Keseriusan Xiaomi dalam menggarap perangkat AIoT tidak bisa diragukan. Hal ini setidaknya bila dilihat dari dana yang disiapkan oleh brand asal Cina itu untuk R&D di segmen AIoT.
Mengutip pernyataan CEO Xiaomi, Lei Jun, seperti dilansir DigiTimes, brand asal Cina itu disebut akan mengalokasikan sekitar CNY 10 miliar (setara 1,444 miliar USD) untuk R&D pada tahun 2020 dengan fokus pada pengembangan perangkat AIoT.
“Dengan memanfaatkan fondasi kokoh yang telah dibangun dengan ODM, Xiaomi akan memperdalam kerja samanya dengan pabrikan terkait untuk bergerak menuju manufaktur cerdas,” kata Lei Jun.
Sementara itu pengamat industri yang tidak disebutkan namanya menyebutkan bahwa Xiaomi siap untuk terus mempromosikan perangkat AIoT lintas domain, mengoptimalkan dan mengintegrasikan sumber daya R&D dan chanel penjualannya untuk seluruh lini dari perangkat terhubung, termasuk smartphone, TV, peralatan rumah tangga, dan perangkat rumah pintar lainnya.
Lebih jauh pengamat tersebut mengatakan upaya Xiaomi disebut akan menguntungkan mitra pabrikan yang berbasis di Taiwan, termasuk pemasok chipset MediaTek, pembuat panle AU Optronics (AUO), perakit hardware Foxconn dan Inventec, serta pembuat modul lensa optic Newmax Technology.
Xiaomi juga disebut tengah mengalihkan sebagian dari produksi Xiaomi Mi 10 Extreme Commemorative Edition yang baru-baru ini dirilis ke Foxconn. Pengamat juga mencatat bahwa Xiaomi siap untuk meluncurkan lebih banyak ponsel 5G di paruh kedua 2020, setelah merilis sejumlah model entry-level hingga menengah pada paruh pertama. (Fauzi)













