk melacak teks, panggilan telepon dan riwayat penelusuran pengguna.
Kebijakan ini rencananya akan mulai berlaku secara global pada 11 Agustus.
Kebijakan itu tidak akan memungkinkan pengiklan untuk mempromosikan produk yang dipasarkan dengan tujuan melacak aktivitas pengguna tanpa izin mereka, menurut postingan di situs web Google.
Perusahaan milik Alphabet ini juga mendesak pengguna untuk memahami kebijakan ini. Serta memperingatkan bahwa entitas yang melanggar pedoman yang diperbarui ini kemungkinan akan mengalami penangguhan atas iklan-iklan mereka yang ditayangkan menggunakan platform Google.
Sebagai informasi, jika Anda ingin melaporkan iklan yang dinilai melanggar kebijakan Google dapat menggunakan ini Melaporkan iklan di Pusat peninjauan iklan














