ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Celah Keamanan di Snapdragon Intai 1 Miliar Lebih Perangkat Android

Fauzi
10 August 2020 | 13:00
rubrik: Digital
Resmi Diluncurkan, Ini Kelebihan Chip Qualcomm Snapdragon 865 Plus 5G
Share on FacebookShare on Twitter

Chip Snapdragon disinyalir memiliki celah keamanan. Menurut hasil riset, satu miliar atau lebih perangkat Android rentan akan terjadinya peretasan yang dapat mengubahnya menjadi alat mata-mata dengan mengeksploitasi lebih dari 400 kerentanan dalam chip Qualcomm Snapdragon.

Celah kerentanan tersebut dapat dimanfaatkan saat target mengunduh video atau konten lain yang dirender oleh chip. Target juga dapat diserang lewat instalasi aplikasi berbahaya yang tidak memerlukan izin sama sekali.

Dari sanalah, penyerang dapat memantau lokasi dan mendengarkan audio terdekat secara real time dan mengekstrak foto dan video. Eksploit juga memungkinkan untuk membuat ponsel benar-benar tidak responsif. Infeksi dapat disembunyikan dari sistem operasi dengan cara yang menyulitkan proses disinfeksi.

Sebagai SoC, chip Snapdragon menyediakan sejumlah komponen, seperti CPU dan pengolah grafis. Salah satu fungsinya yang dikenal sebagai DSP (digital signal processing), menangani berbagai tugas, termasuk kemampuan pengisian daya serta video, audio, augmented reality, dan fungsi multimedia lainnya. Pembesut ponsel juga dapat menggunakan DSP untuk menjalankan aplikasi khusus yang mengantifkan fitur khusus.

“Meskipun chip DSP memberikan solusi yang relative ekonomis yang memungkinkan ponsel menyediakan fungsionalitas yang lebih banyak kepada end user dengan mengaktifkan fitur-fitur inovatif – (tetapi) mereka membutuhkan biaya,” kata seorang peneliti dari Check Point seperti dilansir ArsTechnica.

“Chip ini memperkenalkan permukaan serangan baru dan titik lemah pada perangkat seluler. Chip DSP jauh lebih rentan terhadap risiko karena dikelola sebagai ‘Black Boxes’ karena dapat menjadi sangat rumit bagi siapa pun selain pabrikan untuk meninjau desain, fungsionalitas, atau kode mereka,” lanjut peneliti tadi.

Qualcomm sendiri disebut telah merilis perbaikan untuk kekurangannya, tetapi sejauh ini belum dimasukkan ke dalam OS Android atau perangkat Andriod apa pun yang menggunakan Snapdragon.

BACA JUGA:  Qualcomm Perkenalkan Snapdragon 888 Plus, Ini Dia Peningkatannya

“Ketika saya tanya kapan Google menambahkan patch Qualcomm, juru bicara perusahaan emngatakan untuk mengecek dengan Qualcomm. Pembuat chip tidak menanggapi email yang ditanyakan,” tulis ArsTechnica.

Check Point menahan detail teknis soal kerentanan dan bagaimana mereka dapat dieksploitasi hingga perbaikan masuk ke perangkat pengguna akhir. Check Point menjulukinya sebagai kerentanan Achilles. Lebih dari 400 bug berbeda dilacak sebagai CVE-2020-11201, CVE-2020-11202, CVE-2020-11206, CVE-2020-11207, CVE-2020-11208, dan CVE-2020-11209.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Qualcomm mengatakan “Mengenai kerentanan Qualcomm Compute DSP yang diungkap Check Point, kami bekerja dengan giat untuk memvalidasi masalah dan menyediakan mitigasi yang sesuai untuk OEM. Kami tidak memiliki bukti bahwa ini sedang diekspoloitasi. Kami mendorong pengguna aktif untuk meperbarui perangkat mereka saat patch tersedia dan hanya menginstal aplikasi dari lokasi terpercaya seperti Google Play Store.”

Check Point mengatakan Snapdragon dibenamkan ke dalam sekitar 40 persen ponsel di seluruh dunia. Dengan estimasi jumlah perangkat Android sebanyak 3 miliar, itu berarti lebih dari satu miliar ponsel (menggunakan Snapdragon). Di pasar Amerika Serikat, chip Snapdragon bahkan tertanam di sekitar 90 persen perangkat. (Fauzi)

Tags: Qualcomm
Previous Post

Bidik Pasar Menengah, ANKER Rilis Powerbank Dua Ratus Ribuan

Next Post

Telunjuk.com Dorong UMKM Manfaatkan Data Melalui Compas.co.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

Albarsah
5 November 2026 | 16:16

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

Agus Haryanto
4 November 2026 | 12:32

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Roadmap 5G Smartfren di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APJATEL Perkuat Kolaborasi, Dorong Akselerasi Infrastruktur Digital Indonesia di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto