ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Kembangkan Ekosistem SDM TIK di Asia Pasifik, Huawei Gelar Program Sertifikasi Baru

Fauzi
7 August 2020 | 15:00
rubrik: Digital
Share on FacebookShare on Twitter

Huawei mengumumkan penyelenggaraan program sertifikasi terbaru. Program ini digelar selain untuk mengembangkan ekosistem SDM TIK yang komprehensif, juga dalam rangka membuka jalan menuju transformasi digital berkelanjutan di wilayah Asia Pasifik.

Pengumuman program ini disampaikan bersamaan dengan digelarnya Huawei Asia Pacific ICT Talent Forum 2020 yang diikuti secara daring oleh lebih dari 2000 partisipan. Gelaran ini bertujuan mengeksplorasi tren dan strategi pengembangan SDM TIK di Asia Pasifik.

Mengusung tema “Connection, Glory, Future”, forum daring ini juga melibatkan para pakar industri dan profesor TI ini, membahas kebutuhan terhadap tenaga kerja TIK berketerampilan tinggi dan mengusulkan rencana berkelanjutan untuk membantu kawasan Asia Pasifik mengatasi kekurangan tenaga kerja di bidang tersebut.

Program Sertifikasi TIK Huawei Asia Pasifik terbuka untuk siswa dan praktisi TIK yang telah bergabung atau berencana untuk bergabung di Huawei Asia Pacific ICT Academy. Program ini berlangsung dari 4 Agustus hingga 30 November 2020.

Teknologi telah berkembang jauh dalam satu dekade terakhir dan dunia telah menyaksikan beragam terobosan.

“Landasan industri TIK baru sekarang terdiri atas Cloud Computing, Big Data, Internet of Things dan Artificial Intelligence,” kata Michael Macdonald, Chief Digital Officer and Executive Consultant of Huawei Asia Pacific, ketika berbicara mengenai pembangunan ekosistem TIK yang sehat.

Dengan bermunculannya teknologi canggih, keterampilan dasar TI tidak lagi cukup. “Ketika perusahaan-perusahaan mendefinisi ulang persyaratan kerja, lanskap TIK baru ini akan membuat kita kekurangan sekitar 5 juta profesional. Kami bermaksud mengembangkan 2 juta profesional TIK secara global selama lima tahun ke depan untuk mengimbangi tingginya permintaan terhadap pekerja terampil. Pada tahun 2020, kami akan membangun lebih dari 200 Huawei ICT Academy dan melatih 10.000 sertifikasi ICT di wilayah Asia Pasifik. Ekosistem SDM TIK adalah strategi jangka panjang Huawei dan kami akan bekerja dengan universitas dan mitra HALP lokal untuk membantu siswa dan praktisi TIK menjadi lebih kompetitif dalam karier mereka,” ungkap Michael.

BACA JUGA:  Raih Peringkat #1 DXOMARK, HUAWEI Pura 80 Series Segera Hadir di Indonesia

Sebagai penyedia solusi TIK global terkemuka, Huawei berkomitmen membangun ekosistem SDM TIK lengkap yang dapat membantu mempertahankan pertumbuhan rantai industri yang berkelanjutan. Dalam beberapa tahun terakhir, kurangnya tenaga kerja sangat terampil telah menjadi keprihatinan yang berkembang di negara-negara di dunia, termasuk Asia Pasifik yang merupakan salah satu kawasan dengan perkembangan sektor TIK paling cepat.

Sehubungan penggunaan teknologi canggih seperti AI dan 5G semakin luas, kawasan ini perlu bekerja dengan berbagai sektor untuk menetapkan standar yang secara efisien menghubungkan SDM dengan beragam peluang di era digital.

Untuk mengatasi tantangan ini, Huawei membangun ekosistem SDM untuk mendukung transfer karyawan yang memenuhi syarat ke industri TIK, yang sejalan dengan strategi pengembangan SDM-nya. Ekosistem ini terdiri atas tiga inisiatif: Huawei Certification, Huawei Academy dan Huawei ICT Competition.

Huawei Certification merupakan standar sistem SDM yang mencakup 100 ujian sertifikasi dan 22 bidang teknis, yang telah mensertifikasi lebih dari 260.000 siswa dan karyawan TIK, termasuk 19.000 di Asia Pasifik. Diluncurkan pada 2013, Huawei ICT Academy telah melibatkan lebih dari 900 institusi pendidikan tinggi yang menawarkan kursus dan pelatihan TIK kepada lebih dari 45.000 siswa setiap tahun.

Hingga saat ini, Huawei telah mendirikan 103 ICT Academy di wilayah Asia Pasifik. Adapun Huawei telah memulai Huawei Competition pada tahun 2015 guna mempromosikan pengembangan SDM melalui kontes berbasis pengetahuan internasional

Huawei akan terus mencari cara baru untuk membina SDM TIK serta mendukung pemerintah di seluruh dunia dalam mengembangkan infrastruktur TIK. Dengan tujuan akhir menjembatani kesenjangan antara kebutuhan industri dan pasokan dari dunia pendidikan, Huawei bermaksud membantu negara-negara Asia Pasifik meletakkan fondasi TIK yang kuat untuk beberapa dekade mendatang. (Fauzi)

Tags: Huawei
Previous Post

Kemenperin Perkuat Industri Desain Produk Kreatif

Next Post

Promo Foodiskon Manjakan Pecinta Kuliner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

Busthomi
6 November 2026 | 15:56

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

Mi’roji
6 November 2026 | 13:59

TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

Agus Haryanto
6 November 2026 | 11:21

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

Albarsah
5 November 2026 | 16:16

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Ekosistem Bisnis, Linknet Berkolaborasi dengan Mitra Bukalapak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: Bethsaida Healthcare Andalkan AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP DIGITAL: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto