ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Sampoerna Agro Implementasi Solusi VMWare

Ahmad Churi
30 October 2014 | 12:55
rubrik: Fintech, Indeks
Sampoerna Agro Implementasi Solusi VMWare
Share on FacebookShare on Twitter

338549_620Jakarta, Itech – Ketergantungan server fisik membuat perusahaan-perusahaan besar tidak dapat merespon dan mempersiapkan rencana-rencana ekspansi perusahaan dengan cepat. Penggunaan sumber daya yang boros, serta biaya operasional yang tinggi, membuat para manajer TI, seperti yang terjadi pada PT. Sampoerna Agro, tbk. (Sampoerna Agro) untuk beralih pada pemanfaatan teknologi virtualisasi.

Melalui penggunaan VMware vSphere®, Sampoerna Agro telah mengurangi total cost of ownership (TCO)  dan menyempurnakan manajemen sumber daya, dimana mereka bisa mengukurnya berdasarkan pertumbuhan perusahaan. Melalui kerjasama dengan VMware, Sampoerna Agro ingin  memaksimalkan return of investment (ROI) dan meningkatkan efisiensi layanan TI.

Sebelum mengimplementasikan solusi-solusi VMware, Sampoerna Agro sangat bergantung pada server fisik mereka. Model TI kapital dan padat karyanya tidak dipersiapkan dengan baik untuk meningkatkan kecepetan respon dan rencana-rencana ekspansi perusahaan. Sumber-sumber daya digunakan dengan biaya operasional yang tinggi, yaitu dengan hanya 25 % server-server mereka yang digunakan, ditambah lagi kebutuhan Sampoerna Agro untuk membangun server-server baru untuk setiap aplikasi baru mereka.

Penggunaan VMware vSphere memungkinkan optimalisasi sumber daya, dengan kapasitasnya yang meningkat dari 25-80%. Ini juga memotong jumlah server yang digunakan, dari 13 menjadi tiga. Optimalisasi sumber daya ini memberikan Sampoerna Agro sebuah ROI  lebih baik, hemat biaya tambahan, tenaga manusia dan kebutuhan ruang untuk menyimpan server-server fisik.

Sebelum mengadopsi VMware vSphere, Sampoerna Agro dibatasi dalam hal kemampuan mereka untuk bisa bereaksi pada berbagai permintaan TI yang baru. Aplikasi-aplikasi dan berbagai pembaruan baru biasanya membutuhkan waktu tunggu dan instalasi selama 8 minggu. Proses baru dengan VMware ini telah mengurangi waktu tunggu hingga dalam hitungan jam, membuat proses bisnis menjadi lancar,  sederhana dan mudah diukur.  “Cloud computing dan transisi dari infrastruktur fisik menuju virtual merupakan transformasi TI signifikan . VMware vSphere telah mengubah cara kami melakukan kerja operasional. Hal ini membantu kami untuk menyediakan server-server baru  serta mengurangi biaya pengadaan dan energi. Virtualisasi juga  mengurangi waktu backup, kegagalan sistem, dan meningkatkan server untuk mendukung kontinuitas bisnis ,” ujar Franky Nathanael, ICT Infrastructure Manager, Sampoerna Agro.

BACA JUGA:  LINE Corporation Luncurkan BITBOX Rewards Festival

Penggunaan vSphere telah memampukan Sampoerna Agro untuk lebih leluasa bergerak dengan biaya kapital dan operasional yang lebih rendah sebesar 60%. Lebih lanjut lagi, biaya beban daya dan peralatan pendingin juga berkurang sebesar 50%. Infrastruktur virtual Sampoerna Agro kini hanya  membutuhkan satu tim yang  ramping untuk pemeliharaan, menghemat sumber-sumber daya dan tenaga manusia untuk mendukung berbagai kantor baru untuk mengejar rencana-rencana perluasan perusahaan yang agresif.  “Sampoerna Agro adalah satu contoh pelanggan kami yang memahami keutamaan virtualisasi  dan telah mengkaji berbagai solusi di pasaran untuk mendorong efisiensi dan produktivitas bisnis,” ujar Andreas Kagawa, Country Manager, VMware Indonesia

Bersama dengan mitranya, Microreksa, migrasi dari server fisik menuju virtual mereka telah selesai dengan downtime yang minimal, yaitu kurang dari 2 bulan. Dengan server dan perangkat penyimpanannya yang telah diaktifkan, Sampoerna Agro kini memiliki sebuah infrastruktur TI yang  mampu menangani kebutuhan-kebutuhan perusahaan. Ketika dibutuhkan, Sampoerna Agro kini dapat membangun sebuah server baru kurang dari empat jam.  “Dengan waktu pengadaan yang telah diperbaiki  kami mampu merespon kebutuhan bisnis ,” ujar Frans Hidajat, Business Solution Manager, Sampoerna Agro.

Sampoerna Agro sedang mempersiapkan untuk lebih jauh lagi memanfaatkan infrastruktur virtualnya dalam rangka memperbaiki kemampuan pengelolaan armada desktop dan mengubah cara tim TI menyediakan sumber-sumber daya kepada bisnis perusahaan. Divirtualisasi dan diperkuat oleh VMware vSphere, Sampoerna Agro kini memiliki fondasi untuk memperkuat perusahaan manfaatkan keunggulan layanan hybrid cloud lebih dalam lagi. (*)

Tags: Sampoerna Agrovm ware
Previous Post

Apkomindo Menilai Era Konvergensi kedua, Ledakan Data Makin Masif

Next Post

HP Perkenalkan Server ProLiant Gen9

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

Busthomi
6 November 2026 | 15:56

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

Mi’roji
6 November 2026 | 13:59

TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

Agus Haryanto
6 November 2026 | 11:21

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

Albarsah
5 November 2026 | 16:16

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Ekosistem Bisnis, Linknet Berkolaborasi dengan Mitra Bukalapak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP DIGITAL: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: Bethsaida Healthcare Andalkan AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto